Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Kemenhut Hentikan Perambahan Hutan Mangrove untuk Sawit di Tamiang

redaksi by redaksi
22/08/2025
in Lintas Timur
0
Kemenhut Hentikan Perambahan Hutan Mangrove untuk Sawit di Tamiang

Papan pengawasan Gakkum Kemenhut yang terpasang di kawasan hutan mangrove untuk perkebunan sawit seluas 500 hektare yang terjadi di Desa Kuala Genting, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Rabu (20/8/2024) ANTARA/HO-Kemenhut

Jakarta – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) berhasil menghentikan aktivitas perambahan kawasan hutan mangrove untuk perkebunan sawit seluas 500 hektare yang terjadi di Desa Kuala Genting, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh.

Dirjen Penegakan Hukum Kemenhut Dwi Januanto Nugroho di Jakarta, Jumat mengatakan aksi tersebut merugikan karena ekosistem hutan mangrove di Aceh Tamiang merupakan sumber daya alam yang mempunyai berbagai fungsi penting, baik dari segi ekologi maupun sosial ekonomi.

“Selain itu, secara sosial ekonomi, hutan mangrove dapat menjadi sumber mata pencaharian masyarakat, tempat wisata dan sumber bahan baku berbagai produk sehingga kekayaan sumber daya alam tersebut harus tetap lestari sesuai fungsinya. Negara akan selalu hadir dalam menjamin kelestarian dan keberlanjutan keberadaan kawasan hutan di Provinsi Aceh,” katanya.

Kasus itu sendiri berhasil diungkap oleh Balai Gakkum Kehutanan Wilayah Sumatera setelah mendapatkan laporan masyarakat atas adanya perambahan dan perusakan ekosistem mangrove yang marak terjadi di Desa Kuala Genting, Kecamatan Bendahara.

Kepala Balai Gakkum Kehutanan Sumatera Hari Novianto menjelaskan bahwa berdasarkan informasi tersebut pihaknya kemudian. melakukan pemasangan plang areal sedang dalam pengawasan dan penyelidikan. Pemasangan plang didampingi bersama dengan personil KPH Wilayah III Aceh dan Pos TNI AL Seruway.

Hasil pemeriksaan lapangan oleh Tim Gakkum ditemukan pembukaan lahan untuk kebun sawit baru sejak Juni-Agustus 2025. Berdasarkan pemeriksaan saksi-saksi dan analisa tutupan hutan, aktivitas perambahan untuk kebun sawit ini terjadi di lahan seluas kurang lebih 500 ha dan dilakukan sejak tahun 2020 sampai dengan 2025.

Hari mengatakan modus operandi penguasaan lahan dengan menggunakan koperasi dan Surat Pernyataan Penguasaan Fisik Bidang Tanah (SPPFBT).

“Kami juga telah mengantungi beberapa nama terduga pelaku dan memerintahkan penyidik untuk memeriksa saksi-saksi dan pelaku serta aktor perambahan yang terlibat. Selain itu kami telah berkoordinasi dengan KPH III Aceh timur, Pemerintah Daerah Aceh Tamiang dan pihak Aparat Penegak Hukum setempat untuk dapat bersama-sama menghentikan aktivitas perambahan hutan mangrove tersebut,” tuturnya.

Sumber: antara

Previous Post

Santri DSPM Belajar Meteorologi dan Pertanian Modern Bersama RPA dan BMKG

Next Post

Yahwa Buka Pelatihan Implementasi Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta di MAN 5 Aceh Besar

Next Post
Yahwa Buka Pelatihan Implementasi Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta di MAN 5 Aceh Besar

Yahwa Buka Pelatihan Implementasi Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta di MAN 5 Aceh Besar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Indra Mardiani Raih Juara Tiga Guru Inapiratif dari Kanwil Kemenag Aceh

Indra Mardiani Raih Juara Tiga Guru Inapiratif dari Kanwil Kemenag Aceh

17/10/2026
Bupati TRK: Investasi Nagan Raya Tembus Rp41,05 Miliar pada Triwulan III 2026

Bupati TRK: Investasi Nagan Raya Tembus Rp41,05 Miliar pada Triwulan III 2026

17/10/2026
Bupati Sibral: Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Mata Rantai Kemiskinan di Pidie Jaya

Bupati Sibral: Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Mata Rantai Kemiskinan di Pidie Jaya

17/10/2026
Banda Aceh Berlakukan Sekolah Jarak Jauh Akibat Asap Karhutla

Banda Aceh Berlakukan Sekolah Jarak Jauh Akibat Asap Karhutla

17/10/2026
Rumah Warga Ludes Terbakar di Meunasah Tuha, Forum Keuchik, BPBD, Dinsos Salurkan Bantuan

Rumah Warga Ludes Terbakar di Meunasah Tuha, Forum Keuchik, BPBD, Dinsos Salurkan Bantuan

17/10/2026

Terpopuler

Mualem Copot Teungku Muhammad Nur Dari Direktur Umum dan Keuangan di PEMA

Mualem Copot Teungku Muhammad Nur Dari Direktur Umum dan Keuangan di PEMA

17/10/2026

IMM Abdya dan Aliansi Masyarakat Tolak CA Kecam Kebijakan “Pinjam Manajemen” Kejari Abdya Untuk PT CA

Kemenhut Hentikan Perambahan Hutan Mangrove untuk Sawit di Tamiang

Video Tgk Wan Klibeut Berhadapan dengan TNI, Soroti Qanun Bendera Aceh

Tgk Mansur Resmi Terpilih Sebagai Ketua MPU Abdya Masa Khidmat 2026-2031

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com