Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Dosen ASN dari Aceh hingga Papua Gelar Demo di Jakarta

redaksi by redaksi
03/02/2025
in Nanggroe
0
Dosen ASN dari Aceh hingga Papua Gelar Demo di Jakarta

Pagar besi untuk halau pendemo di Patung kuda. (ilustrasi) Sumber : VIVA / Andrew Tito (Jakarta)

Jakarta — Ratusan dosen dari berbagai daerah di Indonesia menggelar aksi demonstrasi di sekitar Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin 3 Februari 2025.

Aksi ini diprakarsai oleh Aliansi Dosen Kemdiktisaintek Seluruh Indonesia (ADAKSI) sebagai bentuk protes terhadap pemerintah terkait pencairan tunjangan kinerja (tukin) yang dinilai belum adil dan tertunda sejak tahun 2020.

Ketua Koordinator Nasional (Kornas) ADAKSI Pusat, Anggun Gunawan, menegaskan bahwa ada dua tuntutan utama yang mereka sampaikan dalam aksi ini.

“Kami menuntut pemerintah untuk memastikan anggaran dan pencairan tunjangan kinerja tahun 2025 bagi semua dosen ASN Kemdiktisaintek tanpa pembedaan status, baik itu dosen PTN Satker, BLU, BH, maupun dosen DPK (dosen PNS yang diperbantukan di PTS). Selain itu, kami juga mendesak agar tunjangan kinerja dosen ASN Kemdiktisaintek yang belum dibayarkan sejak tahun 2020 segera dicairkan,” ujar Anggun dalam keterangannya kepada wartawan.

Aksi ini melibatkan sekitar 300 dosen dari berbagai wilayah di Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua.

Mereka berkumpul sejak pukul 08.00 WIB dan dijadwalkan berunjuk rasa hingga pukul 15.00 WIB.

Selain melakukan orasi, aksi ini juga diwarnai dengan penyampaian aspirasi secara simbolis, pertunjukan teatrikal, serta penyerahan dokumen tuntutan resmi kepada pemerintah.

“Kami akan menyerahkan dokumen tuntutan ini langsung ke Istana sebagai bentuk keseriusan perjuangan kami,” tambah Anggun.

Para dosen berharap aksi ini dapat mendorong pemerintah untuk segera mengambil langkah konkret dalam merealisasikan pencairan tukin yang mereka anggap sebagai hak yang belum dipenuhi.

Menanggapi aksi ini, Sekretaris Jenderal Kemendiktisaintek, Togar Mangihut Simatupang, menyatakan bahwa pihaknya saat ini sedang membahas mekanisme pencairan tunjangan kinerja bagi dosen ASN. Ia juga menekankan bahwa ada jalur resmi bagi ASN dalam menyampaikan aspirasi terkait hak-hak mereka.

“Dosen berhak menyampaikan aspirasi, tetapi sebagai ASN, ada jalur komunikasi dan birokrasi yang telah disediakan sesuai peraturan perundangan. Kami membuka ruang untuk dialog,” ujar Togar.

Lebih lanjut, Togar mengimbau agar para pimpinan PTN ikut berperan dalam menyalurkan aspirasi dosen secara lebih efektif. Ia juga mengingatkan bahwa sebagai aparatur sipil negara (ASN), dosen seharusnya tetap menjaga wibawa dan integritas dalam menyuarakan tuntutan mereka.

Meski demikian, para dosen tetap menegaskan bahwa mereka akan terus memperjuangkan hak mereka hingga ada keputusan konkret dari pemerintah terkait pencairan tunjangan kinerja.

“Kami hanya meminta keadilan dan transparansi. Kami ingin pemerintah bertanggung jawab atas hak kami yang belum dipenuhi selama ini,” pungkas Anggun.

Sumber: viva.co.id

Previous Post

Hizbullah Gelar Pemakaman Resmi Hassan Nasrallah pada 23 Februari

Next Post

Kakanwil Minta ASN Kemenag Pacu Kinerja di 2025

Next Post
Kakanwil Minta ASN Kemenag Pacu Kinerja di 2025

Kakanwil Minta ASN Kemenag Pacu Kinerja di 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Tarina Seulanga Ubah Cerpen Apa Kaoy “Malelang dan Madiyon” Menjadi Tarian Penuh Makna

Tarina Seulanga Ubah Cerpen Apa Kaoy “Malelang dan Madiyon” Menjadi Tarian Penuh Makna

26/07/2026
Jembatan Perintis Garuda Resmi Difungsikan, Alzaizi: Ini Urat Nadi Kehidupan Warga Benteng

Jembatan Perintis Garuda Resmi Difungsikan, Alzaizi: Ini Urat Nadi Kehidupan Warga Benteng

25/07/2026
2.000 Sertipikat Perlu Dipulihkan Pascabencana di Aceh Tamiang, Menteri Nusron Targetkan Selesai pada Akhir Desember

2.000 Sertipikat Perlu Dipulihkan Pascabencana di Aceh Tamiang, Menteri Nusron Targetkan Selesai pada Akhir Desember

25/07/2026
Satgas PRR Dorong Realisasi TKD Aceh Rp 1,65 T untuk Pemulihan Pascabencana

Satgas PRR Dorong Realisasi TKD Aceh Rp 1,65 T untuk Pemulihan Pascabencana

25/07/2026
Wagub Bahas Implementasi MoU Helsinki bersama Sekretariat Negara

Wagub Bahas Implementasi MoU Helsinki bersama Sekretariat Negara

25/07/2026

Terpopuler

Dosen ASN dari Aceh hingga Papua Gelar Demo di Jakarta

Dosen ASN dari Aceh hingga Papua Gelar Demo di Jakarta

03/02/2025

Ratusan Personel dan Alat Berat Dikerahkan untuk Tata Ruang Kota Banda Aceh

Tak Tunggu Anggaran Cair, KKP Kebut Pemulihan 745 Hektare Tambak Pidie Jaya Demi Kebangkitan Ekonomi Petambak

Nyan, BPH Migas Temukan Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Aceh

HUT ke-25 Demokrat, DPC Pidie Pilih Bersihkan Masjid, Hijaukan Lingkungan, Donorkan Darah untuk Masyarakat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com