Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Produksi Minyak Atsiri di Aceh Barat 22,82 Ton/Tahun

redaksi by redaksi
07/03/2025
in Ekonomi
0
Produksi Minyak Atsiri di Aceh Barat 22,82 Ton/Tahun

Seorang pekerja menuangkan minyak nilam Aceh (minyak atsiri) hasil penyulingan pada sebuah agen pengepul di Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat. Hingga Maret 2025, produksi minyak nilam di daerah tersebut mencapai 22,82 ton per tahun. (ANTARA/Teuku Dedi Iskandar)

Meulaboh – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh mencatat produksi minyak atsiri atau minyak esensial oleh pekebun di sana kini 22,82 ton per tahun sehingga mampu membantu perekonomian masyarakat setempat.

“Alhamdulillah, dengan produksi minyak atsiri mencapai 22,82 ton per tahun, telah mampu membantu petani dalam memenuhi kebutuhan pendapatan keluarga, dan mampu mendukung ekonomi masyarakat,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Aceh Barat, Darmawan kepada ANTARA Jumat.

Minyak atsiri atau minyak esensial merupakan senyawa yang diekstrak dari bagian tumbuhan dan diperoleh melalui proses penyulingan. Bagian tumbuhan yang diekstrak dapat berupa kelopak bunga, daun, kulit kayu, biji, hingga akar.

Menurutnya, luas tanaman Nilam Aceh untuk memproduksi minyak atsiri di Kabupaten Aceh Barat saat ini tercatat seluas 279 hektare, dengan luas lahan yang sudah menghasilkan produksi minyak atsiri seluas 117 hektare.

“Sedangkan luas tanaman belum menghasilkan di Kabupaten Aceh Barat mencapai sekitar 162 hektare,” kata Darmawan menambahkan.

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat juga mencatat jumlah produksi minyak atsiri atau dikenal juga dengan minyak Nilam Aceh oleh masyarakat di daerah tersebut saat ini mencapai 195 kilogram per hektare.

Ada pun tanaman nilam yang saat ini sudah mulai panen di Kabupaten Aceh Barat, yakni di Desa Suak Raya, Kecamatan Johan Pahlawan dengan lahan seluas 1 Ha, Desa Pungki Kecamatan Kaway Kaway XVI seluas 3 Ha, Desa Pulo Tengoh, Kecamatan Meureubo seluas 2 Ha.

Kemudian di Desa Tegal Sari, Kecamatan Pante Ceuremen seluas 2 Ha, Desa Kubu dan Desa Peuribu Kecamatan Arongan Lambalek luas lahan yang sudah dipanen seluas 3 Ha, Desa Paya Baro, Kecamatan Woyla Timur sebanyak 2 Ha.

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat hingga saat ini terus berupaya melakukan pembinaan kepada masyarakat, agar produksi minyak Atsiri semakin lebih baik dan meningkat.

Mengingat komoditas tersebut saat ini sebagian besar dijual ke luar daerah dan juga ekspor ke luar negeri, sebagai salah satu bahan baku parfum maupun kosmetik, demikian Darmawan.

Sumber: antara

Previous Post

Illiza Harap PBSI Banda Aceh Hadirkan Prestasi

Next Post

TNI AL Gagalkan Penyelundupan Sabu 100 Kg di Aceh Utara

Next Post
TNI AL Gagalkan Penyelundupan Sabu 100 Kg di Aceh Utara

TNI AL Gagalkan Penyelundupan Sabu 100 Kg di Aceh Utara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

KOPRI PMII Kota Banda Aceh Gelar Aksi “KOPRI Peduli Alam” di Ujung Panchu Lhok Mata Ie

KOPRI PMII Kota Banda Aceh Gelar Aksi “KOPRI Peduli Alam” di Ujung Panchu Lhok Mata Ie

21/09/2026
Politik Gagasan dan Inspirasi Kepemimpinan: Belajar dari Tapak Tilas Dr. Safaruddin dan Pohon Harapan di Abdya

Politik Gagasan dan Inspirasi Kepemimpinan: Belajar dari Tapak Tilas Dr. Safaruddin dan Pohon Harapan di Abdya

21/09/2026
Anggota DPRK Abdya Kasyful Wara Bantu Perlengkapan Olahraga untuk PGL VC

Anggota DPRK Abdya Kasyful Wara Bantu Perlengkapan Olahraga untuk PGL VC

21/09/2026
Buka MEDINA 2026, Rektor UIN Ar-Raniry: Dokter Harus Punya Ilmu dan Empati

Buka MEDINA 2026, Rektor UIN Ar-Raniry: Dokter Harus Punya Ilmu dan Empati

21/09/2026
Keuchik Penggerak Swasembada Pangan dan Personel Polres Abdya Dapat Penghargaan dari Kapolres

Keuchik Penggerak Swasembada Pangan dan Personel Polres Abdya Dapat Penghargaan dari Kapolres

21/09/2026

Terpopuler

Produktivitas Padi Abdya Tembus 10,2 Ton per Hektare, Bukti Keberhasilan Penyuluh dan Petani

Produktivitas Padi Abdya Tembus 10,2 Ton per Hektare, Bukti Keberhasilan Penyuluh dan Petani

19/09/2026

Produksi Minyak Atsiri di Aceh Barat 22,82 Ton/Tahun

Atlet Anggar Abdya Tembus Kejuaraan Internasional di Thailand, KONI Beri Apresiasi

PKB Pidie Jaya Pasang Target Agresif: Satu Dapil Satu Kursi

Penambang Kabur, 93 Gelondongan PETI Disikat Aparat di Geumpang

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com