Banda Aceh – Komunitas pelaku pariwisata dari lintas organisasi membersihkan dan merenovasi masjid terdampak bencana guna membantu pemulihan rumah ibadah menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah di Kabupaten Aceh Tengah.
Apri Al Amin, koordinator komunitas pelaku pariwisata lintas organisasi, yang dihubungi dari Banda Aceh, Kamis, mengatakan masjid terdampak bencana yang dibersihkan dan direnovasi tersebut berada di Desa Kala Segi, Kecamatan Bintang, Kabupaten Aceh Tengah.
“Ada sebanyak 50-an relawan dari komunitas pelaku pariwisata ikut membersihkan dan renovasi Masjid Arafah di Desa Kala Segi Kecamatan Bintang, Kabupaten Aceh Tengah. Kegiatan ini untuk mendukung pemulihan keagamaan pascabencana,” katanya.
Apri Al Amin yang juga Ketua Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) Aceh menyebutkan kegiatan pembersihan dan renovasi di antaranya membersihkan kamar mandir, tempat wudhu, dan ruangan shalat. Kemudian, relawan juga mengecat beberapa bagian masjid seperti kamar mandi.
“Masjid Arafah tersebut ikut terdampak bencana hidrometeorologi yang melanda Aceh pada akhir November 2025. Kehadiran komunitas pelaku pariwisata di lokasi bencana sebagai bentuk dukungan pemulihan Kabupaten Aceh Tengah,” kata Apri Al Amin.
Apalagi, kata dia, Kabupaten Aceh Tengah, termasuk destinasi pariwisata andalan yang banyak dikunjungi wisatawan sebelum bencana hidrometeorologi yang terjadi pada akhir November 2025.
“Selain membersihkan dan merenovasi masjid, kami juga menyalurkan perlengkapan shalat seperti sajadah dan kitab suci Al Quran kepada masyarakat setempat. Termasuk menyalurkan paket donasi kepada anak-anak berupaya alat tulis,” kata Apri Al Amin.
Sebelumnya, kata Apri Al Amin, kalangan pariwisata dari lintas organisasi sudah menyalurkan bantuan logistik kepada masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Aceh Tengah.
“Kami berharap bantuan logistik tersebut dapat meringankan beban masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tengah. Kami juga terus mendukung upaya percepatan pemulihan bencana di Provinsi Aceh,” kata Apri Al Amin.









