Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Yahwa Buka Pelatihan Implementasi Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta di MAN 5 Aceh Besar

redaksi by redaksi
22/08/2025
in Lintas Timur
0
Yahwa Buka Pelatihan Implementasi Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta di MAN 5 Aceh Besar

Kepala Kantor Kementerian Agama Aceh Besar H Saifuddin SE membuka In House Training Implementasi Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta Dalam Pembelajaran di Madrasah MAN 5 Aceh Besar di Cot Gue, Aceh Besar, Jumat (22/8/2025). Foto: Humas Kemenag Aceh Besar

COT GUE — Kepala Kantor Kementerian Agama Aceh Besar H Saifuddin SE membuka kegiatan In House Training Implementasi Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta dalam Pembelajaran di Madrasah di MAN 5 Aceh Besar, Cot Gue, Aceh Besar, Jumat (22/8/2025).

Pembukaan kegiatan turut dihadiri Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Aceh Besar H Suryadi SAg, Kepala MAN 5 Aceh Besar Dr Fauzuddin SAg MPd, dengan menghadirkan pemateri Elliza SPd MPd.

Saifuddin mengatakan penerapan kurikulum berbasis cinta dalam proses pembelajaran di madrasah sangat penting. Katanya, mengajarkan siswa menggunakan hati, membuat para guru dapat membangun hubungan yang lebih baik sehingga siswa menjadi lebih patuh dan termotivasi.

“Prinsip kurikulum berbasis cinta sebenarnya sudah ada sejak dulu. Saat kita kecil, guru-guru mengajar dengan rasa cinta yang tulus, meski mereka tidak digaji, tapi mereka ikhlas beramal. Hanya saja, dulu belum ada istilah kurikulum cinta,” kata Saifuddin.

Yahwa–sapaan akrabnya menyebut melalui kurikulum ini, Menteri Agama RI Prof Dr KH Nasaruddin Umar MA berinisiatif untuk mengembalikan pembelajaran di madrasah seperti zaman dulu, yaitu dengan pendekatan penuh cinta.

Kata dia, kurikulum cinta ialah pengembangan pendidikan agama dan keagamaan yang bertujuan menanamkan nilai cinta kepada Tuhan, sesama manusia, lingkungan, dan bangsa sejak usia dini.

Kurikulum tersebut bukan mata pelajaran baru, tetapi diintegrasikan ke dalam berbagai mata pelajaran yang sudah ada.

“Kita berharap ini dapat mengembalikan mindset guru sebenarnya, bahwa guru tidak hanya mengejar prestasi dan upah, tetapi mengajarkan siswa dengan cinta dalam hati. Dengan begitu, kita akan melahirkan generasi yang tidak hanya pintar, tapi juga berakhlakul karimah,” ujarnya.

Pelatihan ini berlangsung 22-23 Agustus 2025, dengan melibatkan puluhan guru madrasah. Metode deep learning dengan pendekatan kurikulum berbasis cinta yang dilakukan menekankan pentingnya menyisipkan unsur cinta dalam setiap mata pelajaran.

“Sisipkan cinta dalam setiap pembelajaran, baik saat mengajar matematika, fisika, kimia, dan lainnya, agar lahir anak-anak kita yang pintar dibarengi moral yang baik,” ujarnya.

Previous Post

Kemenhut Hentikan Perambahan Hutan Mangrove untuk Sawit di Tamiang

Next Post

Dibawah KTH Seudong Rimba, Eks Kombatan GAM, Korban Konflik dan Tapol/Napol Bakal Dapat Lahan HKm

Next Post
Dibawah KTH Seudong Rimba, Eks Kombatan GAM, Korban Konflik dan Tapol/Napol Bakal Dapat Lahan HKm

Dibawah KTH Seudong Rimba, Eks Kombatan GAM, Korban Konflik dan Tapol/Napol Bakal Dapat Lahan HKm

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

BSI Siap Bantu dan Sukseskan MTQ XXXVIII Tingkat Provinsi Aceh di Abdya

BSI Siap Bantu dan Sukseskan MTQ XXXVIII Tingkat Provinsi Aceh di Abdya

17/09/2026
Terkait Persoalan Tanah, Forum Reje Aceh Tengah Sampaikan Aspirasi ke Lembaga Wali Nanggroe

Terkait Persoalan Tanah, Forum Reje Aceh Tengah Sampaikan Aspirasi ke Lembaga Wali Nanggroe

17/09/2026
Kader Tak Boleh Diam, Agmar Media: Berani Berbicara adalah Langkah Awal Memimpin

Kader Tak Boleh Diam, Agmar Media: Berani Berbicara adalah Langkah Awal Memimpin

17/09/2026
Krak, 21 Santri Al Zahrah Raih Medali di Ajang ACTS 2026 Bireuen

Krak, 21 Santri Al Zahrah Raih Medali di Ajang ACTS 2026 Bireuen

17/09/2026
HUT PMI ke 81, Mualem: Relawan Jadi Kekuatan Penting Aceh Bangkit dari Bencana

HUT PMI ke 81, Mualem: Relawan Jadi Kekuatan Penting Aceh Bangkit dari Bencana

17/09/2026

Terpopuler

ASN, Non ASN, dan Honorer yang Belum Aktifkan IKD Segera Registrasi dan Aktivasi

ASN, Non ASN, dan Honorer yang Belum Aktifkan IKD Segera Registrasi dan Aktivasi

15/09/2026

Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2027, Berikut Daftarnya

Jalan Nasional Alue Mangota Blangpidie Terendam Banjir, Masyarakat di Imbau Waspada

Yahwa Buka Pelatihan Implementasi Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta di MAN 5 Aceh Besar

Mengukir Sejarah Kepemimpinan Perempuan: Refleksi atas Pelantikan Keuchik Rauzatul Jannah di Indra Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com