Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

PDI Perjuangan Ingin Jadi Jembatan Antara Aceh dengan Pusat

Admin1 by Admin1
12/09/2019
in Nasional
0
PDI Perjuangan Ingin Jadi Jembatan Antara Aceh dengan Pusat

Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto sekaligus sebagai Inspektur memimpin upacara HUT ke-74 RI di Jakarta, Sabtu (17/8/2019). Upacara HUT ke-74 Kemerdekaan RI tersebut diikuti ribuan kader dan simpatisan partai PDIP. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

JAKARTA – Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto meminta kadernya di Aceh untuk menjadi pelopor kemajuan bagi Indonesia. Hal ini disampaikan Hasto saat DPP PDI Perjuangan menggelar pembekalan kader di Aceh, Minggu (8/9/2019).

“Saat negara-negara lain, seperti India sudah berangkat ke Mars, kita masih berkutat dalam masalah masing-masing. Karena itu, kita tak boleh kalah, harus maju, mulai dari Aceh inilah Indonesia menunjukkan kemajuan,” ucap Hasto.

Di depan sekitar 1.000 kader yang tergabung di acara itu, dia menyatakan Aceh sebagai ujung daerah penjaga Pancasila. Dari Serambi Mekah, rakyat Aceh harus melahirkan tokoh-tokoh yang punya prinsip kokoh tentang persatuan dan kemajuan yang progresif seperti semangat Bung Karno.

“Karena itulah, setelah melakukan upaya rekrutmen seluruh kepengurusan partai dengan pendekatan khusus, di mana di dalam rekrutmen menerapkan metode Harrison Analsyis, maka tiba saatnya kami mengisi struktur dan struktural ini dengan langkah-langkah organisatoris,” jelas Hasto.

Dia juga mendorong para kadernya untuk melakukan pendekatan dengan tokoh-tokoh setempat dan partai lokal. Hasto menginginkan para kadernya mengedepankan semangat persaudaraan dengan seluruh lapisan masyarakat Aceh.

“Kita mengharapkan PDI Perjuangan menjadikan jembatan yang baik antara pemerintah pusat dengan masyarakat Aceh,” ungkap Hasto.

Di samping itu, Hasto juga menginginkan pada pemilu yang akan datang, DPD Aceh PDIP mengirimkan satu perwakilannya ke Senayan. Hal ini untuk menyempurnakan Aceh dengan mengirimkan perwakilannya lewat PDIP ke DPR RI.

“Kita konteksnya PDI Perjuangan kokoh dalam menjalani ideologi dengan Pancasila, guna menjaga NKRI, kebhinekaan Indonesia, dan menjalankan amanat konstitusi. Karena itu representasi menjadi penting bahwa di dalam target pemilu ke depan di setiap daerah pemilihan sekurang-kurangnya ada satu perwakilan dari PDI Perjuangan,” jelasnya.

Dalam kesempatan ini, Hasto juga meminta kadernya di Aceh untuk memedomani pemahaman Bung Karno belajar tentang Islam. Di mana, Bung Karno pernah berguru dengan tokoh Islam di antaranya KH Ahmad Dahlan dan Haji Oemar Said Tjokroaminoto.

“Bagaimana di hati Bung Karno kalau dibelah di dalamnya terdapat Islam. Dengan demikian, ketika ada pihak-pihak yang mencoba menebarkan isu PDI Perjuangan dikatakan anti-Islam, itu karena mereka tidak punya cara lain kecuali memfitnah,” tukasnya.

Ketua DPD PDI Perjuangan Aceh, Muslahuddin Daud, juga menyatakan salah satu program yang akan mereka lakukan ke depan adalah memperkuat kemampuan intelektual kader. Sehingga mampu melawan berbagai hoaks dan fitnah yang kerap dilemparkan ke arah partai itu. Seperti hoaks soal ‘PKI’, ‘anti-Islam’, dan sebagainya.

“Kita akan respons dengan santun sebab inilah cerminan PDI Perjuangan,” pungkas Daud.

Dalam acara ini, hadir sejumlah pemateri dari DPP PDIP. Di antaranya adalah Ketua DPP Bidang Ideologi dan Kaderisasi Djarot Syaiful Hidayat, Ketua DPP Bidang Luar Negeri Achmad Basarah, Ketua DPP Bidang Kelautan, Perikanan dan Nelayan Rochmin Dahuri dan Wasekjen ArifWibowo.

Selain itu ada juga anggota Balitbang DPP PDIP Rahmad Sahid, Kepala Sekretariat DPP PDIP Irvansyah dan BP Pemilu DPP PDIP Iman Sudirman.

Dalam acara pembukaan pembekalan kader PDIP ini, partai berlambang banteng moncong putih itu juga mengundang tokoh dan pimpinan partai politik setempat. Turut diundang di antaranya Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah, Muzakkir Manaf dan Ketua DPD I Golkar Aceh TM Nurlif.

Sumber: liputan6.com

Tags: acehpdi perjuangan
Previous Post

[Video] Tangis Para Yahudi di Aceh

Next Post

Warga di Wilayah Tengah Aceh Diminta Waspadai Petir dan Angin Kencang

Next Post
Warga di Wilayah Tengah Aceh Diminta Waspadai Petir dan Angin Kencang

Warga di Wilayah Tengah Aceh Diminta Waspadai Petir dan Angin Kencang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

ITF Ar-Raniry Resmi Menjadi Lembaga Amil Zakat Tingkat Provinsi

ITF Ar-Raniry Resmi Menjadi Lembaga Amil Zakat Tingkat Provinsi

07/11/2026
Bupati Abdya Bersama Para SKPK Kopi Morning dengan Wartawan, Perkuat Sinergi dan Keterbukaan Informasi

Bupati Abdya Bersama Para SKPK Kopi Morning dengan Wartawan, Perkuat Sinergi dan Keterbukaan Informasi

07/11/2026
TRK Ajak Masyarakat Meriahkan Car Free Day Nagan Raya 2026

TRK Ajak Masyarakat Meriahkan Car Free Day Nagan Raya 2026

07/11/2026
Jalan di Kedai Runding Terancam Ambles Akibat Gerusan Air Sungai, Warga Minta Segera Diperbaiki

Jalan di Kedai Runding Terancam Ambles Akibat Gerusan Air Sungai, Warga Minta Segera Diperbaiki

07/11/2026
Mahasiswa Kepung DPRK Pidie, Desak Dandim hingga Pangdam Dicopot! “Setiap Nyawa Berharga”

Mahasiswa Kepung DPRK Pidie, Desak Dandim hingga Pangdam Dicopot! “Setiap Nyawa Berharga”

07/11/2026

Terpopuler

PDI Perjuangan Ingin Jadi Jembatan Antara Aceh dengan Pusat

PDI Perjuangan Ingin Jadi Jembatan Antara Aceh dengan Pusat

12/09/2019

Sarjani Minta Insiden Berdarah di Pulo Keunari Pidie Diusut Tuntas dan Transparan

Siswi MAN 3 Aceh Besar Raih Juara III AI Prompt Manifest 2026, Bersaing dengan Mahasiswa

Mahasiswa Kepung DPRK Pidie, Desak Dandim hingga Pangdam Dicopot! “Setiap Nyawa Berharga”

Nyan, Pemkab Pidie Jaya Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Selama 14 Hari

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com