Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Kementerian PU Bangun 20 Jembatan Permanen di Aceh

redaksi by redaksi
22/01/2026
in Nanggroe
0
Kementerian PU Bangun 20 Jembatan Permanen di Aceh

Pekerja dan prajurit TNI AD menyelesaikan pembangunan jembatan bailey penghubung Kabupaten Aceh Tengah dan Kabupaten Nagan Raya di Desa Blang Beurandeh, Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Nagan Raya, Aceh, 5 Januari 2026. Antara/Syifa Yulinnas

JAKARTA – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengatakan mempercepat pembangunan jembatan permanen di Aceh usai banjir Sumatera. Percepatan pembangunan jembatan dilakukan kendati sebagian wilayah masih dalam tahap tanggap darurat.

“Kami tidak bisa mengontrol 100 persen tonase kendaraan. Kalau tidak dipercepat, pembatasan kendaraan berat akan terus menimbulkan persoalan di lapangan karena masyarakat juga butuh logistik,” kata Dody mengutip Antara, Kamis, 22 Januari 2026.

Pada Januari 2026, terdapat delapan jembatan yang mulai ditangani secara permanen di Aceh, yaitu Jembatan Krueng Meureudu di Pidie, Jembatan Krueng Tingkeum di Aceh Besar, Jembatan Teupin Mane di Aceh Utara. Lalu Jembatan Ulee Langa di Aceh Besar, Jembatan Krueng Beutong di Nagan Raya, Jembatan Pelang di Aceh Tenggara, Jembatan Mengkudu I di Aceh Besar, dan Jembatan Pante Dona di Aceh Barat.

Pembangunan jembatan permanen dirancang untuk menggantikan struktur sementara serta meningkatkan ketahanan infrastruktur terhadap risiko bencana. “Untuk pembangunan satu jembatan permanen diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 8–9 bulan. Karena ini jembatan permanen untuk masyarakat, sehingga kami bangun dengan perhitungan teknis yang matang agar aman, andal, dan berkelanjutan,” tutur Dody.

Untuk Jembatan Krueng Tingkeum, Kementerian PU menyiapkan skema bertahap dengan tetap memfungsikan jembatan sementara selama proses konstruksi berlangsung. “Di lokasi ini akan ada jembatan permanen dan jembatan sementara. Ke depan, setelah seluruh penanganan selesai, masyarakat akan memiliki beberapa alternatif jalur sehingga kemacetan dapat terurai secara bertahap,” ujar Dody.

Total jembatan yang akan ditangani permanen oleh Kementerian PU di Aceh sebanyak 20 unit jembatan dan 68 titik longsoran. Seluruhnya ditangani secara bertahap hingga Juni 2026.

Dody menegaskan penanganan jembatan menjadi prioritas utama dalam tahap awal pascabencana guna memastikan tidak ada wilayah yang terisolasi. Setelah masa tanggap darurat usai, Kementerian PU akan terus melanjutkan tahap rehabilitasi dan rekonstruksi pada berbagai infrastruktur dasar.

Seiring dengan itu, Kementerian PU juga menangani 30 titik longsoran yang tersebar di sejumlah ruas jalan, seperti di Bireuen, Aceh Tengah, Gayo Lues, dan Nagan Raya.

Sumber: Tempo

Previous Post

Masih Banyak Lumpur, Aceh Tamiang Perpanjang Tanggap Darurat Bencana

Next Post

Bagaimana Hukum Menikahi 5 Wanita dalam Islam, Bolehkah?

Next Post
Sosok ‘Mabit’ Baru Aceh di Malaysia Ternyata Bernama Zahra

Bagaimana Hukum Menikahi 5 Wanita dalam Islam, Bolehkah?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

PLN Blangpidie Lakukan Pemeliharaan Jaringan, Sebagian Wilayah Blangpidie dan Susoh Hari ini Akan Alami Pemadaman Sementara

PLN Blangpidie Lakukan Pemeliharaan Jaringan, Sebagian Wilayah Blangpidie dan Susoh Hari ini Akan Alami Pemadaman Sementara

14/09/2026
Teupin Pueraho Juara I Desa Merah Putih, Bupati Sibral: Gotong Royong Jangan Berhenti di Seremonial

Teupin Pueraho Juara I Desa Merah Putih, Bupati Sibral: Gotong Royong Jangan Berhenti di Seremonial

14/09/2026
Sanggar Cakrawala Indrapurwa Peukan Bada Tampil Memukau di Panggung Anjungan Aceh Besar pada Aceh Culinary Festival

Sanggar Cakrawala Indrapurwa Peukan Bada Tampil Memukau di Panggung Anjungan Aceh Besar pada Aceh Culinary Festival

14/09/2026
Kepala LPMPP UTU Sampaikan Ucapan Selamat Kepada Wadek III FTK UIN Ar-Raniry

Kepala LPMPP UTU Sampaikan Ucapan Selamat Kepada Wadek III FTK UIN Ar-Raniry

14/09/2026
Darwati A. Gani Dorong Literasi dan Daya Kritis dalam Penguatan 4 Pilar

Darwati A. Gani Dorong Literasi dan Daya Kritis dalam Penguatan 4 Pilar

13/09/2026

Terpopuler

Misteri ‘Talak 3’ Bunda Salma dan Cipratan Kopi Aceh

Misteri ‘Talak 3’ Bunda Salma dan Cipratan Kopi Aceh

13/09/2026

Setelah 20 Tahun Menanti, Tim Voli Abdya Lolos ke PORA

Bupati Abdya Dr. Safaruddin Terima Penghargaan Pembina Olahraga Berprestasi dari Gubernur Aceh

Krak, Dua Jembatan Utama di Aceh Siap Beroperasi

Kementerian PU Bangun 20 Jembatan Permanen di Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com