TAMIANG – Rangkaian misi kemanusiaan UMY Rescue: Kepedulian Tanpa Batas untuk Sumatera di Aceh Tamiang memasuki agenda puncak pada pertengahan Februari 2026.
Setelah sempat terdampak banjir susulan dan fokus pada pembersihan posko pada 12–14 Februari, tim relawan kembali menggelar pelayanan kesehatan skala besar pada 11 dan 15 Februari sebagai bagian dari agenda utama mereka di wilayah tersebut.
Pada 11 Februari, Relawan UMY bekerja sama dengan Relawan Jawa Tengah melaksanakan pelayanan kesehatan di Kotalintang, Aceh Tamiang. Layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah, asam urat, dan kolesterol.
“Sekitar 70 warga mengikuti kegiatan ini dengan antusias. Kehadiran relawan disambut baik oleh masyarakat yang membutuhkan akses layanan kesehatan pascabencana”, tutur Arif Syaifurrahman, relawan sekaligus mahasiswa Program Studi Kedokteran FKIK UMY.
Di hari yang sama, Posko Relawan UMY dan DIY menerima kunjungan dari Budi Setiawan selaku Ketua Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC). Kunjungan tersebut bertujuan untuk meninjau perkembangan upaya penghidupan kembali Klinik Aisyiyah di Aceh Tamiang sebagai bagian dari strategi pemulihan layanan kesehatan jangka menengah.
Agenda terbesar tim relawan dilaksanakan pada 15 Februari di Masjid Al-Ihsan yang berada di bantaran Sungai Tamiang, salah satu wilayah yang paling terdampak banjir. Dalam kegiatan ini, Relawan UMY memberikan pelayanan kesehatan berupa pemeriksaan tekanan darah, konsultasi dokter, serta pemberian obat sesuai kebutuhan warga.
Arif mennyampaikan bahwa sebanyak 200 warga mengikuti pelayanan kesehatan tersebut. Tingginya jumlah penerima manfaat menunjukkan besarnya kebutuhan layanan kesehatan di kawasan bantaran sungai yang sebelumnya mengalami dampak banjir cukup parah. Kegiatan kemudian ditutup dengan pembagian sembako oleh Relawan DIY sebagai bentuk dukungan tambahan bagi pemulihan kondisi ekonomi keluarga terdampak.
Melalui rangkaian agenda ini, UMY Rescue tidak hanya menghadirkan layanan kesehatan, tetapi juga memperkuat solidaritas lintas wilayah dalam upaya pemulihan pascabencana. Misi kemanusiaan ini diharapkan mampu meringankan beban masyarakat Aceh Tamiang sekaligus menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan UMY dalam pengabdian kepada masyarakat.










