Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Muara Tersumbat dan Banjir, Penanganannya Gagas Galian C sebagai Jalan Keluar

redaksi by redaksi
21/07/2025
in Lintas Barat Selatan
0
Muara Tersumbat dan Banjir, Penanganannya Gagas Galian C sebagai Jalan Keluar

JAKARTA – Politisi PDI Perjuang, Masady Manggeng menyampaikan keprihatinan yang mendalam terhadap persoalan lingkungan yang semakin serius di wilayah pesisir dan hilir sungai. Khususnya terkait pendangkalan muara akibat sedimentasi.

“Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu ekosistem sungai, laut, aktivitas para nelayan, tapi juga menimbulkan banjir rutin yang merusak lahan pertanian, mengancam pemukiman, dan menurunkan kualitas hidup masyarakat,” ungkap Masady Manggeng, Senin (21/07/2025).

Untuk itu, Politisi muda dari Aceh Barat Daya itu mengusulkan solusi konkret dan berkelanjutan, yakni dengan mengelola sedimentasi sebagai potensi ekonomi melalui kegiatan penambangan Galian C secara legal, terkendali, dan ramah lingkungan.

“Yang lebih penting, kegiatan ini dapat menjadi sumber pendapatan baru bagi desa-desa terdampak, apabila dikelola secara kolektif melalui lembaga lokal seperti Koperasi Desa Merah Putih. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya menjadi korban, tetapi juga pelaku dalam proses pemulihan lingkungan dan penguatan ekonomi lokal,” paparnya.

Manfaat strategis membuka aliran muara yang tersumbat ialah untuk mengurangi risiko banjir di musim penghujan.

“Mengangkat material pasir dan batu secara terarah dan berizin, dapat memberi peluang ekonomi untuk desa melalui bagi hasil dan partisipasi koperasi,” kata Masady.

Hal itu dilakukan menurut Masady Manggeng juga dapat meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes) serta menciptakan lapangan kerja lokal, bisa menjadi debut pertama koperasi merah putih setempat

Disamping itu juga bisa menumbuhkan kesadaran dan keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Masady juga mengajak seluruh pihak, baik pemerintah daerah, lembaga pengawas lingkungan, dan masyarakat sipil untuk melihat solusi ini secara objektif dan konstruktif. Dengan pengelolaan yang transparan, berbasis data teknis, dan diawasi oleh pemerintah serta masyarakat, kegiatan ini dapat berjalan sesuai aturan dan memberi manfaat luas.

“Kami yakin, pendekatan seperti ini bisa menjadi model baru dalam penanganan banjir dan pemulihan muara—tidak lagi sebatas proyek jangka pendek, tetapi transformasi ekologis dan ekonomi yang melibatkan rakyat secara aktif,” imbuh Masady Manggeng.

Previous Post

Petugas Lapas Sinabang Gagalkan Upaya Pelarian Tahanan

Next Post

RSUDTP Abdya akan Buka Layanan Poli dan Rawat Inap Pasien Penyakit Jantung

Next Post
RSUDTP Abdya akan Buka Layanan Poli dan Rawat Inap Pasien Penyakit Jantung

RSUDTP Abdya akan Buka Layanan Poli dan Rawat Inap Pasien Penyakit Jantung

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Kapolres Pidie Jaya Buka Ruang Kritik, Gandeng Pers Kawal Transparansi dan Kepercayaan Publik

Kapolres Pidie Jaya Buka Ruang Kritik, Gandeng Pers Kawal Transparansi dan Kepercayaan Publik

30/07/2026
Indeks Potensi Terorisme Indonesia Menurun, Ketua FKPT Aceh Tekankan Tiga Strategi Pencegahan

Indeks Potensi Terorisme Indonesia Menurun, Ketua FKPT Aceh Tekankan Tiga Strategi Pencegahan

30/07/2026
Jembatan Pelang dan Titi Merah Ditargetkan Rampung Akhir 2026

Jembatan Pelang dan Titi Merah Ditargetkan Rampung Akhir 2026

30/07/2026
Mahasiswa UTU Raih Tiga Prestasi di PEKSIMIDA Aceh 2026

Mahasiswa UTU Raih Tiga Prestasi di PEKSIMIDA Aceh 2026

30/07/2026
Pemerintah Aceh Fasilitasi Peralihan RSUD Cut Meutia dari Aceh Utara ke Lhokseumawe

Pemerintah Aceh Fasilitasi Peralihan RSUD Cut Meutia dari Aceh Utara ke Lhokseumawe

30/07/2026

Terpopuler

Muara Tersumbat dan Banjir, Penanganannya Gagas Galian C sebagai Jalan Keluar

Muara Tersumbat dan Banjir, Penanganannya Gagas Galian C sebagai Jalan Keluar

21/07/2025

Pidie Jaya Bangun Kekuatan Logistik Desa, Armada Fuso Disiapkan Jadi Motor Baru Ekonomi Koperasi

Putra Pidie Irwansyah Dipromosikan Jadi Koordinator pada JAM Pidum Kejaksaan Agung

Dari Mimbar Aksi ke Kursi Terdakwa: Dua Mahasiswa Unigha Dituntut 2 Bulan Penjara

Azhari Cage Gunakan Dana Pribadi Rp10 Juta, Bantu Pulangkan Jenazah Warga Bireuen dari Bekasi ke Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com