Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Tempat Usaha Langgar GSB Ditertibkan Pemkot Banda Aceh

redaksi by redaksi
16/04/2025
in Lintas Timur
0
Tempat Usaha Langgar GSB Ditertibkan Pemkot Banda Aceh

Salah seorang pelaku usaha menandatangani surat komitmen tidak melanggar Garis Sempadan Bangunan (GSB) dihadapan Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Cut Ahmad Putra. (ANTARA/HO-Pemkot Banda Aceh)

Banda Aceh – Pemerintah Kota Banda Aceh menertibkan puluhan tempat usaha yang terbukti melanggar Garis Sempadan Bangunan (GSB).

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal, di Banda Aceh, Rabu, mengungkapkan bahwa berdasarkan data dari Dinas Pekerjaan Umum terdapat 29 tempat usaha yang melanggar GSB di Banda Aceh. Pelanggaran dilakukan oleh kafe, rumah makan, rumah kos, gudang, hingga fasilitas pelayanan kesehatan.

“Sebagian besar sudah mendapat teguran dan sosialisasi sebelumnya,” katanya.

Dia mengatakan bahwa dari hasil penertiban, masih banyak tempat usaha di Banda Aceh melanggar Peraturan Wali Kota Banda Aceh Nomor 44 Tahun 2010 dan Qanun Kota Banda Aceh Nomor 10 Tahun 2004 karena menambah kanopi dan pemanfaatan area parkir sebagai ruang usaha.

“Ini tidak hanya menyalahi aturan, tetapi juga menimbulkan kemacetan dan mengganggu fungsi ruang publik,” katanya.

Dia melanjutkan penertiban GSB merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Banda Aceh dalam mewujudkan pembangunan yang tertib, aman, dan berkelanjutan.

GSB sendiri adalah batas minimal jarak antara bangunan dengan fasilitas umum seperti jalan, sungai, atau utilitas lainnya.

“Pemanfaatan area ini untuk kepentingan pribadi dilarang karena sejatinya merupakan ruang publik yang harus dijaga untuk kepentingan bersama,” katanya.

IIliza menambahkan bahwa setelah dilakukan penertiban, para pemilik usaha menyepakati untuk membongkar sendiri bangunan yang melanggar dan menandatangani dokumen kesepakatan bersama pemkot.

Dia pun berharap penertiban ini dapat menjadi peringatan dan mendorong pelaku usaha lainnya untuk tertib dan taat aturan karena banyak warga kota yang mengeluhkan penyempitan area parkir akibat tempat usaha melanggar GSB.

“Keluhan masyarakat terus kami terima, terutama soal menyempitnya area parkir yang menyebabkan kendaraan terpaksa parkir di badan jalan. Ini sangat mengganggu kelancaran lalu lintas dan membahayakan pengguna jalan lainnya,” katanya.

Sumber: antara

Previous Post

Polres Aceh Selatan Ungkap Jaringan Narkoba

Next Post

Kebun Pokat Terbesar di Tengah Kota Banda Aceh Ada di Bitai

Next Post
Kebun Pokat Terbesar di Tengah Kota Banda Aceh Ada di Bitai

Kebun Pokat Terbesar di Tengah Kota Banda Aceh Ada di Bitai

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

PSMS Yakin Rebut Kemenangan Ketiga dari Persiraja Banda Aceh

PSMS Yakin Rebut Kemenangan Ketiga dari Persiraja Banda Aceh

02/05/2026
BWS Sumatera I dan Kabinda Tekan Risiko Bencana Hidrometeorologi di Aceh

BWS Sumatera I dan Kabinda Tekan Risiko Bencana Hidrometeorologi di Aceh

02/05/2026
Musiarifsyah Putra, Peneliti UIN Ar-Raniry Hadir dalam Agenda Pelantikan PERTI Aceh Jaya

Musiarifsyah Putra, Peneliti UIN Ar-Raniry Hadir dalam Agenda Pelantikan PERTI Aceh Jaya

02/05/2026
58 Warga di Aceh Barat Terjaring Razia Busana

58 Warga di Aceh Barat Terjaring Razia Busana

02/05/2026
Eks Dubes Labeli ‘Terorisme Yahudi’ Usai Warga Israel Serang Biarawati

Eks Dubes Labeli ‘Terorisme Yahudi’ Usai Warga Israel Serang Biarawati

02/05/2026

Terpopuler

Rencana KNMP di Susoh Jadi Harapan Baru bagi Masyarakat Nelayan Palak Kerambil

Rencana KNMP di Susoh Jadi Harapan Baru bagi Masyarakat Nelayan Palak Kerambil

30/04/2026

Abi Roni Terpilih secara Aklamasi di Musprov FPTI Aceh 2026 – 2030

PC IMM Abdya Periode 2025-2026 Resmi Dilantik, Berikut Susunan Pengurus

Ribuan Warga di Banda Aceh Ubah Data Pekerjaan dari Wiraswasta ke Buruh Harian Lepas, Ada Apa?

Bupati Abdya Dr. Safaruddin Tunjuk Mulya Arfan Jadi Plt Kepala Disdukcapil

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com