Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Sejarah

Manusia Purba Berumur 3,6 Juta Tahun Ternyata Vegetarian

Admin1 by Admin1
24/03/2020
in Sejarah
0

Manusia purba ternyata memiliki otak berukuran kecil, berayun di antara pohon-pohon seperti monyet dan vegetarian jutaan tahun yang lalu. Para ilmuwan di Afrika Selatan membuat penemuan, setelah melakukan CT Scan pada fosil kuno yang dikenal sebagai ‘Little Foot’.

Koleksi tulang leluhur itu, seperti dikutip dari The Sun, Senin, 23 Maret 2020, adalah Australopithecus yang berasal dari 3,6 juta tahun silam dan paling lengkap dari jenisnya di dunia. Para ahli membandingkan fosil terkenal itu dengan fosil-fosil lain dari Afrika, serta manusia dan simpanse yang masih hidup.

Mereka menunjukkan bahwa nenek moyang kita menggerakkan kepala mereka secara berbeda daripada manusia modern. Bentuk kepala menentukan kisaran gerak, sementara arteri yang melewati vetebrata ke tengkorak berguna untuk memperkirakan aliran darah yang memasok ke otak.

Menurut para peneliti, keseluruhan dimensi dan bentuk atlas Little Foot mirip dengan simpanse hidup. Dari fosil juga, tim mengidentifikasi bahwa ligamen dan sendi yang menghubungkan kepala dan leher menunjukkan manusia purba berayun secara teratur dari pohon ke pohon.

Mereka mengatakan karena Little Foot sangat terpelihara, pasokan aliran darah ke otak juga dapat diperkirakan untuk pertama kalinya. Para ilmuwan meyakini aliran darah Little Foot tiga kali lebih rendah, daripada manusia yang hidup, dan lebih dekat dengan simpanse.

Hal ini juga berarti Australopithecus memiliki otak yang relatif kecil dan makan makanan berkualitas rendah dengan sedikit daging.

“Morfologi vertebra serviks pertama mencerminkan berbagai aspek kehidupan organisme. Secara khusus, Little Foot hampir lengkap memiliki potensi untuk memberikan wawasan baru tentang evolusi mobilitas kepala dan pasokan arteri ke otak dalam garis keturunan manusia,” kata Dr Amelie Beaudet, dari Witwatersrand University di Johannesburg.

Sumber: Viva

Tags: manusia purba
Previous Post

Wasiet (58)

Next Post

Disperindag Aceh Sidak Pasar untuk Pastikan Stok Sembako

Next Post

Disperindag Aceh Sidak Pasar untuk Pastikan Stok Sembako

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Lagi, Staf Ahli dan Pejabat Lainnya di Abdya Ikuti Program “Satu Pejabat Satu Anak Yatim”

Lagi, Staf Ahli dan Pejabat Lainnya di Abdya Ikuti Program “Satu Pejabat Satu Anak Yatim”

06/09/2026
IKAT Gelar Mubes V, Usung Agenda Penguatan Syiar Dakwah dan Kemandirian Kelembagaan

IKAT Gelar Mubes V, Usung Agenda Penguatan Syiar Dakwah dan Kemandirian Kelembagaan

06/09/2026
Jelang Kedatangan Utusan AS, Putin Perintahkan Setop Serang Kyiv

Jelang Kedatangan Utusan AS, Putin Perintahkan Setop Serang Kyiv

06/09/2026
Jepang-Rusia Makin Panas Gara-gara Patung Perang Kontroversial

Jepang-Rusia Makin Panas Gara-gara Patung Perang Kontroversial

06/09/2026
Membongkar 70 Paket Benih DKP Pidie Jaya: Rp10 Miliar, Pokir, dan Jejak Vendor, Mengapa Tak Dilelang?

Membongkar 70 Paket Benih DKP Pidie Jaya: Rp10 Miliar, Pokir, dan Jejak Vendor, Mengapa Tak Dilelang?

05/09/2026

Terpopuler

Manusia Purba Berumur 3,6 Juta Tahun Ternyata Vegetarian

24/03/2020

Senat UIN Ar-Raniry Minta Pemerintahan Aceh Transparan Terkait Anggaran Tanggap Darurat, Masa Transisi, dan Rehab-Rekon PascaBencana Hidrometorologi

Pelatihan Kader Penggerak Nanggroe Japakeh 2026 Dibuka

Sekda, Para Kadis hingga Camat mulai Ramai jadi Orang Tua Asuh Anak Yatim di Abdya

3.069 Huntap Pidie Jaya, Baru 110 Ditender: Korban Bencana Kembali Menunggu

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com