Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Aceh Kehilangan 10.610 Hektare Tutupan Hutan

redaksi by redaksi
27/02/2025
in Nanggroe
0
Aceh Kehilangan 10.610 Hektare Tutupan Hutan

Aceh Kehilangan 10.610 Hektare Tutupan Hutan

Banda Aceh – Yayasan Hutan Alam dan Lingkungan Aceh (HAkA) turut serta memantau kondisi hutan Aceh sejak 2015 menggunakan citra satelit hingga hari ini.

Pemantauan tersebut menggunakan metode penginderaan jauh dengan interpretasi visual manual citra satelit yaitu Landsat 8, Sentinel 2 dan Planet Scope serta dibantu dengan data peringatan dini kehilangan pohon (Glad Alert) dari Global Forest Watch (GFW). Pemantauan tersebut menghasilkan informasi kehilangan tutupan hutan Aceh.

Hasil temuan terutama di Kawasan Ekosistem Leuser (KEL) diverifikasi di lapangan, memanfaatkan drones dan menggunakan citra satelit resolusi tinggi, Planetscope, dan Google Earth.

Berdasarkan hasil pemantauan terbaru yang dilakukan oleh Yayasan HAkA, telah terjadi kehilangan tutupan hutan sebesar 10.610 Ha di Provinsi Aceh sepanjang 2024. Angka kehilangan tutupan hutan tersebut mengalami kenaikan sebesar 19 persen atau 1.705 Ha dibandingkan dengan yang terjadi pada 2023.

Tren laju kehilangan tutupan hutan di Provinsi Aceh terus mengalami penurunan hingga setiap tahunnya. Pada 2024 ini tutupan hutan Aceh tersisa 2.936.525 Ha.

Lukmanul Hakim, Manager GIS Yayasan HAkA menyebutkan Aceh Selatan masih menjadi kabupaten penyumbang kehilangan tutupan hutan terbesar selama 3 tahun terakhir.

“Kami memperkirakan Aceh Selatan telah kehilangan tutupan hutan seluas 1.357 Ha sepanjang 2024,” sebutnya, pada acara launching Buku dan Talkshow “Dua Dekade Deforestasi Aceh: dari Hilangnya Hutan hingga Menurunnya Kesejahteraan” di Aula BPS Provinsi Aceh, Selasa (25/2/2025).

Aceh Timur menjadi penyumbang kehilangan tutupan hutan terbesar kedua dengan luas 1.096 Ha, kemudian disusul oleh kabupaten Kota Subulussalam dengan luas kehilangan tutupan hutan sebesar 1.040 Ha.

Di samping perlu antisipasi akibat dari kenaikan deforestasi yang meningkat pada tahun ini, Peningkatan kehilangan tutupan hutan di Aceh, khususnya di KEL dan TNGL, menunjukkan tekanan serius terhadap kawasan konservasi dan ekosistem yang memiliki nilai ekologis tinggi. Perlunya langkah-langkah mitigasi dan penegakan hukum yang lebih ketat untuk melindungi kawasan hutan, terutama di suaka Margasatwa Rawa Singkil dan TNGL, yang merupakan kawasan dengan fungsi ekologis penting.

Pada periode 2024 ini kehilangan tutupan hutan di KEL meningkat sebesar 17.41 persen atau 845 Ha dibandingkan periode tahun sebelumnya. Berdasarkan hasil pemantauan, kehilangan hutan di Suaka Margasatwa (SM) Rawa Singkil masih terus terjadi. Secara akumulatif, dari tahun 2020 – 2024, SM Rawa Singkil telah kehilangan hutan seluas 2.181 Ha.

Hal tersebut sangat disayangkan mengingat KEL merupakan tempat terakhir di dunia di mana Orangutan Sumatra, Badak Sumatelra, Gajah Sumatra dan Harimau Sumatra hidup berdampingan di alam liar.

Previous Post

MIN 22 Aceh Besar Gelar Karya Wisata ke Sejumlah Museum

Next Post

Mahasiswa KPM UIN Ar-Raniry Gelar Festival Prestasi Ingin Jaya

Next Post
Mahasiswa KPM UIN Ar-Raniry Gelar Festival Prestasi Ingin Jaya

Mahasiswa KPM UIN Ar-Raniry Gelar Festival Prestasi Ingin Jaya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Papan Bunga Pelantikan Imum Syik Seret Nama Kapolda Aceh dan Pangdam IM

Papan Bunga Pelantikan Imum Syik Seret Nama Kapolda Aceh dan Pangdam IM

02/04/2026
Hapus JKA = Bunuh Hak Rakyat, Fadhlullah TM Daud: Pemerintah Aceh Jangan Main Api

Hapus JKA = Bunuh Hak Rakyat, Fadhlullah TM Daud: Pemerintah Aceh Jangan Main Api

02/04/2026
Milad ke-50 Tahun, Prof Sulaiman Tripa Luncurkan 2 Buku Baru

Milad ke-50 Tahun, Prof Sulaiman Tripa Luncurkan 2 Buku Baru

02/04/2026
Status Peringatan Tsunami Imbas Gempa Bitung M7,6 Dinyatakan Berakhir

Status Peringatan Tsunami Imbas Gempa Bitung M7,6 Dinyatakan Berakhir

02/04/2026
Aceh Tengah Kembali Dilanda Banjir Bandang dan Tanah Longsor

Dua Jembatan Darurat di Aceh Tengah Kembali Ambruk Akibat Banjir Bandang

02/04/2026

Terpopuler

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

27/03/2026

KNPI dan IMM Abdya Soroti Pemanggilan Wartawan oleh Polda Aceh

Kapolda Aceh Diminta Tinjau Ulang Pemanggilan Jurnalis Bithe.co, FJA Abdya Ingatkan MoU Polri dengan Dewan Pers

Hapus JKA = Bunuh Hak Rakyat, Fadhlullah TM Daud: Pemerintah Aceh Jangan Main Api

272 Murid SMA dan SMK Aceh Selatan Lulus SNBP 2026, Meningkat dari 2025

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com