Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Wakil Ketua MPU Aceh Berikan Sambutan pada Multaqa Ulama II Aceh-Sumut

redaksi by redaksi
29/07/2025
in Lintas Timur
0
Wakil Ketua MPU Aceh Berikan Sambutan pada Multaqa Ulama II Aceh-Sumut

Banda Aceh – Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, Dr. Tgk. H. Muhammad Hatta, Lc., M.Ed memberikan sambutan pada Multaqa Ulama II MPU Aceh dan MUI Provinsi Sumatera Utara yang dilaksanakan di gedung serbaguna Tgk. H. Abdullah Ujong Rimba MPU Aceh, Selasa (29/7/2025).

Pada Multaqa Ulama yang mengangkat tema “Menghempang Arus Faham dan Aliran Menyimpang di Nusantara” itu, Wakil Ketua yang akrab disapa Abiya Hatta menyampaikan bahwa aliran sesat saat ini banyak model yang ditemukan di lapangan dan sudah menjadi kewajiban ulama untuk membentengi umat agar tidak terpapar akidah yang sesat.

“Artinya terkait dengan aliran sesat atau aliran sempalan ini banyak betul corak ragamnya. Jadi perjuangan kita sebagaimana salah satu amanah bahwa kita di MUI atau MPU ini salah satunya adalah himayatul ummah yaitu menjaga umat dari terpaparnya akidah dan pemahaman yang menyesatkan,” tegasnya.

Lanjut Abiya Hatta, disaat berkembang pesatnya media sosial saat ini juga banyak masyarakat yang terkadang salah paham dalam memahami syariat.

“Disisi lain juga terkadang bukan sebuah aliran, tapi ditengah-tengah masyarakat juga muncul salah paham dalam memahami syariat, ini juga bahaya. Dari medsos-medsos yang dibaca dan dia pahami agama secara sepihak begitu saja,” lanjutnya.

Sementara itu, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Utara, Dr. H. Maratua Simanjuntak, yang menjadi keynote speaker sekaligus membuka secara resmi Multaqa Ulama II MPU Aceh dan MUI Provinsi Sumatera Utara itu dalam sambutannya menegaskan bahwa tugas MUI ada dua yaitu himayatul ummah (melindungi umat) dan shadiqul hukumah (menjadi mitra pemerintah). Oleh karena itu, MPU dan MUI harus bekerja sama dengan pemerintah dalam mengatasi perkembangan aliran dan paham sesat karena hal tersebut tidak hanya merusak akidah tetapi juga berpotensi mengganggu stabilitas masyarakat.

Buya Dr. Maratua juga menjelaskan bahwa MUI Pusat telah merumuskan 10 kriteria aliran dan paham sesat, diantaranya:
1). Mengingkari salah satu dari Rukun Iman atau Rukun Islam.
2). Meyakini dan/atau mengikuti aqidah yang tidak sesuai dengan Al-Qur’an dan Sunnah.
3). Meyakini turunnya wahyu setelah Al-Qur’an.
4). Mengingkari otentisitas dan/atau kebenaran isi Al-Qur’an.
5). Melakukan penafsiran Al-Qur’an yang tidak berdasarkan kaidah tafsir.
6).Mengingkari kedudukan Hadis Nabi sebagai sumber ajaran Islam.
7). Menghina, melecehkan, dan/atau merendahkan para Nabi dan Rasul.
8). Mengingkari Nabi Muhammad SAW sebagai Nabi dan Rasul terakhir.
9). Mengubah, menambah, dan/atau mengurangi pokok-pokok ibadah yang telah ditetapkan oleh Syari’at, seperti haji tidak ke Baitullah dan shalat wajib tidak lima waktu.
10). Mengkafirkan sesama Muslim tanpa dalil syar’i, misalnya mengkafirkan hanya karena bukan kelompoknya.

Lebih lanjut, Ketua Umum MUI Sumatera Utara mengapresiasi peran MPU Aceh yang telah memfasilitasi pelaksanaan acara ini dengan sangat baik.

“Kami pun menginap di mess MPU Aceh. Terima kasih atas sambutan hangat dan semua fasilitasi. Semoga Ulama-ulama Aceh dan MPU dibalas Allah SWT dengan balasan yang berlimpah,” tegas Dr. Maratua.

Di akhir sambutannya, Dr. Maratua menegaskan bahwa melihat berbagai tantangan zaman yang kian kompleks, khususnya berkaitan dengan penyelamatan akidah umat Islam, Majelis Ulama Indonesia Sumatera Utara dan Majelis Permusyawaratan Ulama perlu berupaya maksimal membentengi umat dari berbagai paham yang salah, menyimpang, sesat, dan menyesatkan. Karenanya, Multaqa Ulama II dengan tema tersebut menjadi sangat penting untuk dilaksanakan.

Jika pada tahun ini peserta hanya MPU Aceh dan MUI Sumatera Utara, maka pada tahun-tahun berikutnya diharapkan keterlibatan dapat diperluas hingga mencakup wilayah se-Asia Tenggara.

Previous Post

Bupati Aceh Barat Lantik 18 Pejabat Fungsional dan Serahkan SK P3K Formasi 2024

Next Post

Pemerintah Diminta Lakukan Penertiban terhadap Aktivitas PT ALIS

Next Post
Pemerintah Diminta Lakukan Penertiban terhadap Aktivitas PT ALIS

Pemerintah Diminta Lakukan Penertiban terhadap Aktivitas PT ALIS

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Ahmad Heryawan Dorong Penyelesaian Konflik Agraria Secara Adil Bagi Petani Aceh Timur

Ahmad Heryawan Dorong Penyelesaian Konflik Agraria Secara Adil Bagi Petani Aceh Timur

10/06/2026
Bupati Al-Farlaky Buka Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026 Aceh Timur

Bupati Al-Farlaky Buka Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026 Aceh Timur

10/06/2026
Ohku, 56 Izin Tambang Terbit dalam 5 Tahun, Aceh Menuju Darurat Ekologis?

Ohku, 56 Izin Tambang Terbit dalam 5 Tahun, Aceh Menuju Darurat Ekologis?

10/06/2026
Plt Sekda Lantik 50 Pejabat Fungsional Tenaga Kesehatan dan Guru

Plt Sekda Lantik 50 Pejabat Fungsional Tenaga Kesehatan dan Guru

10/06/2026
Dolar Turun Tipis, BBM Melambung Tinggi: Rakyat Kecil Lagi-Lagi Jadi Korban

Dolar Turun Tipis, BBM Melambung Tinggi: Rakyat Kecil Lagi-Lagi Jadi Korban

10/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

Cita-cita Anak Desa Jadi Bupati

HUT Pidie Jaya 2026: Antara Perayaan, Pemulihan Pascabencana dan Penguatan Syariat

Syeh Do: Rapai Uroh Miliki Harmoni Unik yang Tidak Dimiliki Kesenian Lain

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com