Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Trump Selidiki Konspirasi soal Kesehatan Biden saat Jadi Presiden

redaksi by redaksi
06/06/2025
in Internasional
0

Presiden AS Donald Trump selidiki teori konspirasi soal kesehatan Joe Biden (kanan). (via REUTERS/Saul Loeb)

Jakarta – Presiden Amerika Serikat Donald Trump meluncurkan penyelidikan terhadap konspirasi kesehatan mantan Presiden Joe Biden.

Dalam memorandum presiden yang dirilis Rabu (4/6), Trump mengatakan bahwa beberapa bulan terakhir, isu bahwa Biden telah menggunakan autopen untuk menutupi masalah kesehatannya semakin menguat.

“Dalam beberapa bulan terakhir, semakin jelas terlihat bahwa para ajudan mantan Presiden Biden telah menyalahgunakan tanda tangan presiden melalui penggunaan autopen untuk menyembunyikan penurunan kognitif Biden,” demikian isi memorandum presiden, seperti dikutip AFP.

“Konspirasi ini menandai salah satu skandal paling berbahaya dan mengkhawatirkan dalam sejarah Amerika,” lanjut memorandum tersebut.

Menjelang akhir masa jabatannya, Biden diisukan mengalami masalah kesehatan, termasuk penurunan kognitif. Rumor itu menyebar setelah Biden berulang kali kedapatan salah bicara saat berpidato di depan publik.

Isu itu pun makin menguat setelah Biden maju kembali sebagai calon presiden AS. Ketika melakukan debat bersama Trump, Biden beberapa kali selip lidah dan kehilangan fokus.

“Rakyat AS dihalangi untuk tahu siapa yang memegang kekuasaan eksekutif, sementara pada saat yang sama tanda tangan Biden dipakai untuk meneken ribuan dokumen untuk melakukan perubahan kebijakan yang radikal,” bunyi memorandum Trump.

Biden telah menanggapi peluncuran penyelidikan ini. Ia menegaskan bahwa selama menjadi presiden, dialah yang membuat segala keputusan, termasuk perintah eksekutif hingga undang-undang.

“Saya tegaskan: Saya membuat keputusan selama masa jabatan kepresidenan saya. Saya membuat keputusan tentang pengampunan, perintah eksekutif, undang-undang, dan proklamasi,” kata Biden dalam sebuah pernyataan yang dibagikan kepada AFP.

“Setiap pernyataan bahwa saya tidak melakukan hal-hal tersebut adalah konyol dan keliru,” tukas dia.

Biden kemudian menyatakan penyelidikan ini hanyalah upaya Trump dan anggota Kongres dari Partai Republik mengalihkan perhatian masyarakat terhadap “undang-undang yang membawa bencana.”

Partai Republik sejak lama menuduh Biden mengalami penurunan intelektual bahkan ketika AS sedang mendorong undang-undang besar.

Mereka menyebut eks presiden berusia 82 tahun itu telah dibantu oleh bawahan-bawahannya untuk menutupi masalah tersebut.

Salah satu bantuan yang dimaksud yakni menggunakan autopen untuk menandatangani dokumen-dokumen penting.

Isu kesehatan Biden terganggu pun semakin kencang pasca terbitnya buku karya jurnalis Jake Tapper dan Alex Thompson. Buku mereka mengeklaim bahwa orang-orang terdekat Biden telah bersekongkol untuk menutupi bahwa Biden memang mulai mengalami penurunan daya ingat, salah satunya lupa wajah bintang Hollywood sekaligus pendukung setia Partai Demokrat George Clooney.

Dugaan ini juga diperkuat oleh berita bahwa Biden menderita kanker prostat baru-baru ini. Beberapa pihak di kubu kanan bersikeras bahwa diagnosis ini pasti sudah diketahui sejak lama oleh orang-orang di lingkup internal Biden.

Sumber: CNNIndonesia

 

Previous Post

Jelang Idul Adha, Wali Nanggroe Serahkan Sapi Qurban

Next Post

Tim Hukum Hasto Bicara Negeri Antah Berantah dan Konoha di Sidang

Next Post

Tim Hukum Hasto Bicara Negeri Antah Berantah dan Konoha di Sidang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Hardiknas dan HUT ke-19 Pidie Jaya, 600 Pelajar dari Wilayah Terdampak Bencana Ikuti Dialog Interaktif

Hardiknas dan HUT ke-19 Pidie Jaya, 600 Pelajar dari Wilayah Terdampak Bencana Ikuti Dialog Interaktif

11/06/2026
Pijay dari Masa ke Masa: Antara Harapan dan Kenyataan

Pijay dari Masa ke Masa: Antara Harapan dan Kenyataan

11/06/2026
Buku Muhammadiyah Abdya Diterbitkan, Dr. Safaruddin: Jadi Referensi Generasi Penerus

Buku Muhammadiyah Abdya Diterbitkan, Dr. Safaruddin: Jadi Referensi Generasi Penerus

11/06/2026
Pemkab Abdya Percantik Wajah Kota dan Dongkrak PAD Lewat Videotron

Pemkab Abdya Percantik Wajah Kota dan Dongkrak PAD Lewat Videotron

11/06/2026
Lepas Kontingen Seleksi Pra-POPNAS Ke Aceh Barat, Jhon Rolexs: Jadilah Kebanggaan Daerah

Lepas Kontingen Seleksi Pra-POPNAS Ke Aceh Barat, Jhon Rolexs: Jadilah Kebanggaan Daerah

11/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Ohku, 56 Izin Tambang Terbit dalam 5 Tahun, Aceh Menuju Darurat Ekologis?

Plt Sekda Lantik 50 Pejabat Fungsional Tenaga Kesehatan dan Guru

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

HUT ke-19 Pidie Jaya: Momentum Kebangkitan Ekonomi dan Pengelolaan SDA Berkelanjutan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com