Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Korban Meninggal Lakalantas Aceh di 2024 Didominasi Pelajar dan Mahasiswa

redaksi by redaksi
31/12/2024
in Nanggroe
0
Takut Organisasi Digiring ke Politik Praktis, Hipelmabdya Lakukan Mubes

BANDA ACEH – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Aceh telah berhasil menekan penurunan angka kecelakaan yang terjadi di wilayah hukum Polda Aceh. Penurunan angka kecelakaan lalu lintas itu dirangkum Ditlantas Polda Aceh sepanjang tahun 2024.

Dirlantas Polda Aceh, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy mengatakan bahwa upaya ini menjadi bukti komitmen Ditlantas Polda Aceh dalam meningkatkan keselamatan berkendara serta pengawasan di jalan raya.

Dia menyebut, berdasarkan data yang dihimpun sejak bulan Januari hingga Desember 2024, jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas (MD) berhasil diturunkan menjadi 653 orang, lebih rendah dibandingkan tahun 2023 yang mencapai 718 orang.

“Penurunan sebesar 65 korban jiwa ini tidak lepas dari peningkatan penindakan hukum dan edukasi yang intensif kepada pelajar dan mahasiswa,” ujar Kombes Iqbal kepada wartawan, Selasa 31 Desember 2024.

Menurutnya, di wilayah Aceh usia yang paling banyak meninggal dunia saat kecelakaan lalu lintas yakni pelajar dan mahasiswa. Maka itu, Ditlantas Polda Aceh aktif menggelar program kampanye keselamatan berkendara ke sekolah-sekolah dan kampus-kampus untuk meningkatkan kesadaran generasi muda akan pentingnya keselamatan di jalan.

“Selain itu, penindakan hukum yang lebih tegas, terlihat dari kenaikan jumlah tilang sebanyak 32.735 kasus (2024) dari 24.368 kasus (2023), juga berkontribusi besar dalam mengurangi angka fatalitas,” kata dia.

Kenaikan Cedera Ringan dan Berat Iqbal menjelaskan ada juga peningkatan pada jumlah korban luka ringan (LR) dan luka berat (LB). Korban luka berat naik dari 244 orang (2023) menjadi 329 orang (2024), sementara korban luka ringan bertambah dari 5.220 orang (2023) menjadi 5.464 orang (2024).

Peningkatan ini dapat dikaitkan dengan pesatnya pertumbuhan kendaraan bermotor, khususnya kendaraan roda dua (R2) dibandingkan tahun sebelumnya.

Adapun total kendaraan di Aceh bertambah dari 133.802 unit (2023) menjadi 162.615 unit (2024). Sayangnya, pertumbuhan ini belum diimbangi dengan peningkatan infrastruktur jalan yang memadai, seperti pelebaran jalan, perbaikan fasilitas keselamatan, dan penerangan jalan.

Jumlah tilang yang dikeluarkan meningkat signifikan dari 24.368 kasus pada 2023 menjadi 32.735 kasus pada 2024, menandakan komitmen Ditlantas dalam memastikan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas.

Di sisi lain, Iqbal menegaskan bahwa keberhasilan dalam menurunkan angka fatalitas ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh pihak, termasuk masyarakat.

Kemudian, ke depannya Ditlantas Polda Aceh akan terus berkomitmen untuk meningkatkan edukasi keselamatan berkendara, memperluas jangkauan program kampanye keselamatan, serta memperketat pengawasan lalu lintas dengan memanfaatkan teknologi modern.

“Keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab bersama. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk mematuhi aturan lalu lintas dan berperan aktif dalam menciptakan lingkungan berkendara yang aman dan nyaman bagi semua,” kata dia.

Sumber: Viva.co.id

Previous Post

Iwan Gayo, Penulis Legendaris Asal Aceh Tutup Usia

Next Post

Harga Cabai di Pasar Tradisional Lambaro Melonjak

Next Post
Harga Cabai di Pasar Tradisional Lambaro Melonjak

Harga Cabai di Pasar Tradisional Lambaro Melonjak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Listrik Padam, Warga Banda Aceh dan Aceh Besar ‘Serbu’ Warkop untuk Charger Handphone dan Wifi

Listrik Padam, Warga Banda Aceh dan Aceh Besar ‘Serbu’ Warkop untuk Charger Handphone dan Wifi

22/05/2026
Ohku, Listrik Padam Total di Aceh dan Sumatera Utara

Ohku, Listrik Padam Total di Aceh dan Sumatera Utara

22/05/2026
Sumur Bor di Aceh Utara Semburkan Api Gas hingga 75 Meter

Sumur Bor di Aceh Utara Semburkan Api Gas hingga 75 Meter

22/05/2026
Bea Cukai Aceh Sikat Penyelundupan Emas 527 Gram Rp1,45 M ke Malaysia

Bea Cukai Aceh Sikat Penyelundupan Emas 527 Gram Rp1,45 M ke Malaysia

22/05/2026
Wamenkes RI Soroti Rendahnya Cakupan Imunisasi di Aceh

Wamenkes RI Soroti Rendahnya Cakupan Imunisasi di Aceh

22/05/2026

Terpopuler

Ohku, Listrik Padam Total di Aceh dan Sumatera Utara

Ohku, Listrik Padam Total di Aceh dan Sumatera Utara

22/05/2026

Disdikbud Abdya Launching TKN Teungku Peukan, Perkuat Pendidikan Anak Usia Dini

Darwati Serap Aspirasi Guru PAUD Aceh, Soroti Rendahnya Kesejahteraan Pendidik Nonformal

Warga Ceurih Ulee Kareng Keluhkan Sampah Tak Diangkut Hingga 10 Hari

Listrik Padam, Warga Banda Aceh dan Aceh Besar ‘Serbu’ Warkop untuk Charger Handphone dan Wifi

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com