Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Mendagri: Jaga Stabilitas Politik dan Keamanan di Aceh

redaksi by redaksi
12/02/2025
in Nanggroe
0
Krak, Mualem Bakal Hapuskan Sistem Barcode untuk BBM Subdisi di SPBU Aceh

Foto: Agus Setyadi/detikSumut

Banda Aceh – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memberikan pesan khusus kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh Muzakir Manaf – Fadhlullah (Mualem – Dek Fadh) untuk menjaga stabilitas politik dan keamanan di Tanah Rencong tersebut.

“Saya hanya pesan satu saja, saya mohon kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh, mari kita jaga betul stabilitas politik dan keamanan di Provinsi Aceh,” kata Tito Karnavian, di Banda Aceh, Rabu.

Permintaan itu disampaikan Tito Karnavian dalam sambutannya usai melantik Mualem-Dek Fadh menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh periode 2025-2030 pada sidang paripurna DPR Aceh, di Banda Aceh.

Tito menegaskan bahwa tidak mudah menjaga stabilitas politik dan keamanan. Apalagi, semua tahu kalau masyarakat Aceh sudah memiliki dan merasakan pengalaman pahit terkait hal itu.

“Belum lagi jika menimbulkan korban maka penyelesaiannya tidak akan mudah,” ujar Tito.

“Aman, itu sama seperti kita merawat kesehatan, bukan datang begitu saja, tetapi harus dirawat dan dijaga. Kita tahu betapa mahalnya sehat kalau kita sudah sakit. Sama, betapa mahalnya aman kalau kita sudah merasakan pahitnya tidak aman,” ujarnya lagi.

Tito bersyukur kepada Allah SWT atas telah lahirnya kesepakatan perdamaian yang dirindukan masyarakat Aceh berkat adanya mediasi beberapa pihak.

Beberapa pelaku sejarah perdamaian Aceh, ujar Tito, juga hadir dalam kegiatan pelantikan ini, yakni ada Juha Christensen (fasilitator damai Aceh dari Finlandia), dan Wakil Presiden RI ke 10 dan 12, Jusuf Kalla, serta Wali Nanggroe Aceh Tgk Malik Mahmud Al Haythar..

Dia mengatakan Jusuf Kalla memiliki peran luar biasa untuk menghentikan semua pertumpahan darah bersama mantan Menteri Hukum dan HAM, Hamid Awaluddin.

Selanjutnya, orang yang dilantik hari ini sebagai Gubernur Aceh yakni Muzakir Manaf (eks Panglima GAM) juga merupakan salah satu pelaku sejarah untuk perdamaian Aceh tersebut.

“Beliau-beliau ini adalah pelaku sejarah yang melahirkan rasa aman, damai dan terjadinya stabilitas politik. Sehingga, keamanan itu terbentuk dan terjamin sampai hari ini di bumi Aceh,” katanya.

Tito menilai perdamaian Aceh ini telah menjadi penting bagi daerah ini. Sebab, menurutnya, modal terpenting bagi Aceh bukan sumber daya alam hebat atau sumber daya manusia yang baik, melainkan stabilitas politik dan keamanan.

“Karena tanpa itu, apapun inovasi, keinginan, visi-misi memajukan rakyat tidak pernah terbentuk, karena pembangunan tidak jalan. Itu pesan saya yang paling penting,” demikian Tito Karnavian.

Sumber: antara

Previous Post

Aceh Terima 1,7 Juta Dolar AS untuk Tekan Laju Emisi Karbon

Next Post

Irwansyah Pimpin Rapat Paripurna Pelantikan Walikota Banda Aceh

Next Post
Irwansyah Pimpin Rapat Paripurna Pelantikan Walikota Banda Aceh

Irwansyah Pimpin Rapat Paripurna Pelantikan Walikota Banda Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Masyarakat Sambut Antusias Pembagian 1.000 Bendera Merah Putih di Aceh Tengah

Masyarakat Sambut Antusias Pembagian 1.000 Bendera Merah Putih di Aceh Tengah

01/08/2026
‎Wagub Ikuti RDPU Komisi II DPR RI Bahas Remunerasi Kepala Daerah hingga Peningkatan PAD

‎Wagub Ikuti RDPU Komisi II DPR RI Bahas Remunerasi Kepala Daerah hingga Peningkatan PAD

01/08/2026
Jari Apresiasi Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, Dinilai Tegas Berantas Jaringan Narkoba Internasional ‎

Jari Apresiasi Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, Dinilai Tegas Berantas Jaringan Narkoba Internasional ‎

01/08/2026
Tren Perceraian di Banda Aceh Meningkat, Farid Nyak Umar Minta Pemko Implementasikan Qanun Ketahanan Keluarga

Tren Perceraian di Banda Aceh Meningkat, Farid Nyak Umar Minta Pemko Implementasikan Qanun Ketahanan Keluarga

01/08/2026
Bawa 70 Ribu Butir Ekstasi ke RI, Pilot Malaysia Terancam Hukuman Mati

Bawa 70 Ribu Butir Ekstasi ke RI, Pilot Malaysia Terancam Hukuman Mati

01/08/2026

Terpopuler

Wabup Pijay Didesak Mundur di Tengah Sorotan Proses Hukum

Wabup Pijay Didesak Mundur di Tengah Sorotan Proses Hukum

30/07/2026

Jaksa Aktif Duduki Irban Khusus Pidie Jaya, Publik Menanti Ketegasan Pengawasan dan Akuntabilitas Kelola Daerah

Kendaraan Pelangsir BBM Kabur saat Tim Gabungan Sidak SPBU di Banda Aceh

Dari Mimbar Aksi ke Kursi Terdakwa: Dua Mahasiswa Unigha Dituntut 2 Bulan Penjara

4 Tersangka Kasus Korupsi Beasiswa Mahasiswa Aceh Rp21 Miliar Ditahan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com