REDELONG – Perpustakaan Uning Bersah, Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah, melakukan aksi jemput bola dengan meminjamkan ribuan buku bacaan secara gratis kepada masyarakat sejak Ramadhan hingga bulan Syawal 1447 H / Meret 2026.
Langkah ini diambil untuk memastikan minat baca tetap terjaga meski aktivitas sekolah berkurang.
Kepala Perpustakaan Uning Bersah, Kecamatan Bukit, Indah Mayasari kepada media ini, Senin (30/3/2026) mengatakan, kegiatan ini tidak hanya sekadar menjadi tempat peminjaman buku, perpustakaan ini juga bertransformasi menjadi pusat kegiatan literasi dan sosial yang dinamis bagi anak-anak dan remaja di Kabupaten Bener Meriah.
Katanya, program edukasi dan literasi berkelanjutan dilakukan sepanjang bulan Ramadhan yang lalu. Perpustakaan Uning Bersah mengaktifkan berbagai program unggulan yang dirancang untuk mengasah kemampuan kognitif dan spiritual anak.
Mayasari menjelaskan, kegiatan pada pojok baca Ramadhan lalu berkolaborasi dengan sekolah setempat untuk mendekatkan akses buku kepada anak-anak.
Kemudian ujarnya, kelas kecakapan yakni, pembukaan les membaca, menulis, dan berhitung (calistung), serta kursus Bahasa Inggris Dasar.
Selanjutnya, aktivitas kreatif yaitu, kegiatan mengaji bersama, sesi bercerita (storytelling), latihan membaca nyaring, hingga edukasi luar ruangan seperti berkebun dan menanam bibit pohon.
“Bermain dan berbagi untuk korban bencana dengan suka cita menyambut lebaran, yang silakukan Perpustakaan Uning Bersah tidak melupakan warga yang tertimpa musibah adalah salah satu kegiatan terpenting,” ungkap Mayasari.
Ia menuturkan, tim relawan perpustakaan bergerak ke beberapa titik di Bener Meriah untuk menjangkau para penyintas banjir dan tanah longsor.
“Melalui program bermain dan berbagi ini, mereka membawa keceriaan bagi anak-anak di lokasi pengungsian dengan menyalurkan bantuan serta mengajak mereka beraktivitas literasi sebagai bentuk psikoedukasi,” tandas Mayasari.
Sementara itu, salah seorang pengelola perpustakaan meyampaikan, kami ingin buku-buku ini tidak hanya diam di rak, tapi sampai ke tangan mereka yang membutuhkan, terutama anak-anak anak-anak disekitar perpustakaan dan penyintas bencana agar mereka tetap bisa tersenyum dan belajar di tengah keterbatasan.
Diharapkannya, dengan adanya inisiatif ini, masyarakat Kecamatan Bukit dan sekitarnya dapat memanfaatkan waktu istirahat dan libur dengan kegiatan yang lebih produktif dan bermanfaat.










