SIGLI – Dalam rangka memperkuat ketahanan pangan nasional, dan mendorong swasembada pangan Partai Aceh (PA) Kabupaten Pidie, luncurkan program demplot pertanian dengan penanaman padi unggul Trisakti yang dipadukan dengan teknologi pupuk mikroba “Google P2000Z.”
Kegiatan tersebut dilaksanakan di lahan pertanian Gampong Blang Pandak, Kecamatan Tangse, sebagai bagian dari program strategis nasional, Minggu 18 Mei 2025
Dalam kegiatan tersebut, Partai Aceh secara simbolis membagikan benih unggul Padi Trisakti kepada masyarakat petani sebagai titik awal penerapan pertanian berbasis teknologi tinggi. Benih tersebut akan digunakan dalam proyek percontohan (demplot) yang bertujuan meningkatkan hasil panen dan menurunkan siklus masa tanam.
Teknologi pupuk mikroba Google P2000Z yang diperkenalkan merupakan produk dari Prof. Ali Zum Masdar. Teknologi ini diyakini mampu memangkas siklus tanam menjadi hanya 75 hari dengan potensi hasil panen antara 8 hingga 10 ton per hektare, jauh di atas rata-rata hasil panen konvensional.
Muhammad Ibrahim menegaskan bahwa langkah ini bukan hanya simbolis, tetapi juga bentuk nyata komitmen Partai Aceh dalam membawa teknologi pertanian langsung ke sawah rakyat.
“Ini bukan sekadar simbol. Ini adalah komitmen bahwa teknologi akan kami bawa langsung ke jantung sawah-sawah rakyat Pidie,” katanya.
Penasehat Petani Tangse, Tgk Dahlan Amiruddin, menyoroti pentingnya keterlibatan generasi muda dalam mendukung revolusi pertanian. “Kami percaya bahwa masa depan pangan Pidie ada di tangan anak muda, dan kami siap mengambil tanggung jawab itu,” ujarnya penuh semangat.
Kabupaten Pidie sendiri dikenal sebagai lumbung pangan di Aceh. Dengan program ini, Pidie menjadi salah satu dari 250 kabupaten/kota yang didukung dalam demplot nasional dengan target 25.000 hektare lahan produktif. Program ini diyakini akan menjadi langkah besar menuju kedaulatan pangan di daerah.
Partai Aceh juga menyatakan akan meluncurkan secara resmi benih unggul Padi Trisakti ke seluruh masyarakat Pidie dan Aceh setelah panen hasil demplot dalam 75 hari ke depan.
“Insya Allah, ini bukan hanya inovasi, tapi lompatan strategis menuju kedaulatan pangan,” ujar Said Saifullah.
Dengan sinergi antara partai politik, tokoh masyarakat, pemerintah daerah seperti Abu H. Sarjani Abdullah, SH, MH dan Al Zaizi Umar, serta dukungan dari stakeholder nasional, program ini diharapkan menjadi model kolaborasi strategis dalam mewujudkan mimpi besar swasembada pangan, tidak hanya di Pidie tetapi juga seluruh Aceh.
Pantauan atjehwatch.com, kegiatan itu turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Muhammad Ibrahim (Anggota DPRK Fraksi Partai Aceh), Tgk Dahlan Amiruddin (Penasehat Petani Tangse dan Petinggi KPA-PA Tangse), Ketua KPA Tangse Junaidi, Kepala Desa Blang Pandak Yanis, dan Ketua Tim Pemenangan Bupati-Wakil Bupati Pidie, Said Saifullah, SH.[ML]










