Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Krak, Dua Mantan Pejabat di Aceh Wakafkan Tanah untuk Pendidikan Keagamaan

redaksi by redaksi
05/07/2025
in Nanggroe
0
Krak, Dua Mantan Pejabat di Aceh Wakafkan Tanah untuk Pendidikan Keagamaan

Jantho – Di tengah sorotan terhadap polemik pemanfaatan tanah wakaf Blang Padang—aset warisan Kesultanan Aceh untuk Masjid Raya Baiturrahman—muncul angin segar dari dua tokoh masyarakat yang memberikan keteladanan nyata. Dua mantan pejabat Aceh mewakafkan tanah pribadi mereka untuk pengembangan pendidikan keagamaan di Aceh Besar, sebuah langkah mulia yang patut dicontoh.

Drs Mahdi Hasballah, mantan pejabat Pemkab Aceh Besar, yang terlebih dahulu mewakafkan lahan seluas 2.250 meter persegi tepatnya di Gampong Lampeuneurut Gampong, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, lahan strategis tersebut akan digunakan untuk pembangunan SMK Unggul sebagai upaya peningkatan mutu pendidikan berbasis keislaman dan keterampilan di wilayah itu.

Langkah ini disusul oleh Drs. Tgk. H. Bukhari MA, mantan pejabat Kanwil Kemenag Aceh, yang pada Kamis, 3 Juli 2025, mewakafkan lahan seluas 2 hektare di Gampong Suka Mulya, Kecamatan Lembah Seulawah, Aceh Besar, Tanah tersebut diproyeksikan sebagai lokasi pembangunan Dayah, lembaga pendidikan Islam tradisional yang berperan penting dalam membentuk karakter generasi muda di Aceh.

Prosesi ikrar wakaf berlangsung di Lambaro, dipimpin Pejabat Pembuat Akta Ikrar Wakaf (PPAIW), Jamhur, S.H.I., M.A.. Akad dilaksanakan antara wakif Waled Bukhari—sapaan akrab Tgk H Bukhari—dan nazhir Tgk. H. Muhammad Lubok, Wakil Ketua MPU Aceh Besar sekaligus Pimpinan Dayah Darul Aman Lubok. Hadir pula Wakil Ketua BWI Aceh Besar, H Khalid Wardana, S.Ag., M.Si., serta tokoh masyarakat Muhammad Nur, S.H.,

Dalam keterangannya, Waled Bukhari menyampaikan bahwa niat wakaf tersebut telah lama terpatri dalam dirinya. “Saya ingin di sisa usia ini tetap memberi manfaat untuk umat. Semoga tanah ini menjadi amal jariyah dan mendorong tumbuhnya SDM Aceh yang berakhlak mulia dan berilmu,” ujarnya.

Sementara itu, Khalid Wardana menegaskan bahwa wakaf bukan hanya amal ibadah, tetapi juga instrumen strategis untuk pembangunan sosial dan pendidikan.

“Wakaf bisa menjadi penguat ekonomi umat, memperkecil kesenjangan, dan memperkuat kemandirian pesantren serta sekolah berbasis keagamaan,” ujarnya.

Khalid juga menyoroti pentingnya legalitas dalam pengelolaan tanah wakaf. Belajar dari pengalaman sengketa tanah wakaf seperti Blang Padang, ia mengimbau seluruh nazhir, tokoh agama, dan aparatur gampong untuk segera mengurus Akta Ikrar Wakaf (AIW) di Kantor Urusan Agama dan melakukan sertifikasi ke BPN.

“Sertifikat tanah wakaf sama pentingnya dengan sertifikat hak milik atau buku nikah. Ini bentuk perlindungan hukum dan cara menjaga keberlanjutan manfaat wakaf,” tegas Khalid yang dikenal sebagai mediator dalam berbagai persoalan sengketa wakaf di Aceh Besar.

Dua aksi wakaf ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian terhadap pendidikan dan umat masih tumbuh kuat di tengah masyarakat. Bukan hanya sekadar simbol, tetapi wujud nyata cinta pada ilmu agama, dan kemajuan generasi Aceh mendatang.

“Wakaf bukan hanya tentang memberi, tapi tentang mewariskan harapan,” demikian semangat yang diusung oleh para dermawan seperti Mahdi Hasballah dan Waled Bukhari.

Previous Post

GerPALA Minta Evaluasi Distributor Nakal Pupuk Bersubsidi di Aceh Selatan

Next Post

Reza Rahadian Kagumi Keindahan Alam Takengon

Next Post
Reza Rahadian Kagumi Keindahan Alam Takengon

Reza Rahadian Kagumi Keindahan Alam Takengon

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pemerintah Aceh Salurkan Bantuan Logistik bagi Korban Banjir Bandang

Pemerintah Aceh Salurkan Bantuan Logistik bagi Korban Banjir Bandang

15/05/2026
Pemkab Aceh Barat Instruksi Satpol PP Razia Siswa Bolos Sekolah

Pemkab Aceh Barat Instruksi Satpol PP Razia Siswa Bolos Sekolah

15/05/2026
Miliki 13 Mahasiswa Disabilitas, ULD UIN Ar-Raniry Perkuat Layanan Akademik

Miliki 13 Mahasiswa Disabilitas, ULD UIN Ar-Raniry Perkuat Layanan Akademik

15/05/2026
Plt Direktur PDAM Tirta Mountala Bersama Banleg DPRK Tinjau Lokasi Pembangunan WTP Seulimuem

Plt Direktur PDAM Tirta Mountala Bersama Banleg DPRK Tinjau Lokasi Pembangunan WTP Seulimuem

15/05/2026
Bupati Aceh Barat Berkantor Sehari di Gampong Peulanteu

Bupati Aceh Barat Berkantor Sehari di Gampong Peulanteu

15/05/2026

Terpopuler

Penolakan Pergub JKA Kian Gencar, Mualem Berangkat Haji ke Tanah Suci

Penolakan Pergub JKA Kian Gencar, Mualem Berangkat Haji ke Tanah Suci

14/05/2026

Koreografer Khairul Anwar Nilai Kualitas FLS3N Tari di Aceh Menurun

Senator Azhari Cage Minta Pergub JKA di Aceh Dikaji Ulang

Zul Kande Soroti Pungutan Biaya FLS3N Aceh, Minta Dinas Pendidikan Jaga Prestasi Siswa

Pemuda Muhammadiyah Abdya Desak Semua Komite Sekolah Dievaluasi

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com