Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kampus

Akademisi dari 27 Perguruan Tinggi di Indonesia Bahas Potensi Geologi Aceh

redaksi by redaksi
10/08/2025
in Kampus
0
Akademisi dari 27 Perguruan Tinggi di Indonesia Bahas Potensi Geologi Aceh

BANDA ACEH – Sedikitnya 27 perguruan tinggi se-Indonesia yang tergabung dalam anggota Asosiasi Program Studi Teknik Geologi Indonesia (ASPRODITEGI) menyelenggarakan Seminar Nasional terkait Potensi Geologi Aceh.

Seminar nasional dihadiri akademisi serta pakar geologi itu dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan USK Prof Mustanir di Aula Multi Purpose Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (USK), Darussalam, Banda Aceh.

Ketua Panitia Doktor Bambang Setiawan melalui Media Indonesia, Jumat (8/8) mengatakan, seminar ini termasuk rangkaian kegiatan Rapat Kerja Nasional ASPRODITEGI. Lalu dihadiri 36 peserta dari 27 perguruan tinggi anggota ASPRODITEGI.

Mereka tersebar di 19 provinsi, yaitu mulai dari Pulau Irian (papua), Maluku, Kalimantan, Jawa, Sumatra, dan beberapa daerah lain.

“Di antaranya merumuskan pedoman teknis agar jurusan teknik geologi di berbagai perguruan tinggi bisa mengikuti ketentuan dan standar yang ditetapkan lembaga tersebut,” kata Doktor Bambang Setiawan.

Kemudian membahas potensi geologi Aceh, serta geowisata yang akan dilaksanakan di Sabang. Ada juga rapat kerja yang akan dilaksanakan di Balai Kota Sabang.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan USK Prof Mustanir mengatakan, Indonesia adalah negara dengan potensi geologi yang luar biasa, termasuk pula Aceh. Setiap lapisan tanahnya menyimpan keistimewaannya tersendiri.

Di bawahnya, ada pasir, batuan, dan berbagai formasi geologi lain yang belum sepenuhnya mampu diidentifikasi oleh para ahli. Di Aceh, misalnya, hingga kini masih belum ada solusi komprehensif untuk memahami struktur geologi yang kompleks itu.

Dikatakan Mustanir, hanya saja ketidaktahuan dalam menggali potensi ini kerap mengundang bencana alam. Pengambilan material secara sembarangan dan eksploitasi sumber daya tanpa panduan ilmu, menjadi penyebab utama timbulnya bencana.

Para pembangun dan perencana harus tahu bahwa pengambilan material seperti galian C mempengaruhi struktur bumi. Harapannya, kegiatan ini dapat melahirkan rekomendasi penting bagi para pemangku kebijakan khususnya terkait pemanfaatan potensi geologi Indonesia.

“Karena itulah, kegiatan ini sangatlah penting untuk membangun literasi geologi di masyarakat. Agar semua potensi tersebut dapat dikelola dengan baik. Namun tetap memperhatikan kelestarian lingkungan kita,” tutur lelaki kelahiran 1966 di Indrapuri, Aceh Besar, yang juga pakar Kimia Organik lulusan Doktor Kyushu Universiti Jepang tahun 2000 tersebut.

Sumber: mediaindonesia.om

Previous Post

Pameran Hari Purbakala di Museum Meuseuraya Hidupkan Sejarah Aceh

Next Post

Haji Uma: Subtansi RUU BUMD Kurang Selaras dengan Prinsip Otonomi Daerah dan Perlu Klausul Pengecualian bagi Aceh

Next Post
Haji Uma: Subtansi RUU BUMD Kurang Selaras dengan Prinsip Otonomi Daerah dan Perlu Klausul Pengecualian bagi Aceh

Haji Uma: Subtansi RUU BUMD Kurang Selaras dengan Prinsip Otonomi Daerah dan Perlu Klausul Pengecualian bagi Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pesantren Al Zahrah Sosialisasikan Lima Program Unggulan Tahun Ajaran 2026/2027

Pesantren Al Zahrah Sosialisasikan Lima Program Unggulan Tahun Ajaran 2026/2027

17/07/2026
Ketua DPRK Letakkan Batu Pertama Rumah Layak Huni, Tahun Ini Advokasi 4 Rumah

Ketua DPRK Letakkan Batu Pertama Rumah Layak Huni, Tahun Ini Advokasi 4 Rumah

17/07/2026
Seleb Aceh Besar Ditangkap Polisi Syariah Usai Pamer ‘Siagam’ Saat Live Tiktok

Seleb Aceh Besar Ditangkap Polisi Syariah Usai Pamer ‘Siagam’ Saat Live Tiktok

17/07/2026
Dinsos Aceh Bantu Kebutuhan Darah untuk 15 Rumah Sakit

Dinsos Aceh Bantu Kebutuhan Darah untuk 15 Rumah Sakit

17/07/2026
Satgas PRR Kawal Percepatan Pemulihan Infrastruktur Pascabencana di Aceh

Satgas PRR Kawal Percepatan Pemulihan Infrastruktur Pascabencana di Aceh

17/07/2026

Terpopuler

Wabup Pidie Jaya Bongkar Dugaan Sentralisasi Dana Bencana: Saya Tak Dilibatkan, Semua Diplot Bupati dan Sekda

Wabup Pidie Jaya Bongkar Dugaan Sentralisasi Dana Bencana: Saya Tak Dilibatkan, Semua Diplot Bupati dan Sekda

16/07/2026

Kemana Mengalir Dana Bencana Rp36 Miliar? Aliansi Pemuda Minta Pemkab Pidie Jaya Buka Seluruh Dokumen

Polda Lampung Berhasil Amankan DPO Kasus Narkotika dari Aceh

Serah Terima 116 Santri Baru, Pimpinan Al Zahrah: Bina Tiga Pilar Kecerdasan

Gempa Magnitudo 3,4 Kembali Guncang Pidie Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com