Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Tengah

37 Desa di Aceh Tengah Masih Terisolasi, Tiga di Antaranya Hanya Bisa Diakses Jalan Kaki

redaksi by redaksi
30/12/2025
in Lintas Tengah
0
72 Ribu Warga Gayo Masih Terisolir Akibat Jalan Putus Imbas Banjir

Akses Pulih Bertahap, Jembatan Darurat Aceh Tengah-Nagan Raya Mulai Dilintasi (Foto: ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas)

TAKENGON – Sudah lebih dari satu bulan berlalu sejak banjir bandang dan tanah longsor menerjang Kabupaten Aceh Tengah, namun pemulihan akses masih menghadapi kendala besar. Hingga Senin, 29 Desember 2025, tercatat sebanyak 37 desa di wilayah tersebut masih terisolasi akibat infrastruktur jalan dan jembatan yang putus total.

Puluhan desa yang masih terputus aksesnya tersebar di beberapa wilayah, meliputi Kecamatan Rusip Antara, Kecamatan Ketol, Kecamatan Celala, Kecamatan Bintang, hingga Kecamatan Linge.

Akses Hanya Bisa Ditempuh dengan Jalan Kaki

Kondisi paling memprihatinkan dilaporkan terjadi di Kecamatan Bintang. Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, mengungkapkan bahwa terdapat tiga desa di kecamatan tersebut —yakni Desa Serule, Atu Payung, dan Jamur Konyel— yang bahkan tidak dapat ditembus oleh kendaraan roda dua.

“Daerah ini memang roda dua pun belum bisa (masuk). Hanya bisa dilalui dengan jalan kaki. Ini harus menjadi perhatian serius kita,” ujar Haili Yoga.

Sementara itu, di Kecamatan Ketol, enam desa masih terisolasi akibat putusnya jembatan penghubung yang memiliki bentang cukup panjang, sehingga memutus urat nadi transportasi masyarakat setempat.

Lumpuhnya akses darat membuat pemerintah daerah harus memutar otak untuk menyalurkan bantuan makanan dan kebutuhan pokok lainnya. Saat ini, distribusi logistik ke 37 desa tersebut sangat bergantung pada pengiriman melalui jalur udara menggunakan helikopter serta sistem kabel (sling).

Langkah ini diambil guna memastikan kebutuhan ekonomi dan pangan warga di wilayah terisolasi tetap terpenuhi selama proses perbaikan infrastruktur berlangsung.

Rencana Relokasi dan Hunian Sementara

Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah telah berkoordinasi dengan pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk percepatan penanganan pasca-bencana. Fokus utama saat ini adalah pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.

Bupati Haili Yoga menegaskan bahwa sejumlah desa dipastikan harus direlokasi ke tempat yang lebih aman. Berdasarkan kajian teknis, struktur alami di lokasi pemukiman lama sudah tidak memungkinkan untuk dihuni kembali karena risiko bencana susulan yang sangat tinggi.

Sumber: metrotvnews.com

Previous Post

Purbaya Kaget KSAD Jenderal Maruli Ngutang Buat Bangun Jembatan Aceh

Next Post

BUMDes Pelongohen Salurkan Bantuan bagi Korban Banjir di Aceh Tengah

Next Post
BUMDes Pelongohen Salurkan Bantuan bagi Korban Banjir di Aceh Tengah

BUMDes Pelongohen Salurkan Bantuan bagi Korban Banjir di Aceh Tengah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Obat-obatan Langka di RSUDYA Tapaktuan, Dugaan Permainan Pengadaan hingga Polemik Izin Operasional Jadi Sorotan

Obat-obatan Langka di RSUDYA Tapaktuan, Dugaan Permainan Pengadaan hingga Polemik Izin Operasional Jadi Sorotan

27/06/2026
Libas Panteraja FC 7-1, Ulim United ke Final Piala Kapolres Pidie Jaya 2026

Libas Panteraja FC 7-1, Ulim United ke Final Piala Kapolres Pidie Jaya 2026

27/06/2026
Ada Apa Dengan Lahat Datu, Masyarakat Frustasi dengan Vandalisme

Ada Apa Dengan Lahat Datu, Masyarakat Frustasi dengan Vandalisme

27/06/2026
Kadiskopukmdag Aceh Besar Dorong KDMP Harus Aktif dan Inovatif, Lam Lumpu Jadi Contoh

Kadiskopukmdag Aceh Besar Dorong KDMP Harus Aktif dan Inovatif, Lam Lumpu Jadi Contoh

27/06/2026
Kejari Banda Aceh Terima Pelimpahan Tiga Tersangka Penganiayaan Anak di Daycare

Kejari Banda Aceh Terima Pelimpahan Tiga Tersangka Penganiayaan Anak di Daycare

27/06/2026

Terpopuler

72 Ribu Warga Gayo Masih Terisolir Akibat Jalan Putus Imbas Banjir

37 Desa di Aceh Tengah Masih Terisolasi, Tiga di Antaranya Hanya Bisa Diakses Jalan Kaki

30/12/2025

Bupati Abdya Isi Materi di Pengajian Rutin Pemuda Pancasila

Dugaan Mark Up Arena MTQ Aceh Mengemuka, Aktivis Mahasiswa Minta APH Telusuri Aliran Anggaran

Tokoh Gayo Serta Lia Minta Menteri PU Segera Ganti Plt Kepala BPJN Aceh

Sejumlah Kapolres-PJU Polda Aceh Dimutasi

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com