Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Pemerintah Aceh Prioritaskan Jalur Logistik dan Konektivitas

redaksi by redaksi
27/12/2025
in Nanggroe
0
Pemerintah Aceh Prioritaskan Jalur Logistik dan Konektivitas

TAKENGON – Pemerintah Aceh menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur konektivitas di wilayah dataran tinggi merupakan prioritas utama. Hal ini bertujuan untuk memastikan kelancaran arus ekonomi dan mempercepat pemulihan pasca-bencana di kawasan tersebut.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, saat melakukan pertemuan silaturahmi dengan Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, di Pendopo Bupati Aceh Tengah, Takengon, Jumat malam (26/12/2025).

M. Nasir menekankan bahwa pembukaan akses jalan di wilayah Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Gayo Lues adalah “urat nadi” bagi ekonomi masyarakat. Pemerintah Aceh berkomitmen memprioritaskan perbaikan sejumlah titik krusial guna menjamin distribusi logistik dan Bahan Bakar Minyak (BBM).

“Jika distribusi logistik lancar dan stok mencukupi, maka pertumbuhan ekonomi masyarakat akan semakin membaik. Oleh karena itu, konektivitas harus segera pulih,” ujar M. Nasir.

Dalam keterangannya, M. Nasir menegaskan bahwa Pemerintah Aceh akan memprioritaskan sejumlah titik infrastruktur yang sempat terhambat. Fokus utama pembangunan diarahkan pada pemulihan jembatan penghubung antar Kabupaten Bireuen – Bener Meriah dan jalan Simpang KKA–Bener Meriah. Tidak hanya itu, pembukaan akses pada jalan lintas Pameu–Aceh Tengah, jalur Nagan Raya–Aceh Tengah, serta poros Aceh Tengah–Gayo Lues juga menjadi agenda mendesak demi memulihkan mobilitas antar-kabupaten di dataran tinggi.

Selain infrastruktur jalan, Sekda Aceh juga menyoroti pentingnya relokasi warga terdampak bencana ke lokasi yang lebih aman. Ia meminta Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah untuk memastikan akurasi data jumlah rumah yang terkena dampak banjir dan longsor.

“Masyarakat harus memiliki rumah yang layak. Dengan hunian yang stabil, ekonomi keluarga bisa kembali berjalan, terutama di sektor unggulan seperti pertanian dan perkebunan,” tambah M. Nasir.

Dalam kesempatan itu, Sekda juga memberikan arahan inovatif dengan menyarankan pemanfaatan kayu gelondongan sisa banjir dan longsor untuk material pembangunan kembali jembatan dan rumah warga yang rusak.

Di tempat yang sama, Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh dari Pemerintah Aceh, Kodam IM, Polda Aceh, dan berbagai instansi terkait. Ia melaporkan bahwa kondisi ekonomi mulai membaik seiring dengan pulihnya akses jalan antar-kabupaten.

Namun, Haili Yoga menekankan masih adanya tantangan besar terkait desa-desa yang terisolir akibat longsor. Saat ini, sejumlah wilayah hanya dapat diakses menggunakan kendaraan khusus seperti motor trail atau mobil offroad.

“Masih ada desa yang terisolir sehingga bantuan logistik terpaksa dikirim via udara. Kami memohon dukungan Pemerintah Aceh melalui Dinas PUPR untuk segera membuka akses jalan menuju desa-desa tersebut agar bantuan dan aktivitas warga tidak lagi terhambat,” pungkas Haili Yoga.

Previous Post

Didampingi Ibunda Tercinta, Dr. Safaruddin Santuni Ribuan Yatim di Abdya

Next Post

KLH Kirimkan Air Bersih dan Alat Penjernih ke Lokasi Banjir di Aceh

Next Post
KLH Kirimkan Air Bersih dan Alat Penjernih ke Lokasi Banjir di Aceh

KLH Kirimkan Air Bersih dan Alat Penjernih ke Lokasi Banjir di Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Wakil Bupati Aceh Besar Serahkan SK Pembentukan Tim Pemekaran DOB Seuramoe Aceh

Wakil Bupati Aceh Besar Serahkan SK Pembentukan Tim Pemekaran DOB Seuramoe Aceh

29/03/2026
Penyintas Bencana Aceh Timur Beralih Profesi Jadi Buruh Kayu

Pemulihan Aceh Pasca Banjir Dinilai Belum Maksimal

29/03/2026
GAPELMABDYA Minta Pihak Terkait Harus Serius Tindaklanjuti Kasus Lakalantas Dump Truk LKT

GAPELMABDYA Minta Pihak Terkait Harus Serius Tindaklanjuti Kasus Lakalantas Dump Truk LKT

29/03/2026
Ohku, Pelaku Pencurian Sepeda Motor di Aceh Selatan Ternyata ODGJ

Ohku, Pelaku Pencurian Sepeda Motor di Aceh Selatan Ternyata ODGJ

29/03/2026
Sat Samapta Polres Aceh Barat Antisipasi Kriminalitas di Sejumlah Titik Strategis

Sat Samapta Polres Aceh Barat Antisipasi Kriminalitas di Sejumlah Titik Strategis

29/03/2026

Terpopuler

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

27/03/2026

Truk Hauling LKT Hantam Becak Motor, Satu Nyawa Melayang

[Opini] Sinkronisasi Antara Logika & Retorika

Prof Saifullah Resmi Mendaftar sebagai Calon Rektor UIN Ar-Raniry 2026-2030

Teungku Muhammad Nur: Aktivis Dayah Jadi Direktur di PT PEMA

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com