Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Tengah

Muslim Ayub Sebut Bencana dan Nilai-Nilai Pancasila sebagai Kompas Kemanusiaan

Joe Samalanga by Joe Samalanga
30/12/2025
in Lintas Tengah
0
Muslim Ayub Sebut Bencana dan Nilai-Nilai Pancasila sebagai Kompas Kemanusiaan

Aceh Tenggara — Indonesia kembali menghadapi bencana hidrometeorologi berskala besar sepanjang tahun 2025. Banjir dan longsor melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, menimbulkan dampak kemanusiaan dan ekonomi yang sangat serius.

Anggota DPR RI H. Muslim Ayub, SH, MH menegaskan bahwa kondisi ini menuntut kehadiran negara yang tidak hanya cepat secara teknis, tetapi juga kokoh secara moral. Hal tersebut disampaikannya saat sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Gampong Tualang Lama, Aceh Tenggara, Senin (15/12/2025).

Berdasarkan data, di Aceh tercatat 391 korban meninggal dunia dan 31 orang hilang. Di Sumatera Utara, 1,6 juta warga terdampak, dengan 339 korban meninggal dunia dan 107 orang hilang. Sementara di Sumatera Barat, sebanyak 256.681 jiwa terdampak, 235 orang meninggal dunia, dan 93 warga dinyatakan hilang. Dari sisi ekonomi, Celios memperkirakan kerugian nasional mencapai Rp 68,67 triliun.
BNPB juga mencatat hampir 2.919 kejadian bencana sepanjang Januari hingga 24 November 2025, yang mayoritas merupakan bencana hidrometeorologi.

Menurut Muslim Ayub, Pancasila harus menjadi kompas etik dalam kebijakan penanggulangan bencana. Nilai kemanusiaan, keadilan sosial, dan persatuan bangsa menuntut negara memastikan keselamatan rakyat sebagai hak dasar warga negara.

“Penanggulangan bencana harus bergeser dari sekadar respons darurat menuju mitigasi hulu, seperti reforestasi, restorasi ekosistem, dan pemulihan fungsi lingkungan. Keberpihakan fiskal pada ekologi adalah pernyataan moral negara,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kebersamaan antara negara dan masyarakat, dengan menempatkan komunitas lokal sebagai garda terdepan dalam kesiapsiagaan bencana. Transparansi dan akuntabilitas distribusi bantuan, lanjutnya, merupakan amanat Pancasila agar penderitaan korban tidak dijadikan komoditas politik.

“Dengan menjadikan Pancasila sebagai landasan kebijakan kebencanaan, Indonesia dapat membangun sistem penanggulangan bencana yang tidak hanya tangguh secara teknis, tetapi juga adil, manusiawi, dan bermartabat,” tutup Muslim Ayub.[]

Previous Post

Koalisi Masyarakat Aceh Demo Tuntut Penuhi Hak Korban Bencana

Next Post

[Opini] Perpustakaan di Era Digital: Ketinggalan Zaman atau Justru Kian Dibutuhkan?

Next Post
[Opini] Perpustakaan di Era Digital: Ketinggalan Zaman atau Justru Kian Dibutuhkan?

[Opini] Perpustakaan di Era Digital: Ketinggalan Zaman atau Justru Kian Dibutuhkan?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Empat Atlet Wushu Aceh Besar Lolos PORA, Dua Raih Medali Emas di Pra Kualifikasi

Empat Atlet Wushu Aceh Besar Lolos PORA, Dua Raih Medali Emas di Pra Kualifikasi

15/05/2026
BRUS di SMAN 2 Kluet Utara: Belajar dengan Suasana Penuh Keceriaan

BRUS di SMAN 2 Kluet Utara: Belajar dengan Suasana Penuh Keceriaan

15/05/2026
Aktivis Mahasiswa Tolak Tambang di Beutong Ateuh Banggala

Aktivis Mahasiswa Tolak Tambang di Beutong Ateuh Banggala

15/05/2026
Israel Gugat NYT atas Laporan Dugaan Pelecehan Tahanan Palestina

Israel Gugat NYT atas Laporan Dugaan Pelecehan Tahanan Palestina

15/05/2026
Eks Ajudan Utama Zelensky Ditahan dalam Kasus Korupsi

Eks Ajudan Utama Zelensky Ditahan dalam Kasus Korupsi

15/05/2026

Terpopuler

Temui Kepala BPS Aceh, Darwati Soroti Banyak Warga Tidak Mampu Masuk dalam Desil 8 hingga 10

Temui Kepala BPS Aceh, Darwati Soroti Banyak Warga Tidak Mampu Masuk dalam Desil 8 hingga 10

12/05/2026

Ratusan Eks Karyawan PT KKA Mengadu ke Azhari Cage Terkait Tunggakan Gaji dan Pesangon

Penolakan Pergub JKA Kian Gencar, Mualem Berangkat Haji ke Tanah Suci

Keuchik Osha Terima SK dari DPP di Jakarta Sebagai Ketua PAN Abdya

Senator Azhari Cage Minta Pergub JKA di Aceh Dikaji Ulang

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com