Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

Pengacara di Bone Sulsel Tewas Ditembak di Samping Istri Saat Makan

redaksi by redaksi
02/01/2025
in Nasional
0
Pengacara di Bone Sulsel Tewas Ditembak di Samping Istri Saat Makan

Ilustrasi korban tewas akibat ditembak. (iStock/aradaphotography)

Makassar – Pengacara bernama Rudi S Gani (49) tewas ditembak di malam pergantian tahun baru 2025 di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Istri korban, Maryam mengatakan peristiwa penembakan terjadi ketika makan malam bersama seluruh keluarga di rumah mereka. Saat itu, kaanya, terdengar suara letusan dari luar rumah sekitar pukul 21.50 WITA.

“Sementara makan makan sama keluarga tiba-tiba ada suara ledakan langsung dia tergeletak begitu saja,” kata Maryam di Makassar, Rabu (1/1).

Maryam menerangkan pada saat makan malam itu dirinya berada di samping korban, sementara rumahnya lagi direnovasi. Dia mengaku melihat ada sebuah mobil yang datang dan diparkir di depan rumah mereka saat itu.

“Dia di samping saya, tidak ada (orang) karena gelap. Tidak ada diperhatikan, karena kita di situ sementara makan,” ungkapnya.

Setelah ditembak korban langsung jatuh tergeletak. Awalnya Maryam mengaku mengira suaminya mengalami pecah pembuluh darah, karena belum melihat lukanya.

Dia baru tahu suaminya tewas tertembak itu belakangan berdasarkan informasi polisi.

“Saya belum melihat luka pada saat itu, pemikiran saya itu pecah pembuluh darah karena darah keluar, saya periksa ternyata tidak, saya periksa saya lihat ada memar di samping hidung. Terus baru saya tahu saat polisi bilang ini ditembak,” ungkapnya.

Akibat penembakan tersebut, kata Maryam suaminya meninggal setelah tertembak di bagian samping hidungnya.

“Satu di bagian samping hidung, saya periksa hanya di bagian hidung,” jelasnya.

Sempat urus kasus sengketa lahan

Menurut Maryam, ia bersama korban sempat ke Polres Bone untuk mendampingi kliennya dalam perkara sengketa lahan.

“Hari Selasa jam 10 saya tinggalkan rumah, ke Polres, kasus penyerobotan lahan, bapak dampingi terlapor, terus saya tinggalkan Polres, dia sempat sidang melalui online,” kata Maryam.

Maryam menerangkan suaminya yang berprofesi sebagai advokat memang banyak mendampingi berbagai perkara, baik kasus pidana maupun perdata.

“Kalau kasus besar ada, semua sih besar, karena ada pidana, ada perdata. Tapi tidak ada (melibatkan orang besar),” ungkapnya.

Selama ini, kata Maryam dirinya terus mendampingi sang suami pada saat menangani sebuah perkara baik masih berproses di kepolisian maupun yang telah memasuki proses sidang.

Korban selama hidupnya, kata Maryam tidak pernah memiliki persoalan baik secara pribadi maupun pada saat pendampingan sebuah perkara. Menurut dia bahwa korban memiliki sifat yang sabar.

Jenazah korban saat ini, telah dibawa ke rumah duka di Jalan Teuku Umar, Kecamatan Tallo, Makassar untuk disemayamkan.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Soal Gaji Petugas Pasar, Kadiskopukmdag: Sedang Dicarikan Solusi

Next Post

Pemerintah Palestina di Bawah Fatah Bekukan Sementara Siaran Aljazeera

Next Post
Pemerintah Palestina di Bawah Fatah Bekukan Sementara Siaran Aljazeera

Pemerintah Palestina di Bawah Fatah Bekukan Sementara Siaran Aljazeera

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Teuku Riefky Harsya Bantu Beasiswa PIP Bagi 2300 Penerima di Pidie Jaya

Teuku Riefky Harsya Bantu Beasiswa PIP Bagi 2300 Penerima di Pidie Jaya

12/06/2026
‎YARA Bekali Aparatur Gampong Julok dengan Pemahaman Hukum dan Peradilan Adat ‎ ‎

‎YARA Bekali Aparatur Gampong Julok dengan Pemahaman Hukum dan Peradilan Adat ‎ ‎

12/06/2026
Soal Izin Tambang di Beutong Ateuh,  T. Sultan Iskandar Muda: Jangan Khianati Suara Masyarakat

Soal Izin Tambang di Beutong Ateuh, T. Sultan Iskandar Muda: Jangan Khianati Suara Masyarakat

12/06/2026
Ohku, Wabup Pidie Jaya Absen di Paripurna HUT ke-19, Ada Apa Dibalik Ketidakhadirannya?

Ohku, Wabup Pidie Jaya Absen di Paripurna HUT ke-19, Ada Apa Dibalik Ketidakhadirannya?

12/06/2026
Kapal Aceh Hebat Meledak, 14 Orang Alami Luka Bakar

Kapal Aceh Hebat Meledak, 14 Orang Alami Luka Bakar

12/06/2026

Terpopuler

‎Masyarakat Gayo Patungan Perbaiki Jalan Nasional, YARA: Pengakuan Tito Karnavian Soal Infrastruktur Rusak Harus Dibuktikan dengan Aksi Nyata

‎Masyarakat Gayo Patungan Perbaiki Jalan Nasional, YARA: Pengakuan Tito Karnavian Soal Infrastruktur Rusak Harus Dibuktikan dengan Aksi Nyata

11/06/2026

Sambut HUT ke-19 Pidie Jaya, Pemkab Luncurkan Twibbon Resmi untuk Masyarakat

Pengacara di Bone Sulsel Tewas Ditembak di Samping Istri Saat Makan

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

Ohku, 56 Izin Tambang Terbit dalam 5 Tahun, Aceh Menuju Darurat Ekologis?

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com