Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Video

[Video] Merawat Sebuah Tradisi “Tarek Pukat Darat” Dari Titik Nol Banda Aceh

Saiful Haris Arahas by Saiful Haris Arahas
08/09/2019
in Video
0

Tarek Pukat Darat di Gampong Jawa, Kecamatan Kuta Raja, Kota Banda Aceh. Yang uniknya, masyarakat setempat tidak hanya semata-mata mencari nafkah. Tetapi, mereka juga merawat sebuah tradisi. Mereka berdiri berderetan, tali melilit pinggang berkait tali pukat panjang yang menjulur masuk ke laut.

Di Aceh, tradisi ini dikenal dengan Tarek Pukat, tradisi penangkapan ikan yang legal dan telah dilakoni sejak masa Kesultanan Aceh, warisan abad ke-16. Hampir di seluruh pesisir Aceh, bisnis nelayan ini terawat. Sebelum ditarik, pukat terlebih dahulu disauhkan ke laut menggunakan sebuah perahu. Jaraknya berkisar 500 meter dari bibir pantai. Pukat disauhkan melingkar, kedua ujung talinya tetap berada di pantai. Ikan-ikan yang disasar terperangkap di tengahnya.

Di Gampong Jawa, Tarek Pukat dilakukan tiga kali sehari: pagi, siang, dan sore. Jika cuaca dan ketinggian air lautnya bagus, kegiatan ini juga dilakukan malam hari.[]

Tags: acehkota banda acehtarek pukat darattradisi
Previous Post

Anda Perlu Tahu, 8 Manfaat Buah Jamblang untuk Pengobatan

Next Post

Sejarah Pabrik Mobil Toyota dan Bagaimana Ia masuk ke Indonesia

Next Post
Sejarah Pabrik Mobil Toyota dan Bagaimana Ia masuk ke Indonesia

Sejarah Pabrik Mobil Toyota dan Bagaimana Ia masuk ke Indonesia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Omen, Puluhan Sekolah di Aceh Masih Belajar di Tenda Darurat

Omen, Puluhan Sekolah di Aceh Masih Belajar di Tenda Darurat

06/06/2026
Korban Cuaca Ekstrem di Langkahan Peroleh Bantuan Masa Panik

Korban Cuaca Ekstrem di Langkahan Peroleh Bantuan Masa Panik

06/06/2026
Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

06/06/2026
CKG di Sarah Mane Temukan Dominasi PTM, Dinkes Pidie Jaya Soroti Krisis Air Bersih

CKG di Sarah Mane Temukan Dominasi PTM, Dinkes Pidie Jaya Soroti Krisis Air Bersih

06/06/2026
Pemko Bongkar Sejumlah Bangunan di Atas Saluran Air di Rukoh

Pemko Bongkar Sejumlah Bangunan di Atas Saluran Air di Rukoh

06/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

Nyan, Pidie Jaya Raih Peringkat Dua Pengelolaan KDMP Terbaik di Aceh

[Video] Merawat Sebuah Tradisi “Tarek Pukat Darat” Dari Titik Nol Banda Aceh

Setelah “Poh Bandet”, Bang Gaes Rilis Lagu “Gas Beracun”, Suarakan Pencemaran Udara

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com