Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kampus

Rektor UIN Ar-Raniry Dorong Komisi VIII DPR RI Perkuat Dukungan bagi PTKIN

Atjeh Watch by Atjeh Watch
11/11/2025
in Kampus
0
Rektor UIN Ar-Raniry Dorong Komisi VIII DPR RI Perkuat Dukungan bagi PTKIN

Jakarta — Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, Prof Dr Mujiburrahman MAg mendorong Komisi VIII DPR RI untuk memperkuat dukungan terhadap pengembangan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), khususnya di wilayah luar Pulau Jawa.

Dorongan itu disampaikan Mujiburrahman dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi VIII DPR RI dan para rektor PTKIN di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (10/11/2025). Pertemuan tersebut menjadi ruang strategis bagi pimpinan perguruan tinggi Islam untuk menyampaikan aspirasi dan gagasan terkait peningkatan mutu pendidikan tinggi keagamaan.
Menurut Mujiburrahman, PTKIN memiliki peran vital dalam mencetak sumber daya manusia unggul di bidang keagamaan dan sosial-keagamaan. Namun, ia menilai dukungan kebijakan dan anggaran masih perlu diperkuat agar kampus Islam negeri khususnya di luar Jawa mampu tumbuh sejajar dengan kampus besar lainnya.
“Kami berharap Komisi VIII DPR RI terus memberikan dukungan nyata, baik melalui kebijakan maupun alokasi anggaran, agar PTKIN di luar Pulau Jawa memiliki kesempatan yang sama dalam meningkatkan mutu pendidikan dan penelitian,” ujar Mujiburrahman.
Dalam forum tersebut, Rektor UIN Ar-Raniry memaparkan enam usulan strategis yang dianggap penting untuk memperkuat daya saing PTKIN di tingkat nasional dan internasional.

Pertama, peningkatan akses pendidikan tinggi keagamaan melalui perluasan beasiswa, peningkatan kuota KIP Kuliah dan tambahan Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN) bagi mahasiswa. Upaya ini diharapkan dapat membuka kesempatan lebih luas bagi calon mahasiswa dari daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal).

Kedua, penguatan sumber daya manusia dosen dan tenaga kependidikan. Dukungan kebijakan dan program beasiswa pendidikan lanjut ke jenjang S1, S2, dan S3 dinilai penting untuk memperkuat kapasitas akademik dan profesional tenaga pengajar di lingkungan PTKIN.

Ketiga, pemenuhan sarana dan prasarana kampus agar layanan akademik dan administrasi semakin berkualitas. Menurut Mujiburrahman, banyak kampus Islam negeri di luar Jawa yang masih menghadapi keterbatasan fasilitas, terutama laboratorium, ruang kuliah, dan infrastruktur digital.

Keempat, peningkatan kapasitas riset dan publikasi ilmiah. Dukungan kebijakan serta tambahan anggaran penelitian di lingkungan PTKIN diharapkan dapat mendorong lahirnya inovasi dan temuan ilmiah yang bermanfaat bagi masyarakat.

Kelima, penguatan kualitas jurnal ilmiah melalui bantuan operasional bagi Rumah Jurnal di masing-masing kampus. Langkah ini bertujuan meningkatkan kualitas publikasi akademik agar semakin kompetitif di tingkat nasional maupun internasional.

Terakhir, Mujiburrahman menekankan pentingnya kerja sama internasional. Menurutnya, kolaborasi lintas negara menjadi bagian dari strategi menuju visi world class university yang membutuhkan dukungan kebijakan dan pendanaan berkelanjutan.

“Kerja sama internasional akan memperluas jejaring akademik dan membuka peluang kolaborasi riset global. Ini sangat penting agar PTKIN dapat hadir sejajar dengan universitas ternama di dunia,” ujarnya.

Kehadiran UIN Ar-Raniry dalam forum parlemen tersebut, menurutnya, bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk komitmen akademik untuk memperjuangkan pemerataan pembangunan pendidikan tinggi Islam di seluruh Indonesia.

Ia menegaskan, penguatan PTKIN tidak hanya berdampak pada peningkatan kapasitas kampus, tetapi juga berkontribusi pada penguatan moderasi beragama dan pembangunan karakter bangsa.
“PTKIN memiliki potensi besar menjadi lokomotif moderasi beragama dan kemajuan peradaban Islam di Indonesia. Dukungan lintas lembaga menjadi kunci untuk mewujudkan hal itu,” kata Mujiburrahman.

Melalui sinergi antara Kementerian Agama, DPR RI, dan PTKIN diharapkan lahir kebijakan yang berpihak pada pemerataan kualitas pendidikan tinggi keagamaan. Rektor UIN Ar-Raniry menilai, dukungan Komisi VIII DPR RI sangat menentukan keberlanjutan program dan pembiayaan pendidikan tinggi Islam yang inklusif dan berdaya saing global.

“Dengan dukungan tersebut, UIN Ar-Raniry dan PTKIN lainnya di seluruh Indonesia diharapkan dapat terus tumbuh sebagai pusat keilmuan Islam yang unggul, terbuka, dan berorientasi pada kemajuan bangsa dan menjangkau dimensi internasional,” tambahnya. []

Previous Post

Pelajar Calon Duta Nilai Budaya di Luar Negeri

Next Post

Trump Bertemu Presiden Suriah Ahmed al-Sharaa di Gedung Putih

Next Post
Trump Bertemu Presiden Suriah Ahmed al-Sharaa di Gedung Putih

Trump Bertemu Presiden Suriah Ahmed al-Sharaa di Gedung Putih

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Bupati Muharram Idris Gandeng Kemenag Aceh Perkuat Program Beut Kitab Bak Sikula

Bupati Muharram Idris Gandeng Kemenag Aceh Perkuat Program Beut Kitab Bak Sikula

04/09/2026
Guru PAI Aceh Besar Dibekali Keterampilan AI sebagai Tools Pembelajaran

Guru PAI Aceh Besar Dibekali Keterampilan AI sebagai Tools Pembelajaran

04/09/2026
Pemko Banda Aceh Putuskan 5 Poin Deklarasi Penanggulangan HIV/AIDS dan Pencegahan LGBT

Pemko Banda Aceh Putuskan 5 Poin Deklarasi Penanggulangan HIV/AIDS dan Pencegahan LGBT

04/09/2026
Kemenag Salurkan Rp11,628 Miliar untuk Pemulihan 306 Masjid dan Musala Terdampak Bencana di Aceh

Kemenag Salurkan Rp11,628 Miliar untuk Pemulihan 306 Masjid dan Musala Terdampak Bencana di Aceh

04/09/2026
9 Mobil Operasional KDMP di Abdya Diserahterimakan, Dandim: Kelola Dengan Baik

9 Mobil Operasional KDMP di Abdya Diserahterimakan, Dandim: Kelola Dengan Baik

04/09/2026

Terpopuler

Di Abdya, Gerakan “Satu Pejabat Satu Anak Yatim” Mulai Berjalan

Di Abdya, Gerakan “Satu Pejabat Satu Anak Yatim” Mulai Berjalan

02/09/2026

Rektor UIN Ar-Raniry Dorong Komisi VIII DPR RI Perkuat Dukungan bagi PTKIN

3.069 Huntap Pidie Jaya, Baru 110 Ditender: Korban Bencana Kembali Menunggu

Data Google Trend: Blangpidie Catat Minat Pencarian “Slot” Tertinggi di Aceh

Ohku, Dana Bencana Rp37,9 Miliar Mengendap: 96% Belum Terserap, Bupati Pijay Ancam Sanksi OPD

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com