Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Waltz Mundur, Trump Tunjuk Rubio Jadi Penasihat Keamanan Sementara

redaksi by redaksi
02/05/2025
in Internasional
0
Waltz Mundur, Trump Tunjuk Rubio Jadi Penasihat Keamanan Sementara

Donald Trump menunjuk Menteri Luar Negeri Marco Rubio untuk sementara mengisi posisi penasihat keamanan nasional. (Foto: AFP/ALLISON ROBBERT)

Jakarta – Penasihat keamanan nasional Presiden Donald Trump, Mike Waltz, mengundurkan diri dari jabatannya, Kamis (1/5). Trump langsung menunjuk Menteri Luar Negeri Marco Rubio sebagai pengganti sementara.

Trump, dalam sebuah unggahan di media sosial, mengatakan ia akan mencalonkan Waltz untuk menjadi duta besar AS berikutnya untuk PBB. Trump menambahkan bahwa Waltz telah bekerja keras untuk mengedepankan kepentingan bangsa.

Sebelumnya, beberapa sumber mengatakan bahwa Trump telah memutuskan untuk memaksa Waltz keluar dari posisinya di Gedung Putih.

“Ketika saya memiliki masalah, saya memanggil Marco. Dia menyelesaikannya,” kata Trump pada sebuah acara di Gedung Putih pada hari Kamis, melansir Reuters.

Penasihat keamanan nasional adalah peran penting yang tidak memerlukan konfirmasi Senat. Trump memiliki empat penasihat keamanan nasional pada masa jabatan pertamanya, yakni Michael Flynn, H.R. McMaster, John Bolton, dan Robert O’Brien.

Sebelumnya, pada Maret lalu, sebuah skandal keamanan mengguncang pemerintahan AS setelah terungkap bahwa data dari grup obrolan Signal yang berisi pejabat tinggi pemerintahan Trump telah bocor.

Kebocoran ini memicu kekhawatiran serius mengenai keamanan komunikasi dalam lingkup intelijen dan pemerintahan.

Menurut laporan yang beredar, informasi dari grup Signal yang digunakan oleh pejabat keamanan nasional AS untuk membahas operasi militer, termasuk serangan ke Yaman, telah diakses oleh pihak yang tidak berwenang.

Majalah The Atlantic pertama kali mengungkap bahwa editor mereka secara tidak sengaja dimasukkan dalam grup Signal tersebut, memungkinkan mereka untuk melihat diskusi rahasia mengenai serangan terhadap pemberontak Houthi di Yaman yang didukung Iran.

Waltz diduga menjadi pihak yang tidak sengaja memasukkan editor The Atlantic itu ke dalam grup.

Dalam sidang dengar pendapat di Kongres, Direktur Intelijen Nasional Tulsi Gabbard dan pejabat intelijen lainnya membela penggunaan aplikasi pihak ketiga tersebut.

Sementara, Menteri Pertahanan Amerika Serikat Pete Hegseth menegaskan bahwa tidak ada informasi rahasia yang dibagikan.

“Tidak ada unit, lokasi, rute, jalur penerbangan, sumber, metode, atau informasi rahasia,” kata Hegseth dikutip CNN, Rabu (26/3).

Ia menyebut pesan-pesan tersebut sebagai pembaruan tim yang bertujuan untuk memberikan informasi umum secara real-time.

“Itulah yang saya lakukan,” tambahnya. “Itulah tugas saya.”

Namun, dua sumber membantah klaim Hegseth. Seorang pejabat pertahanan AS yang mengetahui operasi tersebut, serta sumber lain yang mendapat pengarahan setelahnya, mengonfirmasi bahwa informasi yang dibagikan Hegseth sangatlah rahasia pada saat itu, terutama karena operasi tersebut bahkan belum dimulai.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio, menyebut insiden masuknya seorang jurnalis ke dalam grup chat yang membahas rencana serangan militer sebagai kesalahan besar. Ia memperkirakan akan ada reformasi untuk mencegah kejadian serupa.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Damkar Israel Bantah Netanyahu soal Warga Palestina Picu Kebakaran

Next Post

Ini Lokasi Pemondokan Jemaah Haji Aceh Selama di Makkah

Next Post
Ini Lokasi Pemondokan Jemaah Haji Aceh Selama di Makkah

Ini Lokasi Pemondokan Jemaah Haji Aceh Selama di Makkah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

PDRI Aceh Sukseskan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Tegaskan Komitmen Peduli Lingkungan dan Sosial

PDRI Aceh Sukseskan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Tegaskan Komitmen Peduli Lingkungan dan Sosial

01/08/2026
Dari SBY untuk Aceh, Puisi Din Saja Menghidupkan Harapan di Bawah Langit Biru

Dari SBY untuk Aceh, Puisi Din Saja Menghidupkan Harapan di Bawah Langit Biru

01/08/2026
Buka LCC MPR RI Tingkat Provinsi, H.T. Ibrahim: Semoga Aceh Rebut Gelar Juara Nasional Tahun Ini

Buka LCC MPR RI Tingkat Provinsi, H.T. Ibrahim: Semoga Aceh Rebut Gelar Juara Nasional Tahun Ini

01/08/2026
Al-Farlaky Lantik 21 Kepsek dan 8 Kapus

Al-Farlaky Lantik 21 Kepsek dan 8 Kapus

01/08/2026
Pemerintah Aceh Telusuri Penyebab Kelangkaan Semen dan BBM

Pemerintah Aceh Telusuri Penyebab Kelangkaan Semen dan BBM

01/08/2026

Terpopuler

Wabup Pijay Didesak Mundur di Tengah Sorotan Proses Hukum

Wabup Pijay Didesak Mundur di Tengah Sorotan Proses Hukum

30/07/2026

Jaksa Aktif Duduki Irban Khusus Pidie Jaya, Publik Menanti Ketegasan Pengawasan dan Akuntabilitas Kelola Daerah

Kendaraan Pelangsir BBM Kabur saat Tim Gabungan Sidak SPBU di Banda Aceh

Jaksa Masuk Inspektorat Pidie Jaya, Advokat: Legalitas Bukan Jaminan Pengawasan Bebas Intervensi

Dari Mimbar Aksi ke Kursi Terdakwa: Dua Mahasiswa Unigha Dituntut 2 Bulan Penjara

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com