Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Illiza Tutup Festival Tunas Bahasa Ibu tingkat Provinsi Aceh 2025

redaksi by redaksi
24/11/2025
in Lintas Timur
0
Illiza Tutup Festival Tunas Bahasa Ibu tingkat Provinsi Aceh 2025

Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menutup secara resmi Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat Provinsi Aceh “Revitalisasi Bahasa Aceh dan Gayo” yang digelar Balai Bahasa Aceh di Hotel Ayani, Minggu, 23 November 2025 malam.

Sedari 21 November lalu, ratusan pelajar SD/SMP mengikuti beragam perlombaan pada ajang FTBI tahun ini. Ada lomba menulis dan membaca puisi, menulis cerita pendek, mendongeng, lawakan tunggal, pidato, hingga tembang tradisi.

Para peserta berasal dari delapan kabupaten/kota di Aceh, yakni Banda Aceh, Aceh Besar, Aceh Barat, Pidie, Bireuen, Bener Meriah, Aceh Tengah, dan Gayo Lues.

Pada kesempatan tersebut, didampingi Kepala Balai Bahasa Provinsi Aceh Umar Solikhan, Wali Kota Illiza turut menyerahkan hadiah berupa piagam dan dana pembinaan kepada sejumlah pemenang.

Dalam sambutannya, Illiza menyebut bahasa adalah identitas, “Dan bahasa ibu adalah akar yang menjaga kia tetap tegak. Ketika bahasa daerah hidup, budaya hidup. Ketika budaya hidup, jati diri bangsa tetap kuat.”

“Hal ini yang harus kita sadari bersama, karena banyak anak-anak kita sekarang malu berbahasa daerah. Oleh sebabnya, saya bangga dengan para peserta festival ini yang merupakan anak-anak hebat pilihan,” ujarnya.

Menurutnya, Festival Tunas Bahasa Ibu bukan sekadar lomba. Ini adalah langkah besar untuk melestarikan, menguatkan, “Dan memastikan bahwa generasi muda Aceh tumbuh dengan kebanggaan terhadap bahasa dan budaya daerahnya.”

Ia pun menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Balai Bahasa Provinsi Aceh yang telah bekerja keras menggerakkan ekosistem literasi bahasa daerah melalui FTBI. “Kegiatan ini membuktikan bahwa pelestarian bahasa bukan hanya tentang menjaga masa lalu, tetapi membangun masa depan,” ujarnya.

Masih menurut Illiza, arah pembangunan Banda Aceh 2025–2029 sebagai Kota Kolaborasi memberikan ruang besar bagi pendidikan, literasi budaya, dan penguatan karakter generasi muda.

“Karena itu, kami sangat mengapresiasi inisiatif seperti FTBI, yang sejalan dengan semangat untuk memperluas ruang kreativitas anak-anak Aceh, menghidupkan kembali narasi bahasa ibu dalam kehidupan sehari-hari, dan menumbuhkan kecintaan terhadap sastra, seni, dan tradisi lokal.”

Ia juga percaya, anak-anak yang mengenal akar budayanya adalah anak-anak yang akan tumbuh kuat, percaya diri, dan siap menghadapi dunia global tanpa kehilangan jati dirinya. “Bagitu pula kegiatan kita hari ini, menjadi salah satu upaya kita terus membangun budaya literasi di Aceh,” ujarnya.

“Yang paling penting, mari kita semua berkomunikasi di rumah masing-masing dengan bahasa daerah. Jangn lupa dengan dengan bahasa ibu. Kalau bukan kita yang melestarikannya, siapa lagi. Mari kita berjuang bersama-sama,” ujar Illiza pada acara yang turut dihadiri oleh kepala dinas pendidikan/kebudayaan dari delapan daerah di Aceh.

Previous Post

Pemerintah Aceh Tegaskan Komitmen Pelestarian Bahasa Daerah

Next Post

Bupati Aceh Utara Sebut Banjir di Daerahnya Akibat Pendangkalan Sungai

Next Post
Sungai Lae Cinedang Meluap Rendam Dua Desa di Aceh Singkil

Bupati Aceh Utara Sebut Banjir di Daerahnya Akibat Pendangkalan Sungai

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Lembaga Wali Nanggroe Identifikasi Hukum Materiil Peradilan Adat di Aceh Barat

Lembaga Wali Nanggroe Identifikasi Hukum Materiil Peradilan Adat di Aceh Barat

04/08/2026
PKB Pidie Jaya Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Dayah Istiqamatuddin

PKB Pidie Jaya Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Dayah Istiqamatuddin

04/08/2026
Kebakaran Hanguskan Kompleks Dayah di Bandar Dua

Kebakaran Hanguskan Kompleks Dayah di Bandar Dua

04/08/2026
Ancaman Narkotika, BNN Aceh Teken MoU dengan Pemerintah Abdya Bentuk BNNK

Ancaman Narkotika, BNN Aceh Teken MoU dengan Pemerintah Abdya Bentuk BNNK

04/08/2026
Fraksi Kebangkitan Pembangunan dan Demokrasi Desak Bupati Evaluasi SKPK Pijay

Fraksi Kebangkitan Pembangunan dan Demokrasi Desak Bupati Evaluasi SKPK Pijay

04/08/2026

Terpopuler

Kapolres Pidie Jaya Kritik Evaluasi SKPK: Jangan Bicara Tanpa Data, Rakyat Berhak Tahu Kinerja Pemerintah

Kapolres Pidie Jaya Kritik Evaluasi SKPK: Jangan Bicara Tanpa Data, Rakyat Berhak Tahu Kinerja Pemerintah

03/08/2026

Dari Atu Singkih ke Lembah Tidar: Alumnus Al Zahrah Lulus Akmil Setelah 3 Kali Gagal

Di Tengah Tuntutan Dua Bulan Penjara, IKA Unigha Desak Restorative Justice untuk Dua Mahasiswa

Illiza Tutup Festival Tunas Bahasa Ibu tingkat Provinsi Aceh 2025

Lima Tahun Bertahan Tanpa Orang Tua, Lima Bersaudara di Pidie Jaya Pernah Dua Hari Menahan Lapar

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com