Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Perang Lawan Arab Badui di Suriah, Kenapa Druze Muslim Dibantu Israel?

redaksi by redaksi
18/07/2025
in Internasional
0
Perang Lawan Arab Badui di Suriah, Kenapa Druze Muslim Dibantu Israel?

Suku Druze lari ke perbatasan Israel-Suriah saat konflik dengan Arab Badui. (REUTERS/Ammar Awad)

Jakarta – Perang antara orang Badui Arab dan Druze di Suriah bukan sekali terjadi. Kali ini perang dua suku terjadi hingga Israel turut campur.

Israel menyerang Suriah saat pasukan keamanan dan militer memasuki wilayah perang antara suku Badui Arab dan Druze di Sweida pada Selasa (15/7).

Dikutip AFP, media pemerintah Suriah, SANA, melaporkan “jet tempur pasukan Israel menyerang kota Sweida dan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengonfirmasi militer Israel menyerang Suriah untuk melindungi komunitas Druze.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Israel Israel Katz telah menginstruksikan militer untuk menyerang pasukan Suriah usai Druze digempur.

“Israel berkomitmen mencegah bahaya untuk komunitas Druze di Suriah karena aliansi persaudaraan yang erat dengan warga Druze kami di Israel, serta ikatan keluarga dan sejarah mereka dengan Druze di Suriah,” demikian pernyataan resmi itu, dikutip Times of Israel.

Mengapa Israel membantu Druze?

Druze merupakan kelompok etnoreligius atau sekte keagamaan yang menganut kepercayaan Islam Syiah Ismailiyah dan telah berkembang sejak abad ke-11. Namun, agama ini hanya boleh dianut oleh kelompok mereka saja.

Artinya, tidak ada orang luar yang bisa menganut kepercayaan ini. Dan orang Druze juga tidak boleh pindah agama.

Orang-orang Druze sering menyebut diri mereka dengan sebutan Muwaḥḥidūn. Komunitas Druze tersebar di Timur Tengah seperti Yordania, Lebanon, Suriah, dan Israel, khususnya di Dataran Tinggi Golan–wilayah Suriah yang diduduki Tel Aviv.

Persebaran wilayah mereka inilah yang membuat pandangan orang Druze terhadap Israel dan Palestina beragam.

Druze di Yordania, Lebanon, dan Suriah secara terbuka mendukung perjuangan Palestina. Sementara Druze di Israel memiliki hubungan yang lebih bersahabat bahkan mendukung negara Zionis.

Populasi Druze di Israel diperkirakan sebanyak 150.000 jiwa. Banyak orang Druze yang menjadi sekutu pemerintah Israel dengan bertugas di militer Tel Aviv. Inilah salah satu alasan mengapa Israel membela Druze.

Pemerintah Israel memiliki hubungan dekat dengan komunitas Druze di negaranya dan menawarkan perlindungan kepada warga Druze di Suriah jika mereka diserang. Namun, banyak juga pemimpin Druze Suriah menolak tawaran tersebut.

Dikutip dari Britannica, Druze di Israel berpihak pada pasukan Yahudi dalam perang tahun 1948. Tentara Druze sejak itu bertempur untuk Israel dalam setiap perang Arab-Israel.

Mereka adalah satu-satunya kelompok Arab yang wajib militer ke dalam Pasukan Pertahanan Israel dan mereka berpartisipasi dalam keamanan perbatasan dan korps diplomatik Israel.

Pada bulan Juli 2018, ketika Knesset Israel memberlakukan undang-undang dengan bobot konstitusional yang mengukuhkan Israel sebagai negara Yahudi, kaum Druze memimpin reaksi keras; mereka mengklaim undang-undang tersebut menjadikan mereka warga negara kelas dua dan merupakan pengkhianatan terhadap dedikasi dan layanan mereka kepada negara selama ini.

Populasi Druze terbanyak sebenarnya ada di Lebanon, namun di Suriah jumlah mereka mencapai lebih dari 700.000 jiwa pada awal tahun 2020-an.

Sebagian besar Druze di Suriah tiba dari Lebanon pada abad ke-18 dan menetap di sekitar Al-Suwaydāʾ di wilayah Jabal al-Durūz (Pegunungan Druze), tempat sebagian besar Druze di Suriah masih tinggal hingga saat ini.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Pendaftaran Agam Inong Abdya 2025 Dibuka, Ini Syaratnya

Next Post

Mantan Rektor Singgung Ijazah dan Kuliah Jokowi Viral, UGM Buka Suara

Next Post
Mantan Rektor Singgung Ijazah dan Kuliah Jokowi Viral, UGM Buka Suara

Mantan Rektor Singgung Ijazah dan Kuliah Jokowi Viral, UGM Buka Suara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Tribute to Nyawöung, Penghormatan Setelah 26 Tahun

Tribute to Nyawöung, Penghormatan Setelah 26 Tahun

21/05/2026
Biro Kesra Setda Aceh Gelar ‘Saweu Sikula’ SMAN 1 Pante Raja

Biro Kesra Setda Aceh Gelar ‘Saweu Sikula’ SMAN 1 Pante Raja

21/05/2026
Diskusi Sastra “Syariat Musafir” Digelar, Nab Bahani AS Jadi Pembicara

Diskusi Sastra “Syariat Musafir” Digelar, Nab Bahani AS Jadi Pembicara

21/05/2026
Empat Siswa SMKN 2 Banda Aceh Lolos ke Nasional di Ajang LKS 2026

Empat Siswa SMKN 2 Banda Aceh Lolos ke Nasional di Ajang LKS 2026

21/05/2026
Siswa SMKN 1 Tapaktuan Wakili Aceh ke Nasional di Ajang LKS 2026

Siswa SMKN 1 Tapaktuan Wakili Aceh ke Nasional di Ajang LKS 2026

21/05/2026

Terpopuler

Ohku, Huntara Proyek PT HK Rusak Akibat Angin Kencang di Pidie Jaya

Ohku, Huntara Proyek PT HK Rusak Akibat Angin Kencang di Pidie Jaya

20/05/2026

Disdikbud dan Lapas IIB Blangpidie Jalin Kerjasama Wujudkan Program PKBM

Disdikbud Abdya Launching TKN Teungku Peukan, Perkuat Pendidikan Anak Usia Dini

9 Atlit Taekwondo Aceh Barat Raih 7 Tiket PORA

Disdikbud Abdya Laksanakan FLS2N Tingkat Kabupaten, Gusvizarni Minta Hasilnya Harus Transparan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com