LANGKAHAN – Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, T.A. Khalid menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah kepada siswa-siswi SD Negeri 4 Rumoh Rayeuk, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Rabu (5/3/2026).
Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap para siswa yang kehilangan perlengkapan sekolah akibat banjir bandang yang sebelumnya melanda sejumlah wilayah di Aceh Utara.
Dalam penyerahan tersebut, T.A. Khalid membagikan berbagai perlengkapan sekolah berupa sepatu, baju seragam, serta celana sekolah kepada seluruh siswa SD Negeri 4 Rumoh Rayeuk.
Menurutnya, bantuan ini diharapkan dapat membantu para siswa kembali bersekolah dengan lebih nyaman setelah musibah banjir yang merusak banyak perlengkapan belajar mereka.
“Pasca banjir banyak siswa kehilangan pakaian dan perlengkapan sekolah. Kita berharap bantuan ini bisa membantu mereka kembali belajar dengan nyaman,” ujar T.A. Khalid.
Kegiatan penyerahan bantuan itu turut didampingi Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA), Safaruddin, serta Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Aceh Utara, Jamaluddin, yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Utara.
Jamaluddin yang mewakili Pemerintah Kabupaten Aceh Utara menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Ia menilai dukungan tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan, khususnya bagi siswa yang terdampak bencana.
“Kami sangat berterima kasih atas perhatian Pak T.A. Khalid. Dukungan terhadap dunia pendidikan sangat penting dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi pasca banjir,” kata Jamaluddin.
Ia menjelaskan, SD Negeri 4 Rumoh Rayeuk merupakan salah satu sekolah yang mengalami dampak cukup parah akibat banjir. Selain merusak sarana dan prasarana sekolah, musibah tersebut juga berdampak pada keluarga para siswa.
“Sekolah ini terdampak sangat parah. Banyak fasilitas rusak, bahkan hingga saat ini para siswa masih belajar di lantai karena seluruh meja dan kursi rusak akibat banjir,” ujarnya.
Pemerintah daerah berharap perhatian berbagai pihak terus mengalir untuk membantu pemulihan sarana pendidikan sehingga proses belajar mengajar dapat kembali berjalan normal.











