Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Buka Kegiatan Bimtek Operator SIKS-NG, Dr. Safaruddin: Jika di Awal Salah Maka di Akhir Juga Akan Salah

redaksi by redaksi
07/08/2025
in Lintas Barat Selatan
0
Buka Kegiatan Bimtek Operator SIKS-NG, Dr. Safaruddin: Jika di Awal Salah Maka di Akhir Juga Akan Salah

BLANGPIDIE – Dalam rangka implementasi data tunggal Dinas Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya melalui Dinas Sosial setempat menggelar bimbingan teknis bagi operator Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) Gampong dan Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH).

Kegiatan ini berlangsung di Aula Dinas Kesehatan Abdya, yang dibuka langsung oleh Bupati Abdya, Dr. Safaruddin, S. Sos MSP, Kamis (07/08/2025).

Dalam arahan dan sambutannya, Bupati Abdya, Dr. Safaruddin menyampaikan, bahwa pentingnya keakuratan data sosial ekonomi masyarakat. Selanjutnya, ia memberikan pesan tegas kepada para Keuchik (kepala desa) terkait peran penting operator data.

Menurut Dr. Safaruddin, peran operator sangat krusial dalam menyukseskan kebijakan sosial yang tepat sasaran. Ia menyebutkan bahwa kesalahan dalam menginput data akan berdampak langsung terhadap keputusan yang diambil pemerintah daerah.

“Kalau data salah diimput, maka kebijakan yang saya ambil juga ikut salah, dengan kata lain, jika di awal salah maka di akhir juga Akna salah,” ujarnya.

Dr. Safaruddin juga menekankan bahwa dirinya memulai dengan langkah awal yang baik dan berkomitmen untuk menuntaskan persoalan rumah tidak layak huni tanpa harus menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK).

“Di pemerintahan ini, kita upayakan tidak ada lagi rumah yang tidak layak huni, dan akan kita bangun tanpa menggunakan APBK,” ungkap Dr Safaruddin.

Ia menambahkan, indikator kemiskinan tidak bisa mengacu pada data yang berbeda-beda. Oleh karena itu, sinkronisasi data antara dinas terkait menjadi sangat penting.

“Data kemiskinan harus sama dengan data dinas terkait lainnya,” katanya lagi.

Dr. Safaruddin juga menegaskan, tidak boleh ada lagi keberpihakan dalam penyaluran bantuan. Selama seseorang memang masuk dalam kategori layak dibantu, maka pemerintah akan hadir memberikan bantuan tanpa pandang bulu.

“Apabila dia kategori layak dibantu (menerima bantuan), harus kita bantu, tidak ada lagi keberpihakan,” tegasnya.

Sebagai Bupati Abdya, Dr. Safaruddin mempunyai target besar untuk menyelesaikan masalah rumah tidak layak huni di Abdya dalam waktu periode kepemimpinannya.

“Selama lima tahun kita bereskan rumah yang tidak layak huni,” ucapnya dengan yakin.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam pengelolaan data.

“Teman-teman PKH saling koordinasi, teman-teman BPJS juga saling koordinasi terkait data yang diimput,” pesannya.

Di akhir arahannya, Bupati juga menyampaikan kesiapan pemerintah daerah untuk menghadirkan program “Sekolah Rakyat” sebagai bagian dari upaya mencerdaskan masyarakat dan pengentasan kemiskinan.

“Alhamdulillah kita sudah siap lahan untuk sekolah rakyat di Kabupaten Aceh Barat Daya,” pungkasnya.

Amatan awak media, pada pembukaan kegiatan tersebut turut dihadiri Kadis Sosial Abdya, Iin Supardi, SS M.E.I, para unsur Forkopimkab Abdya, para SKPK, para Camat, pendamping PKH dan para operator SIKS-NG.

Previous Post

Indomaret, Bella Coco Cashew dan Pemkab Abdya Latih Kewirausahaan Mandiri UMKM.

Next Post

Polres Aceh Tengah Ungkap 19 Kasus, Mulai dari Tipikor, Curanmor, Jarimah Seksual, Narkotika dan Pelangar Lalulintas

Next Post
Polres Aceh Tengah Ungkap 19 Kasus, Mulai dari Tipikor, Curanmor, Jarimah Seksual, Narkotika dan Pelangar Lalulintas

Polres Aceh Tengah Ungkap 19 Kasus, Mulai dari Tipikor, Curanmor, Jarimah Seksual, Narkotika dan Pelangar Lalulintas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

KPA Pase Mulai ‘Gerah’ dengan Kepemimpinan Abang Samalanga di DPR Aceh

KPA Pase Mulai ‘Gerah’ dengan Kepemimpinan Abang Samalanga di DPR Aceh

30/03/2026
Dua Pemkab di Aceh Gelar Cash for Work Percepatan Pemulihan

Dua Pemkab di Aceh Gelar Cash for Work Percepatan Pemulihan

30/03/2026
Penyegaran Birokrasi, Bupati Al- Farlaky Lantik 145 Pejabat Administrator dan Pengawas

Penyegaran Birokrasi, Bupati Al- Farlaky Lantik 145 Pejabat Administrator dan Pengawas

30/03/2026
Krak, Banda Aceh Jadi Kota Pertama Serahkan LKPD 2025 ke BPK

Krak, Banda Aceh Jadi Kota Pertama Serahkan LKPD 2025 ke BPK

30/03/2026
Imigrasi Banda Aceh Deportasi Enam WN Pakistan

Imigrasi Banda Aceh Deportasi Enam WN Pakistan

30/03/2026

Terpopuler

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

27/03/2026

Rumah Warga Abdya di Banda Aceh Dijarah Maling, Warga Minta Polisi Serius

Demokrat Aceh Besar “Pasang Badan”: Nurdiansyah Alasta Loyal, Pemersatu, dan Layak Pimpin Demokrat Aceh

Buka Kegiatan Bimtek Operator SIKS-NG, Dr. Safaruddin: Jika di Awal Salah Maka di Akhir Juga Akan Salah

[Opini] Sinkronisasi Antara Logika & Retorika

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com