Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Belum Resmi Jabat Presiden, Trump Sudah Hadapi Penolakan dari Internal

redaksi by redaksi
22/12/2024
in Internasional
0
Pria Bersenjata Ditangkap Dekat Lokasi Kampanye Donald Trump

Vem Miller ditangkap di area pemeriksaan dekat lokasi kampanye Donald Trump di California karena memiliki senjata api. (REUTERS/Mike Segar)

Jakarta- Presiden terpilih Amerika Serikat Donald Trump mulai menghadapi penolakan dari Partai Republik, partai yang mengusungnya sebagai calon presiden pada Pemilu 2024. Perpecahan ini bahkan terjadi ketika Trump belum secara resmi menjabat sebagai presiden.

Trump mulai dilanda penolakan usai anggota partainya terpolarisasi buntut rancangan undang-undang (RUU) pengeluaran sementara atau stopgap yang mendanai pemerintah hingga awal 2025.

Pada Sabtu (21/12), Senat AS mengesahkan RUU pengeluaran sementara yang akan mendanai kebijakan pemerintah hingga Maret 2025.

Pemungutan suara itu dilakukan usai Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS gagal mengesahkan RUU dalam pemungutan suara pada Kamis (19/12) karena ditentang oleh nyaris seluruh anggota Partai Demokrat dan 38 anggota Partai Republik.

RUU yang gagal disahkan itu meminta perpanjangan dana pemerintah selama tiga bulan termasuk penangguhan plafon utang selama dua tahun hingga Januari 2027.

Menurut Demokrat, penangguhan batas utang selama dua tahun akan membantu Trump meloloskan rencana pajaknya yang kontroversial.

Dalam RUU yang kini disahkan, tak ada penangguhan plafon utang yang diharapkan Trump. Presiden Joe Biden telah menyetujui RUU tersebut dan menekennya menjadi UU pada Sabtu.

Situasi ini pun menyoroti keretakan di dalam internal Partai Republik yang semestinya membantu jalan pemerintahan Trump mulai 20 Januari mendatang.

Melansir CNN, Trump kini dihadapkan pada parlemen yang didominasi anggota Republik dengan kepentingannya masing-masing, alih-alih mendukung dia.

Seiring dengan kondisi ini, Trump sempat terlihat berupaya memasukkan menantu perempuannya, Lara Trump, ke dalam Senat AS untuk menyokongnya.

Dia tampaknya mengerahkan Elon Musk dan sejumlah simpatisannya di Republik untuk menekan Gubernur Florida Ron DeSantis agar menunjuk Lara Trump sebagai Senator Florida menggantikan Marco Rubio yang ditunjuk menjadi menteri luar negeri.

Kendati begitu, DeSantis menolak dan menyatakan bahwa memilih Lara Trump untuk mengisi jabatan itu “bermasalah”. Ia lebih memilih menunjuk orang lain untuk mengisi kursi tersebut.

Di luar parlemen, sekutu-sekutu Trump di Republik juga banyak yang gagal masuk ke pemerintahan Trump karena sejumlah alasan.

Salah satunya, Matt Gaetz yang tak jadi dipilih sebagai jaksa agung imbas sejumlah kontroversinya yang mencuat beberapa waktu terakhir.

Rick Scott, salah satu sekutu utama Trump di Senat, juga gagal jadi pemimpin mayoritas senat karena kalah dalam pemungutan suara.

Meski begitu, terlepas dari situasi tersebut, Trump masih berhasil menegaskan dirinya sebagai tokoh dominan di Republik.

Ia masih bisa memasukkan orang-orangnya di kabinet yang terlibat kontroversi seperti pembawa acara Fox Pete Hegseth yang ditunjuk sebagai Menteri Pertahanan hingga Robert F Kennedy Jr sebagai Menteri Kesehatan.

Hegseth disebut-sebut melakukan kekerasan seksual, sementara Robert F Kennedy Jr merupakan tokoh anti-vaksin.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

13 Tim Kemenag Ikut Turnamen Bola Voli Antar ASN Putra HAB ke 79 pada Kanwil Aceh

Next Post

Prabowo Terbitkan Perpres 202 Tahun 2024 Soal Pembentukan DPN

Next Post
Prabowo Terbitkan Perpres 202 Tahun 2024 Soal Pembentukan DPN

Prabowo Terbitkan Perpres 202 Tahun 2024 Soal Pembentukan DPN

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Seni Aceh Tak Boleh Sekadar Tontonan, Joel Kande: Harus Jadi Suara Rakyat

Seni Aceh Tak Boleh Sekadar Tontonan, Joel Kande: Harus Jadi Suara Rakyat

15/09/2026
ASN, Non ASN, dan Honorer yang Belum Aktifkan IKD Segera Registrasi dan Aktivasi

ASN, Non ASN, dan Honorer yang Belum Aktifkan IKD Segera Registrasi dan Aktivasi

15/09/2026
HMPS Kesejahteraan Sosial UIN Ar-Raniry Gelar Workshop Desain Grafis, Maksimalkan Potensi Canva

HMPS Kesejahteraan Sosial UIN Ar-Raniry Gelar Workshop Desain Grafis, Maksimalkan Potensi Canva

15/09/2026
Dua Murid MIN 50 Bireuen Raih Juara OMI Tingkat Kabupaten

Dua Murid MIN 50 Bireuen Raih Juara OMI Tingkat Kabupaten

14/09/2026
RSUD Teungku Peukan Abdya Gelar Orientasi Petugas Baru, Tekankan Pelayanan Prima

RSUD Teungku Peukan Abdya Gelar Orientasi Petugas Baru, Tekankan Pelayanan Prima

14/09/2026

Terpopuler

Misteri ‘Talak 3’ Bunda Salma dan Cipratan Kopi Aceh

Misteri ‘Talak 3’ Bunda Salma dan Cipratan Kopi Aceh

13/09/2026

Setelah 20 Tahun Menanti, Tim Voli Abdya Lolos ke PORA

Bupati Abdya Dr. Safaruddin Terima Penghargaan Pembina Olahraga Berprestasi dari Gubernur Aceh

Krak, Dua Jembatan Utama di Aceh Siap Beroperasi

Belum Resmi Jabat Presiden, Trump Sudah Hadapi Penolakan dari Internal

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com