Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kampus

USK Buka Posko Respon SenyAR di Langkahan, Perkuat Pemulihan Pascabanjir Bandang

redaksi by redaksi
21/12/2025
in Kampus, Lintas Timur
0
USK Buka Posko Respon SenyAR di Langkahan, Perkuat Pemulihan Pascabanjir Bandang

LANGKAHAN—Universitas Syiah Kuala (USK) kembali memperluas jangkauan respons kemanusiaannya dengan membuka posko Tim Respon SenyAR di Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, pada Minggu, 21 Desember 2025.

Pembukaan posko ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan USK dalam mendampingi masyarakat yang terdampak banjir dan banjir bandang yang melanda wilayah tersebut pada 25 November 2025.

Tim Respon SenyAR USK berada di bawah koordinasi Tsunami and Disaster Mitigation Research Center (TDMRC), lembaga riset kebencanaan yang selama ini aktif dalam penanganan bencana di Aceh dan berbagai daerah lain. TDMRC diketuai oleh Prof. Dr. Muksin, S.Si., M.Si., M.Phil., yang menginisiasi langsung misi pembukaan posko di Langkahan.

“Posko ini kami buka sebagai bentuk aksi peduli USK pascabanjir dan banjir bandang yang terjadi pada 25 November lalu. Kami ingin memastikan bahwa proses pemulihan masyarakat berjalan dengan lebih terarah dan berbasis kebutuhan riil di lapangan,” kata Muksin, Minggu. Posko SenyAR USK tersebut berlokasi di Desa Lubok Mane, Kecamatan Langkahan.

Menurut Muksin, pemilihan desa ini dilakukan melalui pertimbangan strategis. Lubok Mane dinilai berada di posisi tengah dan relatif mudah diakses, sehingga memungkinkan posko menjangkau sejumlah desa lain di sekitarnya yang juga terdampak bencana.

“Desa Lubok Mane kita pilih karena posisinya cukup strategis. Dari sini, tim bisa menjangkau beberapa desa sekitar yang membutuhkan pendampingan pemulihan, seperti Desa Gedumbuk dan Desa Lubok Pusaka, yang merupakan desa dengan dampak kerusakan paling parah,” ujarnya.

Banjir bandang yang melanda Langkahan pada akhir November lalu menyebabkan kerusakan pada rumah warga, fasilitas umum, serta sistem sanitasi. Sejumlah warga juga dilaporkan mengalami kesulitan mengakses layanan kesehatan dan kebutuhan dasar dalam beberapa pekan pascakejadian.

Untuk mendukung operasional posko, USK mengerahkan 25 personel yang berasal dari berbagai disiplin keilmuan. Tim tersebut terdiri atas Tim Geologi Teknik, yang berfokus pada kajian kondisi lingkungan dan potensi risiko lanjutan, serta Tim Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), yang menangani aspek sosial dan pemberdayaan masyarakat.

Tim FISIP dipimpin oleh Maimun, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, yang juga melibatkan mahasiswa dalam kegiatan lapangan sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat.

Muksin menjelaskan, kegiatan yang akan dilaksanakan melalui posko SenyAR di Langkahan dirancang dalam beberapa tahap. Tahap pertama difokuskan pada penyaluran logistik kepada warga terdampak, sekaligus melakukan survei kondisi lapangan untuk memperoleh data faktual mengenai tingkat kerusakan dan kebutuhan mendesak masyarakat.

“Survei ini penting agar setiap intervensi yang kita lakukan benar-benar sesuai dengan kondisi dan kebutuhan warga,” kata Muksin.

Tahap kedua, tim akan mengupayakan perbaikan sanitasi lingkungan dan penguatan layanan kesehatan masyarakat. Langkah ini dinilai krusial untuk mencegah munculnya penyakit pascabencana, terutama di wilayah yang terdampak genangan dan kerusakan fasilitas air bersih.

Adapun tahap ketiga, USK melalui posko SenyAR akan memfasilitasi dapur umum untuk membantu pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat selama masa pemulihan. Dapur umum ini diharapkan dapat meringankan beban warga, terutama kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan keluarga yang kehilangan sumber penghidupan akibat bencana.

Melalui pembukaan posko di Langkahan, USK menegaskan komitmennya untuk tidak hanya hadir pada fase tanggap darurat, tetapi juga mendampingi masyarakat hingga tahap pemulihan. Perpaduan antara pendekatan ilmiah, sosial, dan kemanusiaan menjadi ciri khas keterlibatan kampus tersebut dalam penanganan bencana.

“Kehadiran kami di sini adalah bagian dari tanggung jawab perguruan tinggi kepada masyarakat. USK ingin memastikan bahwa pemulihan pascabencana berjalan secara berkelanjutan dan berbasis ilmu pengetahuan,” ujar Muksin.

 

Previous Post

Wakil Bupati Pidie Jaya Terima Bantuan Baitul Mal Aceh untuk Korban Banjir

Next Post

H.T. Ibrahim Serap Aspirasi Masyarakat Aceh Besar

Next Post
H.T. Ibrahim Serap Aspirasi Masyarakat Aceh Besar

H.T. Ibrahim Serap Aspirasi Masyarakat Aceh Besar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Arus Balik di Lintas Barat-Selatan Aceh Alami Peningkatan

Arus Balik di Lintas Barat-Selatan Aceh Alami Peningkatan

25/03/2026
Komnas HAM Aceh Dorong Ruang Aman bagi Pembela HAM

Komnas HAM Aceh Dorong Ruang Aman bagi Pembela HAM

25/03/2026
Angkutan Kargo Selama Mudik Lebaran di Bandara SIM Aceh Menurun

Angkutan Kargo Selama Mudik Lebaran di Bandara SIM Aceh Menurun

25/03/2026
Pemko Banda Aceh Tetap Hadirkan Layanan Publik Siaga Saat Lebaran

Pemko Banda Aceh Tetap Hadirkan Layanan Publik Siaga Saat Lebaran

25/03/2026
Pemkab Aceh Barat Telusuri Kasus Kutipan Daging Ilegal oleh Oknum ASN

Pemkab Aceh Barat Telusuri Kasus Kutipan Daging Ilegal oleh Oknum ASN

25/03/2026

Terpopuler

Kursi Abang Samalanga di DPR Aceh Mulai ‘Digoyang’ Para Anggota

Abang Samalanga dan Jejak Perebutan Kursi Ketua di DPR Aceh

24/03/2026

USK Buka Posko Respon SenyAR di Langkahan, Perkuat Pemulihan Pascabanjir Bandang

Negosiasi Trump dengan Iran Tak Melibatkan Mojtaba Khamenei

Rusia Pantau Situasi Terbaru Iran, Sebut Ada Pernyataan Kontradiktif

Prabowo Klaim Pemulihan Aceh Hampir 100 Persen, NU Aceh Tamiang: 70 Persen Warga Masih Mengungsi

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com