Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kampus

Pangdam Iskandar Muda: Guru Profesional Wajib Memahami Wawasan Kebangsaan dengan Baik

redaksi by redaksi
29/08/2024
in Kampus
0
Syech Fadhil: Aceh Harus Bercermin pada Qatar Saat Piala Dunia

DARUSSALAM – Panglima Daerah Militer (Pangdam) Iskandar Muda Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Niko Fahrizal.,M.Tr.(Han) menyampaikan kuliah umum di hadapan seribu lebih peserta dari unsur Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) prajabatan dan mahasiwa regular, yang bertempat di AAC Dayan Dawood Universitas Syiah Kuala, Rabu 28 Agustus 2024.

Dalam kuliah umum yang bertema “wawasan kebangsaan dan bela negara bagi calon guru profesional”, Panglima menegaskan bahwa setiap guru wajib memahami wawasan kebangsaan dengan baik.

“Guru memiliki peran krusial dalam membentuk karakter dan semangat nasionalisme generasi muda, yang merupakan penerus masa depan bangsa. wawasan kebangsaan bukan hanya sekadar pengetahuan tentang sejarah dan simbol-simbol negara, tetapi juga mencakup pemahaman mendalam tentang nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman,” ujarnya.

Menurut Pangdam, dengan pemahaman yang kuat terhadap wawasan kebangsaan, guru dapat lebih efektif dalam menanamkan nilai-nilai nasionalisme kepada siswa.

“Ini sangat penting dalam membangun generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki rasa cinta dan tanggung jawab terhadap bangsa dan negara,” tegasnya.

Kuliah umum yang diinisiasi oleh PPG-Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Syiah Kuala (USK) tersebut dibuka langsung oleh Rektor Universitas Syiah Kuala.

Dalam sambutannya, rektor Universitas Syiah Kuala Prof.Dr.Ir. Marwan., IPU, menyampaikan bahwa seorang guru bukan hanya bertanggung jawab dalam mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga berperan sebagai agen pembentuk nilai-nilai kebangsaan di dalam diri generasi muda.

Rektor juga menegaskan bahwa wawasan kebangsaan harus menjadi bagian integral dari proses pendidikan. Guru yang memiliki wawasan kebangsaan yang kuat akan mampu menanamkan semangat cinta tanah air, menghargai keberagaman, dan memupuk persatuan di tengah-tengah perbedaan.

“Hal ini sangat penting dalam menjaga keutuhan dan kemajuan bangsa Indonesia,” katanya.

Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Dr. Syamsulrizal., M.Kes sebagai ketua penyelenggara kuliah umum menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bapak Pangdam Iskandar Muda yang telah berkenan hadir dan memberikan pencerahan kepada peserta kuliah umum.

Dekan FKIP USK juga mengaharapkan agar seluruh peserta, khususnya para calon guru, dapat memahami betapa pentingnya wawasan kebangsaan dalam tugas mendidik dan membentuk karakter generasi penerus bangsa.

“Kami berharap para mahasiswa dan dosen dapat mengambil manfaat sebesar-besarnya dari materi yang disampaikan oleh Bapak Pangdam, dan mampu mengimplementasikannya dalam aktivitas pendidikan sehari-hari.”

“Kami percaya bahwa dengan pemahaman yang kuat terhadap wawasan kebangsaan, para guru masa depan akan mampu menanamkan nilai-nilai nasionalisme dan cinta tanah air kepada siswa, serta berperan aktif dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah keberagaman. Semoga apa yang kita pelajari hari ini dapat membawa manfaat besar bagi kita semua dan bagi kemajuan pendidikan di Indonesia,” ujar dia.

Previous Post

Jelang Pendaftaran ke KIP, Al-Farlaky dan Ziarah Makam Ayahanda

Next Post

Syech Fadhil: Aceh Harus Bercermin pada Qatar Saat Piala Dunia

Next Post
Syech Fadhil: Aceh Harus Bercermin pada Qatar Saat Piala Dunia

Syech Fadhil: Aceh Harus Bercermin pada Qatar Saat Piala Dunia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

ASAR Humanity dan Toyota Resmikan Renovasi Meunasah Lhok Nga, Dorong Pemulihan Pidie Jaya

ASAR Humanity dan Toyota Resmikan Renovasi Meunasah Lhok Nga, Dorong Pemulihan Pidie Jaya

29/09/2026
Nyan, 3 Keuchik Pidie Jaya Teken PKS PRRP Sumatera 2026

Nyan, 3 Keuchik Pidie Jaya Teken PKS PRRP Sumatera 2026

29/09/2026
Omen, Oknum Warga Asal Aceh Utara Ditangkap Usai Jadi Kurir Sabu Jaringan Malaysia

Omen, Oknum Warga Asal Aceh Utara Ditangkap Usai Jadi Kurir Sabu Jaringan Malaysia

29/09/2026
Dari Panggung Pidato hingga Goresan Kalam: Tiga Santri Al Zahrah Ukir Prestasi di AKSIOMA Bireuen 2026

Dari Panggung Pidato hingga Goresan Kalam: Tiga Santri Al Zahrah Ukir Prestasi di AKSIOMA Bireuen 2026

29/09/2026
FTK UIN Ar-Raniry dan Kemenag Aceh Bahas PPG hingga Penguatan Alumni

FTK UIN Ar-Raniry dan Kemenag Aceh Bahas PPG hingga Penguatan Alumni

29/09/2026

Terpopuler

Syech Fadhil: Aceh Harus Bercermin pada Qatar Saat Piala Dunia

Pangdam Iskandar Muda: Guru Profesional Wajib Memahami Wawasan Kebangsaan dengan Baik

29/08/2024

HGU Habis Sejak 2017, 48 Kelompok Tani di Abdya Minta PT Cemerlang Abadi Angkat Kaki dari Lahan TORA 2.847 Ha

Meski Telah Ada Perjanjian Penghentian Panen, PT Cemerlang Abadi Diduga Masih Kelola Hasil di Lahan Sengketa Abdya

Riuh Hasan Basri di Media, Mahlil: Ada Motif Politik

Tiga Guru SMAN 1 Tapaktuan Ikuti Pelatihan Fasda Bidang STEM

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com