Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Dayah

Menekraf Bidik Potensi Santri Aceh Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif

redaksi by redaksi
14/06/2025
in Dayah, Ekonomi
0
Menekraf Bidik Potensi Santri Aceh Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menerima kunjungan pimpinan Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Aceh di gedung perkantoran kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (13/6/2025). ANTARA/HO-Kementerian Ekonomi Kreatif.

Jakarta – Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky Harsya membidik potensi santri dayah (pesantren) menjadi motor penggerak ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal daerah di Provinsi Aceh.

Santri dayah di Aceh dinilai unik, mereka tidak hanya menjalankan fungsi pendidikan agama, tetapi juga mengembangkan keterampilan kreatif seperti menjahit, teknologi digital, dan berbagai usaha.

“Santri tidak semuanya mengajar di pesantren, mereka akan terjun ke masyarakat. Jadi, dengan modal agama yang kuat, mereka juga bisa hadir di masyarakat dengan penguasaan teknologi dan mencari nafkah di industri kreatif,” ujar Riefky dalam siaran pers Kementerian Kreatif, Sabtu.

Saat menerima kunjungan Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) di Jakarta, Jumat (13/6), Riefky membeberkan langkah strategis kementerian dengan peluncuran program andalan “Santri Kreatif” di Pesantren MUDI, Bireuen.

Melalui program “Santri Kreatif”, Kementerian Ekonomi Kreatif merancang pemberdayaan santri lewat berbagai pendekatan inovatif.

Riefky menyatakan Kementerian Ekonomi Kreatif siap menggandeng pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan pesantren untuk program-program berdampak langsung.

“Kami percaya bahwa ekonomi kreatif adalah jalan baru bagi pertumbuhan ekonomi nasional, dan itu dimulai dari daerah. Aceh punya potensi luar biasa dari santri, mereka bisa jadi aktor penting ekosistem kreatif nasional,” kata Riefky menegaskan.

Pada kesempatan itu, Komisi VII DPRA yang membidangi pendidikan dan ekonomi kreatif, menjelaskan peran mereka sebagai mitra Pemerintah Provinsi Aceh, termasuk dengan Dinas Pendidikan Dayah.

“Kami datang membuka ruang kerja sama lebih luas dengan Kementerian Ekonomi Kreatif. Ini bukti keseriusan kami membangun potensi ekonomi santri,” kata Sekretaris Komisi VII DPRA Yahdi Hasan.

Wakil Ketua Komisi VII DPRA, Romi Syah Putra, berharap ada dukungan anggaran spesifik dari APBN untuk ekonomi santri.

Ia menekankan perlunya kolaborasi langsung antara Dayah dan Kementerian Ekonomi Kreatif agar program lebih terarah.

“Kami sangat berharap dukungan konkret dari Kementerian Ekonomi Kreatif untuk mempercepat perkembangan sektor ekonomi kreatif di Aceh. Kami ingin menghidupkan industri kreatif teman-teman santri,” kata Romi pula.

Sumber: antara

Previous Post

Kakanwil Kemenag Aceh Kunjungi Pesantren Sulaimaniyah Neuheun Aceh Besar

Next Post

Forbes DPR dan DPD RI Desak Mendagri Kembalikan Empat Pulau ke Aceh

Next Post
Forbes DPR dan DPD RI Desak Mendagri Kembalikan Empat Pulau ke Aceh

Forbes DPR dan DPD RI Desak Mendagri Kembalikan Empat Pulau ke Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Polda Aceh Terbitkan DPO Tersangka Pelecehan Seksual

Polda Aceh Terbitkan DPO Tersangka Pelecehan Seksual

12/06/2026
Salurkan Jaminan Kematian BPJS Ketenagakerjaan Senilai Rp1 Miliar Lebih, Dr. Safaruddin Minta Ahli Waris Untuk Pendidikan Anak

Salurkan Jaminan Kematian BPJS Ketenagakerjaan Senilai Rp1 Miliar Lebih, Dr. Safaruddin Minta Ahli Waris Untuk Pendidikan Anak

12/06/2026
Mualem dan SKK Migas Sepakati Revisi PoD Blok Andaman

Mualem dan SKK Migas Sepakati Revisi PoD Blok Andaman

12/06/2026
Bupati Al-Farlaky Tinjau Jaringan Irigasi Rusak Pascabanjir

Bupati Al-Farlaky Tinjau Jaringan Irigasi Rusak Pascabanjir

12/06/2026
Parlemen Iran: Trump Punya 2 Pilihan, Harus Menyerah atau Menyerah

Parlemen Iran: Trump Punya 2 Pilihan, Harus Menyerah atau Menyerah

12/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

‎Masyarakat Gayo Patungan Perbaiki Jalan Nasional, YARA: Pengakuan Tito Karnavian Soal Infrastruktur Rusak Harus Dibuktikan dengan Aksi Nyata

Ohku, 56 Izin Tambang Terbit dalam 5 Tahun, Aceh Menuju Darurat Ekologis?

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

Plt Sekda Lantik 50 Pejabat Fungsional Tenaga Kesehatan dan Guru

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com