Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Alasan Presiden Filipina ‘Bongbong’ Minta 30 Menteri Mundur Sukarela

redaksi by redaksi
23/05/2025
in Internasional
0
Alasan Presiden Filipina ‘Bongbong’ Minta 30 Menteri Mundur Sukarela

Presiden Filipina Ferdinand "Bongbong" Marcos Jr. merombak gila-gilaan susunan kabinetnya dengan meminta 30 menteri mundur secara sukarela pada Kamis (22/5). (Foto: Getty Images/Ezra Acayan)

Jakarta – Presiden Filipina Ferdinand “Bongbong” Marcos Jr. merombak gila-gilaan susunan kabinetnya dengan memecat 30 menteri pada Kamis (22/5).

Dalam siaran pers yang dikeluarkan istana kepresidenan, Bongbong menyatakan saat ini adalah waktu yang tepat untuk menyelaraskan kembali pemerintah dengan harapan rakyat. Bongbong pun meminta puluhan menteri itu untuk mundur secara sukarela.

“Sudah saatnya menyelaraskan kembali pemerintah dengan harapan rakyat,” kata Bongbong, seperti dikutip GMA News.

“Ini bukan urusan seperti biasa. Masyarakat telah bersuara, dan mereka mengharapkan hasil, bukan politik, bukan alasan. Kami mendengarnya dan kami akan bertindak,” tambahnya.

Menurut Kantor Komunikasi Presiden (PCO), langkah ini menandai “transisi yang jelas” dari fase awal pemerintahan ke pendekatan yang lebih terfokus dan berorientasi pada kinerja.

Bongbong telah menyampaikan bahwa meskipun banyak yang sudah melayani negara dengan dedikasi dan profesionalisme, Filipina saat ini butuh penyelarasan baru, eksekusi yang lebih cepat, serta pola pikir yang mengutamakan hasil.

Pengunduran diri ini, kata Bongbong, akan memberikan ruang baginya untuk mengevaluasi kinerja masing-masing kementerian dan menentukan siapa yang akan terus bertugas sesuai prioritas yang baru.

“Ini bukan tentang kepribadian. Ini tentang kinerja, keselarasan, dan urgensi. Mereka yang telah memberikan kinerja dan terus memberikan kinerja akan diakui. Namun, kita tidak boleh berpuas diri. Waktu untuk zona nyaman sudah berakhir,” ucap Bongbong.

Pernyataan Bongbong ini muncul beberapa hari setelah ia mengatakan bahwa hasil pemilihan umum (pemilu) 2025 menunjukkan bahwa masyarakat lelah dengan politik dan kecewa terhadap pemerintah.

“Mereka kecewa dengan pelayanan pemerintah. Mereka tidak merasakannya, dan laju pembangunan proyek yang belum mereka rasakan terlalu lambat,” kata Bongbong pada Senin (19/5).

Sejauh ini, Menteri Perhubungan Vince Dizon, Menteri Pertanian Francisco Tiu Laurel Jr., dan Menteri Keuangan Ralph Recto telah mengumumkan bahwa mereka mengundurkan diri.

Sekretaris Departemen Anggaran dan Manajemen Amenah Pangandaman juga mengatakan akan mengajukan surat pengunduran dirinya.

PCO memastikan bahwa layanan pemerintah tak akan tergantung selama proses transisi ini.

PCO juga menyatakan Bongbong akan memilih menteri-menteri baru atas dasar meritokrasi, demikian dikutip AFP.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Wabub Zaman Akli Membuka MTQ HUT ke-23 Kabupaten Aceh Barat Daya

Next Post

Meksiko Dilanda Wabah Campak, Empat Tewas Termasuk Anak-anak

Next Post
Meksiko Dilanda Wabah Campak, Empat Tewas Termasuk Anak-anak

Meksiko Dilanda Wabah Campak, Empat Tewas Termasuk Anak-anak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Teuku Riefky Harsya Bantu Beasiswa PIP Bagi 2300 Penerima di Pidie Jaya

Teuku Riefky Harsya Bantu Beasiswa PIP Bagi 2300 Penerima di Pidie Jaya

12/06/2026
‎YARA Bekali Aparatur Gampong Julok dengan Pemahaman Hukum dan Peradilan Adat ‎ ‎

‎YARA Bekali Aparatur Gampong Julok dengan Pemahaman Hukum dan Peradilan Adat ‎ ‎

12/06/2026
Soal Izin Tambang di Beutong Ateuh,  T. Sultan Iskandar Muda: Jangan Khianati Suara Masyarakat

Soal Izin Tambang di Beutong Ateuh, T. Sultan Iskandar Muda: Jangan Khianati Suara Masyarakat

12/06/2026
Ohku, Wabup Pidie Jaya Absen di Paripurna HUT ke-19, Ada Apa Dibalik Ketidakhadirannya?

Ohku, Wabup Pidie Jaya Absen di Paripurna HUT ke-19, Ada Apa Dibalik Ketidakhadirannya?

12/06/2026
Kapal Aceh Hebat Meledak, 14 Orang Alami Luka Bakar

Kapal Aceh Hebat Meledak, 14 Orang Alami Luka Bakar

12/06/2026

Terpopuler

Sambut HUT ke-19 Pidie Jaya, Pemkab Luncurkan Twibbon Resmi untuk Masyarakat

Sambut HUT ke-19 Pidie Jaya, Pemkab Luncurkan Twibbon Resmi untuk Masyarakat

12/06/2026

‎Masyarakat Gayo Patungan Perbaiki Jalan Nasional, YARA: Pengakuan Tito Karnavian Soal Infrastruktur Rusak Harus Dibuktikan dengan Aksi Nyata

Alasan Presiden Filipina ‘Bongbong’ Minta 30 Menteri Mundur Sukarela

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

Ohku, 56 Izin Tambang Terbit dalam 5 Tahun, Aceh Menuju Darurat Ekologis?

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com