Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Dewan Sorot Sejumlah Persoalan Krusial di Aceh Selatan

redaksi by redaksi
09/09/2019
in Lintas Barat Selatan, Nanggroe
0

TAPAKTUAN – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Selatan menyorot sejumlah persoalan krusial.

Salah satunya adalah konflik lahan antara PT Asdal Prima Lestari dengan warga di kawasan Trumon Raya Aceh Selatan yang hingga kini belum tuntas.

Hal ini disampaikan Adi Samridha, anggota DPRK Aceh Selatan, kepada atjehwatch.com, saat ngopi bersama di Banda Aceh, Senin siang 9 September 2019.

“Penyelesaian konflik lahan antara warga dengan PT Asdal juga itu termasuk janji kampanye AZAM di Pilkada 2017 lalu. Kita berharap ini segera diwujudkan,” kata Adi.

Menurut Adi, sengketa lahan milik warga yang diklaim masuk HGU PT Asdal Prima Lestari adalah persoalan serius yang hingga kini belum terselesaikan.

Sebelum jadi dewan, kata Adi, dirinya aktif mengadvokasi hal ini bersama masyarakat.

“Ini jadi bara atau api dalam sekam. DPRK dan eksekutif di Aceh Selatan harus bergerak sama-sama untuk menyelesaikan kasus ini. Saya yakin Pemkab Aceh Selatan sendiri memiliki komitmen tinggi untuk kasus ini,” ujar politisi muda PA ini.

Tidak hanya itu, kata dia, persoalan lainnya seperti kuncuran dana CSR dari PT Asdal Prima Lestari serta PTPN 1 Kebun Luas atau PT Agro Sinergi Nusantara yang selama ini dinilai tak ada kejelasan.

“Seharusnya, masyarakat di sekitar lokasi milik dua perusahaan tadi menerima dana CSR sebagai bentuk kompensasi dan diatur oleh undang-undang. Nyatanya, ini juga tak ada kejelasan. Ini pengakuan dari warga di sana,” kata mantan aktivis ini lagi.

Sementara persoalan krusial lainnya, kata Adi, adalah soal keberadaan pabrik sawit milik BUMD Pemkab Aceh Selatan di Trumon Timur.

“BUMD ini didirikan sekitar tahun 1994. Menggunakan APBK. Tahun 2013 lalu, sempat berdenyut dan kemudian kembali vakum. Kabarnya telah dialihkan ke swasta, tapi denyutnya hingga kini tak terlihat. Di lokasi, aktivitasnya nyaris tidak ada,” ujar Adi.

“Kalau BUMD ini disupport untuk aktif, maka sawit dari Aceh Selatan bisa ditampung di sana. Petani sawit bisa diuntungkan. Minimal ongkos transfortasi lebih hemat. Selama ini, sawit di Aceh Selatan di bawa ke Subulussalam. Saya akan terus memperjuangkan aspirasi masyarakat ini,” katanya lagi. []

Tags: aceh selatanadi samridhapt asdal prima lestari
Previous Post

Wali Nanggroe – Konsul AS Bahas Kerjasama Ekonomi

Next Post

Mengusir Nelayan di Lhok Krueng Raya

Next Post
Mengusir Nelayan di Lhok Krueng Raya

Mengusir Nelayan di Lhok Krueng Raya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Istri Bupati Al-Farlaky Raih Gelar Doktor di UIN Ar Raniry

Istri Bupati Al-Farlaky Raih Gelar Doktor di UIN Ar Raniry

22/06/2026
USK Kembali Dipercaya Pimpin Pembinaan Olahraga dan Seni Mahasiswa di Aceh

USK Kembali Dipercaya Pimpin Pembinaan Olahraga dan Seni Mahasiswa di Aceh

22/06/2026
Kakanwil Kemenag Aceh Lepas Tim Robotik ke Malaysia

Kakanwil Kemenag Aceh Lepas Tim Robotik ke Malaysia

22/06/2026
Tuntas di Rehabilitasi, Bendung Krueng Pase Siap Dukung Pertanian di Aceh Utara

Tuntas di Rehabilitasi, Bendung Krueng Pase Siap Dukung Pertanian di Aceh Utara

22/06/2026
Korban Bencana di Pidie Jaya Aceh Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha

Korban Bencana di Pidie Jaya Aceh Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha

22/06/2026

Terpopuler

Rp1,4 Triliun Modal Daerah Dipertanyakan, IDeAS Desak Audit Total Tiga BUMA Aceh

Rp1,4 Triliun Modal Daerah Dipertanyakan, IDeAS Desak Audit Total Tiga BUMA Aceh

19/06/2026

Konspirasi Jahat Pelaku Penambangan, Rakyat Aceh Diajak Boikot Izin Aktivitas Tambang Ilegal Beutong Ateuh Dan Pidie

5.535 KK Terdampak Bencana di Pidie Jaya Mulai Terima Bantuan Jadup dan Stimulan Ekonomi

Rafly: Rakyat Memilih Mualem, Bukan Lingkaran Kekuasaan

Penuhi Undangan Kemendagri, Pemerintah Aceh Bahas Tujuh Poin Inti Revisi UUPA

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com