BANDA ACEH – Janji Gubernur Aceh, Mualem Muzakir Manaf, untuk menghapus barcode BBM kembali ditagih.
Komitmen penghapusan barcode BBM di Aceh disampaikan Mualem usai pelantikan sebagai gubernur Aceh dan sempat viral di jagat social media serta media local dan nasional.
Hal ini disampaikan oleh sejumlah warga di Banda Aceh dan Aceh Besar, Senin 11 Agustus 2025.
“Kita menagih janji Mualem menghapus barcode BBM di Aceh. Ini sudah beberapa bulan berlalu tapi komitmen tersebut sepertinya dilupakan,” ujar Muhammad Syahril, salah seorang warga di Banda Aceh.
“Masyarakat sangat berharap agar janji Mualem soal menghapus barcode BBM dapat terealisasi,” katanya lagi.
Sementara itu, Ruslan Abubakar, warga Aceh Besar lainnya di lokasi berbeda juga mengungkapkan hal yang sama.
“Banyak janji dari gubernur Aceh yang disampaikan dan dinantikan realisasinya. Salah satunya adalah menghapus barcode BBM di Aceh. Ini belum terealisasi,” kata dia.
Menurutnya, Pemerintah Aceh saat ini tidak focus menuntaskan janji-janji Mualem, baik saat kampanye maupun diawal-awal menjabat.
“Hanya untuk isu viral, kemudian meredup tanpa realisasi. Kalau bisa penghapusan barcode BBM bisa terealisasi,” ujar dia. []






![[Opini] Apakah Cinta pada Negeri Menjadi Sebuah Kesalahan?](https://atjehwatch.com/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-28-at-09.24.34-120x86.jpeg)




Peulaku aju