Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Presiden Venezuela Minta Dialog Usai Dapat Ancaman dari Trump

redaksi by redaksi
08/09/2025
in Internasional
0
Venezuela Perluas Milisi Nasional di Tengah Tekanan Militer AS

Presiden Venezuela Nicolas Maduro mengumumkan mobilisasi besar-besaran untuk memperluas Milisi Bolivarian Nasional sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem pertahanan negara. (Foto: AFP/YURI CORTEZ)

Jakarta – Presiden Venezuela Nicolas Maduro meminta dialog setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan menembak jatuh pesawat militer negara Amerika Selatan tersebut.

Dalam sebuah pernyataan yang disiarkan melalui radio dan televisi Venezuela, Maduro menyampaikan bahwa negaranya selalu bersedia untuk berdialog dengan Amerika Serikat.

“Venezuela selalu bersedia untuk bicara, untuk terlibat dialog, tapi kami menuntut rasa hormat,” ucap Maduro pada Jumat (5/9), seperti dikutip AFP.

Maduro juga mengatakan perbedaan pandangan yang dimiliki Venezuela dan AS, baik sekarang maupun dahulu, tak bisa membenarkan pecahnya konflik militer.

“Tidak ada satu pun perbedaan yang kita miliki dan pernah kita miliki yang bisa menyebabkan konflik militer,” ujarnya.

Trump sebelumnya mengancam akan menembak jatuh pesawat militer Venezuela apabila berani mendekati dan membahayakan pasukan AS.

“Jika mereka menempatkan kami dalam posisi bahaya, mereka akan ditembak jatuh,” kata Trump kepada wartawan di Oval Office, Jumat (5/9), seperti dikutip AFP.

Ancaman Trump ini dilontarkan setelah dua pesawat militer Venezuela dilaporkan terbang di dekat kapal Angkatan Laut AS di perairan internasional pada Kamis (4/9). Aktivitas pesawat militer Venezuela itu disebut “sangat provokatif”.

Pasca peristiwa itu, Trump mengerahkan 10 jet tempur F-35 ke Puerto Rico dengan alasan untuk memberantas kartel narkoba.

Sejumlah sumber Gedung Putih mengatakan kepada CNN bahwa Trump saat ini sedang mempertimbangkan untuk meluncurkan serangan guna memberantas narkoba, termasuk di dalam negara Venezuela.

AS selama ini menuduh Venezuela membanjiri Washington dengan kokain yang menyebabkan kematian warga AS.

Para pejabat menyebut Maduro terlibat langsung dalam hal ini. Maduro dituduh memimpin jaringan narkoba melalui “Cartel de los Soles” atau Cartel of the Suns, yang ditetapkan Kementerian Keuangan AS sebagai organisasi teroris pada Juli lalu.

Maduro telah membantah bahwa negaranya memasok narkoba ke AS. Ia menegaskan Venezuela merupakan negara yang memerangi perdagangan narkoba.

“Laporan intelijen yang mereka berikan kepadanya [Trump] tidak benar. Venezuela saat ini adalah negara yang bebas dari produksi daun koka, kokain, dan merupakan negara yang memerangi perdagangan narkoba,” katanya.

Berdasarkan laporan The New York Times, Venezuela memang bukan produsen utama kokain. Namun, negara itu berfungsi sebagai pusat transit obat-obatan tersebut.

Perbatasannya yang panjang dan longgar dengan Kolombia selaku produsen kokain terbesar di dunia telah memberikan akses bagi para penyelundup mencapai pasar global.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Israel Makin Brutal Sasar Gedung-gedung di Gaza, Tower 7 Lantai Runtuh

Next Post

Absennya Wakil Aceh di Komisi II DPR RI, Kekhususan Aceh Berpotensi Terpinggirkan

Next Post
Masady Manggeng: Kekecewaan Ketua DPRA atas Kondisi Aceh itu Wajar, Saatnya Pemerintah Pusat Berbuat Lebih

Absennya Wakil Aceh di Komisi II DPR RI, Kekhususan Aceh Berpotensi Terpinggirkan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

BPBD Aceh Besar Tangani 7 Kejadian Baru Akibat Angin Kencang

BPBD Aceh Besar Tangani 7 Kejadian Baru Akibat Angin Kencang

08/08/2026
Tingkatkan Kualitas Layanan Publik, Tim PTSP Kanwil Kemenag Aceh Benchmarking ke BSI Landmark

Tingkatkan Kualitas Layanan Publik, Tim PTSP Kanwil Kemenag Aceh Benchmarking ke BSI Landmark

08/08/2026
Prodi Pengembangan Masyarakat Islam UIN Ar-Raniry Banda Aceh Serahkan Mahasiswa Magang ke Flower Aceh

Prodi Pengembangan Masyarakat Islam UIN Ar-Raniry Banda Aceh Serahkan Mahasiswa Magang ke Flower Aceh

08/08/2026
Bupati Aceh Selatan Dukung Peningkatan Kompetensi Guru, Pemkab Jajaki Kerja Sama dengan Pascasarjana USK

Bupati Aceh Selatan Dukung Peningkatan Kompetensi Guru, Pemkab Jajaki Kerja Sama dengan Pascasarjana USK

08/08/2026
Satgas PRR Aceh: Pemda Bisa Usul Pekerjaan Rehab-Rekon Masuk Inpres

Satgas PRR Aceh: Pemda Bisa Usul Pekerjaan Rehab-Rekon Masuk Inpres

08/08/2026

Terpopuler

Baju Khas Pidie Resmi Bersertifikat, Ikhtiar Menjaga Identitas Budaya dari Klaim dan Kepunahan

Baju Khas Pidie Resmi Bersertifikat, Ikhtiar Menjaga Identitas Budaya dari Klaim dan Kepunahan

06/08/2026

Presiden Venezuela Minta Dialog Usai Dapat Ancaman dari Trump

569 Peserta Ikuti PD-PKPNU Pidie Jaya, NU Tekankan Kader Berideologi dan Berdampak

Jelang Hari Damai Aceh, Kapolres Pidie Gandeng HUDA Perkuat Persatuan dan Stabilitas Daerah

KPK Ditantang Bongkar Tiga “Sarang Korupsi” di Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com