Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kampus

Dirjen Dikti Kemendiktisaintek Berikan Seminar di Universitas Almuslim

redaksi by redaksi
05/06/2025
in Kampus
0
Rektor Almuslim Resmi Pimpin ISMaPI Aceh

Bireuen – Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Dirjen Dikti Kemendiktisaintek RI), Prof. Dr. Khairul Munadi, ST, M.Eng, menjadi narasumber utama dalam Seminar Pendidikan Nasional bertema “Inovasi Manajemen Sekolah dalam Menyiapkan Generasi Emas 2045”. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu Malam (4/5) di Aula Creative Centre MA Jangka, Universitas Almuslim, dan dimoderatori langsung oleh Rektor Universitas Almuslim, Dr. Marwan.

Dalam paparannya, Prof. Khairul Munadi menegaskan pentingnya inovasi dan relevansi dalam dunia pendidikan agar mampu menjawab tantangan zaman serta kebutuhan bangsa.

“Pendidikan harus selalu berinovasi dan memiliki relevansi dengan kebutuhan bangsa. Pendidikan merupakan pilar penting bagi kemajuan daerah dan nasional. Sulit membayangkan kemajuan suatu daerah tanpa sumber daya manusia yang unggul,” ujar Prof. Khairul.

Ia menekankan bahwa sektor pendidikan harus menjadi prioritas dalam upaya memajukan daerah. Pendidikan, menurutnya, harus dinamis dan memerlukan dukungan kolaboratif dari semua unsur, termasuk sivitas akademika, para pengajar, pemerintah daerah, dan masyarakat luas.

“Pendidikan harus dijadikan sebagai motor pembangunan. Membangun pendidikan harus dilakukan dengan kolaborasi berbagai elemen profesi anak bangsa, termasuk dengan ISMaPI,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menggarisbawahi peran penting ISMaPI (Ikatan Sarjana Manajemen Pendidikan Indonesia). Menurutnya, ISMaPI tidak hanya sekadar organisasi profesi, melainkan juga harus menjadi penggerak dalam membangun ekosistem pendidikan yang kolaboratif serta berperan sebagai transformator dalam manajemen dan administrasi pendidikan nasional.

Di hadapan ratusan peserta yang terdiri dari kalangan akademisi, mahasiswa program magister administrasi manajemen pendidikan, serta undangan lainnya, Prof. Khairul menyampaikan pentingnya konsep kampus berdampak. Menurutnya, perguruan tinggi tidak boleh hanya menjadi menara gading yang memproduksi ilmu, tetapi harus hadir sebagai solusi nyata atas berbagai permasalahan masyarakat.

“Kampus berdampak adalah upaya untuk memastikan perguruan tinggi dekat dengan rakyat dan turut serta dalam memajukan kehidupan masyarakat. Kampus harus mampu dan berani menawarkan solusi berbasis riset atas permasalahan yang timbul dari masyarakat,” ujarnya penuh semangat.

Ia menegaskan bahwa kampus harus menjadi mitra strategis masyarakat dalam menyelesaikan masalah lokal maupun nasional. Kampus yang baik, menurutnya, bukanlah kampus yang berjarak dengan masyarakat, tetapi justru yang hadir dan memberi dampak langsung.

“PTN dan PTS di Aceh terutama, harus aktif belanja masalah, mengidentifikasi persoalan di tengah masyarakat, dan menawarkan solusi demi kemaslahatan bangsa. Kampus harus menjadi gudang solusi untuk kebaikan masyarakat,” lanjut Prof. Khairul.

Sebagai Dirjen Dikti, ia terus mendorong kampus-kampus di seluruh Indonesia untuk membangun kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan. Kolaborasi dan sinergi, menurutnya, adalah kunci membangun inovasi manajemen pendidikan yang efektif dalam menyiapkan generasi emas 2045.

Menutup paparannya, Prof. Khairul mengutip filosofi luhur dari Bapak Pendidikan Nasional, Ki Hajar Dewantara Pendidikan harus memerdekakan, dan ilmu harus membawa keberkahan.

Sebagaimana diketahui, Prof. Dr. Khairul Munadi, ST, M.Eng lahir di Seulimum, Aceh Besar, pada 27 Agustus 1971. Ia merupakan dosen Universitas Syiah Kuala Banda Aceh dan saat ini menjabat sebagai Dirjen Dikti Kemendiktisaintek RI. Alumnus SMA Negeri 3 Banda Aceh ini melanjutkan studi sarjananya di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), kemudian meraih gelar magister dan doktor dari Tokyo Metropolitan University, Jepang. Kehadirannya di Kampus Almuslim bagian dari dukungnnya kepada Fakultas Kedokteran atas terbit izin pembukaan program Pendidikan dokter di kampus wakaf tersebut. []

Previous Post

Rektor Almuslim Resmi Pimpin ISMaPI Aceh

Next Post

Pemkab Pijay Panen Raya Jagung di Gampong Beurawang

Next Post
Pemkab Pijay Panen Raya Jagung di Gampong Beurawang

Pemkab Pijay Panen Raya Jagung di Gampong Beurawang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Bupati Muharram Idris Gandeng Kemenag Aceh Perkuat Program Beut Kitab Bak Sikula

Bupati Muharram Idris Gandeng Kemenag Aceh Perkuat Program Beut Kitab Bak Sikula

04/09/2026
Guru PAI Aceh Besar Dibekali Keterampilan AI sebagai Tools Pembelajaran

Guru PAI Aceh Besar Dibekali Keterampilan AI sebagai Tools Pembelajaran

04/09/2026
Pemko Banda Aceh Putuskan 5 Poin Deklarasi Penanggulangan HIV/AIDS dan Pencegahan LGBT

Pemko Banda Aceh Putuskan 5 Poin Deklarasi Penanggulangan HIV/AIDS dan Pencegahan LGBT

04/09/2026
Kemenag Salurkan Rp11,628 Miliar untuk Pemulihan 306 Masjid dan Musala Terdampak Bencana di Aceh

Kemenag Salurkan Rp11,628 Miliar untuk Pemulihan 306 Masjid dan Musala Terdampak Bencana di Aceh

04/09/2026
9 Mobil Operasional KDMP di Abdya Diserahterimakan, Dandim: Kelola Dengan Baik

9 Mobil Operasional KDMP di Abdya Diserahterimakan, Dandim: Kelola Dengan Baik

04/09/2026

Terpopuler

Di Abdya, Gerakan “Satu Pejabat Satu Anak Yatim” Mulai Berjalan

Di Abdya, Gerakan “Satu Pejabat Satu Anak Yatim” Mulai Berjalan

02/09/2026

Dirjen Dikti Kemendiktisaintek Berikan Seminar di Universitas Almuslim

3.069 Huntap Pidie Jaya, Baru 110 Ditender: Korban Bencana Kembali Menunggu

Data Google Trend: Blangpidie Catat Minat Pencarian “Slot” Tertinggi di Aceh

Ohku, Dana Bencana Rp37,9 Miliar Mengendap: 96% Belum Terserap, Bupati Pijay Ancam Sanksi OPD

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com