Singkil — Dalam upaya mengatasi Kejadian Luar Biasa (KLB) Malaria di Pulau Banyak Barat khusunya Ujung Sialit, Pemerintah Kampung Ujung Sialit bersama seluruh lapisan masyarakat melaksanakan kegiatan gotong royong massal pada hari ini, Senin 1/9/2025.
Kegiatan ini difokuskan pada pembersihan lingkungan, pengurasan tempat-tempat penampungan air untuk membasmi jentik nyamuk. Warga terlihat antusias bergotong royong membersihkan saluran air, pekarangan rumah, dan lokasi-lokasi yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.
Pj. Kepala Kampung Ujung Sialit, Risman Zega, menyampaikan bahwa gotong royong ini merupakan langkah nyata bersama dalam mempercepat penanganan KLB Malaria sesuai dengan intruksi Bupati Aceh Singkil.
“Kami tidak bisa hanya mengandalkan tenaga kesehatan. Seluruh masyarakat harus terlibat aktif menjaga kebersihan lingkungan agar KLB malaria ini bisa segera teratasi,” ujar beliau.
Ia juga menekankan bahwa kegiatan ini bertujuan bukan hanya untuk memutus rantai penularan malaria, tetapi juga demi mewujudkan masyarakat yang sehat dan produktif.
“Kalau masyarakat sehat, tentu bisa kembali bekerja, bertani, dan menghasilkan. Ini penting untuk kelangsungan hidup dan ekonomi keluarga di kampung Ujung Sialit,” tambah Pj. Kepala Kampung Ujung Sialit, Risman Zega.
Kegiatan ini mendapat dukungan dari petugas Puskesmas setempat dan relawan kesehatan, yang turut memberikan penyuluhan mengenai pencegahan malaria dan pentingnya menjaga lingkungan. Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, diharapkan KLB malaria di Kepulauan Banyak khususnya dan Aceh Singkil Umumnya bisa segera berakhir.
Kemudian disela-sela gorong royong, Ketua Badan Permusyawaratan Kampung (BPKam) Ujung Sialit, Serius Zai, mewakili masyarakat berharap kepada Bapak Bupati dan Wakil Bupati Aceh Singkil agar secepatnya membangun sarana prasarana khususnya parit beton pada titik rawan yang tidak bisa teraliri air, yang selama ini merupakan tempat berkembang biaknya jentik nyamuk penyebab malaria.
“Harapan besar kami kepada Bapak Bupati dan Wakil Bupati Aceh Singkil, untuk segera membangun parit beton pada titik-titik yang menghambat aliran air sehingga menjadi sarang perkembangbiakan jentik nyamuk. Apalagi ini mau memasuki musim hujan, sehingga tentu sangat penting untuk percepatan penanganan KLB Malaria ini,” kata Ketua BPKam Ujung Sialit, Serius Zai.
Reporter: Ahmad Azis










