Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Tengah

Aceh Tengah Hanya Bisa Diakses Lewat Udara, Jalur Darat Lumpuh Total

redaksi by redaksi
04/12/2025
in Lintas Tengah
0
Aceh Tengah Hanya Bisa Diakses Lewat Udara, Jalur Darat Lumpuh Total

Foto udara Jembatan Beutong Ateuh Banggalang yang putus diterjang banjir bandang di jalan lintas tengah Nagan Raya-Aceh Tengah di Desa Kuta Teugong, Beutong Ateuh Banggalang, Nagan Raya, Aceh, Minggu (30/11/2025). (Foto: ANTARA FOTO/SYIFA YULINNAS)

Jakarta – Bupati Aceh Tengah Haili Yoga menyampaikan bahwa akses jalan menuju daerahnya sudah lumpuh dan tidak bisa lagi dilalui selain dengan jalur udara.

Ia mengatakan sejumlah titik jalan tertutup longsor dan jembatan terputus akibat bencana ekologis banjir dan longsor di tiga provinsi Sumatra.

“Enggak ada lagi, memang harus udara. Kalau jalan darat kita, oh ini kan longsor. Longsor jembatan terputus. Satu-satunya jalan yang tepat adalah cuma udara,” ujar Haili saat diwawancara oleh CNN Indonesia, Rabu (4/12).

Haili menyampaikan bahwa bantuan melalui jalur udara sangat terbatas, sementara kebutuhan Aceh Tengah masih sangat besar.

“Nah, kalau bantuan dari lewat udara kan sangat terbatas. Sementara kebutuhan di daerah kita ini kan cukup banyak.”

Namun, Haili mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan oleh pemerintah pusat maupun provinsi.

Salah satunya dengan penyediaan helikopter untuk mengirimkan bantuan ke desa-desa terisolir karena sulitnya jalan yang dilalui.

“Ada kekhususan untuk ada helikopter untuk disiagakan satu untuk mengantar ke desa-desa yang tertinggal, eh desa yang terisolir. Karena sampai hari ini kami juga belum sampai ke beberapa desa itu. Belum pernah kami hadir karena sulit sekali jalan yang kita tembus,” ujarnya.

Ia menjelaskan upaya membuka akses jalan sebenarnya hanya bisa dilakukan dengan alat berat. Namun, ketersediaan bahan bakar menjadi persoalan baru.

“Tapi ini harus kita lakukan melalui, melaksanakan dengan alat berat. Nah, alat berat juga ada, tapi BBM juga enggak ada lagi hari ini. Enggak ada lagi.”

“Dan kami juga, hampir ribuan masyarakat datang ke kantor bupati menanyakan perihal tentang kelangkaan BBM. BBM enggak ada lagi, karena pasokan enggak ada lagi. Itu pun BBM baru ada kalau dari udara,” tambahnya.

Dengan adanya bencana ini, Haili mengatakan bahwa dampak di Aceh Tengah tidak hanya dirasakan oleh warga yang tertimpa musibah, namun juga masyarakat biasa yang sebelumnya tidak mengalami kekurangan bahan pokok.

“Aceh-Tengah ini bukan hanya dampak, bukan hanya yang masyarakat yang tertimpa musibah, tapi sekarang kan sudah masuk ke masyarakat biasa, yang selama ini tidak terdampak kepada beras.”

Kendati demikian, Haili mengaku bersyukur sebab bantuan yang diberikan oleh pemerintah pusat dan provinsi, hal ini mampu teratasi.

“Alhamdulillah dengan adanya bantuan dari pemerintah pusat dan provinsi, ini sudah sedikit teratasi dengan baik.”

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Komdigi Percepat Perbaikan Jaringan Telekomunikasi di Aceh Pascabencana, Target Pulih Pekan Ini

Next Post

Ribuan Warga Aceh Timur Masih Terisolasi

Next Post
Ribuan Warga Aceh Timur Masih Terisolasi

Ribuan Warga Aceh Timur Masih Terisolasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

DLHK Aceh Fasilitasi Penanaman 19.200 Batang Mangrove di Lamteh Peukan Bada

DLHK Aceh Fasilitasi Penanaman 19.200 Batang Mangrove di Lamteh Peukan Bada

02/08/2026
Bangkit Setelah Enam Tahun Vakum, IMPIJA Kini Diuji Lewat Kepemimpinan Arief Effendi

Bangkit Setelah Enam Tahun Vakum, IMPIJA Kini Diuji Lewat Kepemimpinan Arief Effendi

02/08/2026
Dari Atu Singkih ke Lembah Tidar: Alumnus Al Zahrah Lulus Akmil Setelah 3 Kali Gagal

Dari Atu Singkih ke Lembah Tidar: Alumnus Al Zahrah Lulus Akmil Setelah 3 Kali Gagal

02/08/2026
Tim SAR Evakuasi Dua Jenazah Remaja Hilang di Ujong Batee

Tim SAR Evakuasi Dua Jenazah Remaja Hilang di Ujong Batee

02/08/2026
Kakanwil Azhari Buka Pelatihan Koding dan AI Diselenggarakan PW PGMNI Aceh

Kakanwil Azhari Buka Pelatihan Koding dan AI Diselenggarakan PW PGMNI Aceh

02/08/2026

Terpopuler

Dari Atu Singkih ke Lembah Tidar: Alumnus Al Zahrah Lulus Akmil Setelah 3 Kali Gagal

Dari Atu Singkih ke Lembah Tidar: Alumnus Al Zahrah Lulus Akmil Setelah 3 Kali Gagal

02/08/2026

Aceh Tengah Hanya Bisa Diakses Lewat Udara, Jalur Darat Lumpuh Total

Di Tengah Tuntutan Dua Bulan Penjara, IKA Unigha Desak Restorative Justice untuk Dua Mahasiswa

Jaksa Masuk Inspektorat Pidie Jaya, Advokat: Legalitas Bukan Jaminan Pengawasan Bebas Intervensi

Jaksa Aktif Duduki Irban Khusus Pidie Jaya, Publik Menanti Ketegasan Pengawasan dan Akuntabilitas Kelola Daerah

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com