BANDA ACEH – Dalam khutbah akhir puasa, 30 Ramadan 1447 H, Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh Drs H Azhari MSi kembali mengajak jamaah dan warga agar langgengkan amal ibadah yang kita rutinkan selama puasa, seusai bulan puasa.
Dalam khutbah siang Jumat, 20 Maret 2026, di Masjid Al-Makmur atau Masjid Oman Gampong Bandar Baru Kec Kuta Alam Banda Aceh, Kakanwil juga kisahkan perjuangan anak iblis (setan) selama dan sehabis Ramadan yang menggoda anak Adam.
Dalam khutbah jelang Idulfitri, Kakanwil ungkapkan, bahwa pada akhir Ramadan ini kita harus melaksanakan ibadah seperti Ramadan.
“Walaupun bukan Ramadan, kita tetap sungguh-sungguh dan taat beribadah,” ajaknya.
Di penghujung Ramadan, ujar Azhari yang malamnya juga hadiri pelepasan pawai takbiran di depan Masjid Raya, bahwa para malaikat menangis atas berlalunya Ramadan.
Bumi juga menangis, katanya, mereka mengadu kepada Allah, bahwa ini musibah besar, karena telah berlalu bulan agung yang begitu banyak dan berlipatan ganda pahalanya.
Kakanwil juga sampaikan kisah anak dan cucu jin yang sembilan (sikureueng) namanya yang bertugas menggoda manusia.
Ujarnya, iblis tinggalkan kisah dendam saat ia tidak mau sujud kepada Nabi Adam, karena ia merasa lebih hebat. Dia terbuat dari api, sedangkan Adam dicipta dari tanah.[]










