Jakarta – Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya bersama Ketua DPRK Aceh Jaya, Musliadi Z, S.E., melakukan pertemuan dengan Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Fahri Hamzah, S.E., di Jakarta pada Senin, 30 Maret 2026, guna membahas rencana pembangunan permukiman nelayan di Gampong Mata Ie, Kabupaten Aceh Jaya.
Pertemuan ini difasilitasi oleh Anggota DPR RI Komisi IV, Prof. Rokhmin Dahuri, M.Si. dan turut hadir dalam diskusi tersebut Plt. Sekretaris Daerah Aceh Jaya Masri, S.E., M.Si., serta Abdul Rozak selaku konsultan Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya.
Pertemuan tersebut difokuskan pada upaya menghadirkan hunian yang layak, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat pesisir, sebagai bagian dari sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.
Ketua DPRK Aceh Jaya, Musliadi Z menyambut baik dukungan dari pemerintah pusat terhadap rencana tersebut. Ia menegaskan bahwa DPRK siap mengawal dan mendukung penuh program pembangunan permukiman nelayan agar dapat segera direalisasikan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, sinergi antara legislatif daerah, eksekutif, dan pemerintah pusat menjadi kunci utama dalam mewujudkan kesejahteraan nelayan di Aceh Jaya.
Sementara itu, Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Fahri Hamzah, S.E., menyatakan dukungannya terhadap rencana pembangunan permukiman nelayan di Aceh Jaya.
Ia menilai program tersebut sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat pesisir serta memperkuat pembangunan kawasan yang berkelanjutan.
Rencana pembangunan permukiman nelayan di Aceh Jaya dinilai strategis mengingat wilayah tersebut berhadapan langsung dengan Samudra Hindia dan berada di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI) 572.
Dengan potensi tersebut, pembangunan kawasan hunian yang layak diharapkan tidak hanya meningkatkan kesejahteraan nelayan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi pesisir yang lebih maju dan produktif.










