Banda Aceh – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Aceh Jaya menemukan ada 30 kasus penyakit malaria yang ditularkan dari monyet kepada manusia di wilayah setempat, dalam kurun waktu hingga April 2026.
“Sebanyak 30 kasus malaria tersebut jenis malaria Probable Knowlesi yaitu jenis malaria yang ditularkan dari monyet ke manusia,” kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Aceh Jaya, Vera Asprianti, di Aceh Jaya, Rabu, 6 Mei 2026, melansir Antara.
Dia menjelaskan, kasus malaria Probable Knowlesi ini menjadi salah satu malaria yang bisa berakibat fatal apabila tidak mendapatkan penanganan cepat. Lantaran, kata dia, proses pengembangan parasit lebih cepat ketimbang malaria jenis Vivax.
Dalam upaya pencegahan, kata dia, pihaknya terus menjalankan sejumlah kebijakan, salah satunya MoU dengan lintas sektor, terutama daerah klaster penularan malaria seperti di kawasan tambang dan perkebunan sawit. Selain itu, pihaknya juga mengedukasi masyarakat dengan menggandeng berbagai pihak.
“Selain itu, kita juga mempersiapkan segala jenis kebutuhan logistik guna penanganan malaria, termasuk tenaga laboratorium kompeten, sehingga mampu mendeteksi malaria dengan cepat,” kata dia.
Dalam kesempatan ini, Vera juga berharap adanya kesadaran masyarakat dalam hal menjaga kesehatan, baik diri sendiri maupun dan keluarga dari penularan malaria.
“Kita juga berharap dukungan penuh dari Pemerintah Aceh Jaya baik secara regulasi maupun anggaran sesuai dengan MoU yang telah ditandatangani saat pengambilan penghargaan eliminasi malaria di Bali tahun lalu,” jelas Vera.
Untuk diketahui, Kabupaten Aceh Jaya pernah menerima penghargaan eliminasi malaria dari Kemenkes RI dalam ajang internasional, The 9th Asia Pacific Leaders’ Summit on Malaria Elimination yang berlangsung di Bali pada 17 Juni 2025.










![[Opini] JKA dan Martabat Keistimewaan Aceh](https://atjehwatch.com/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-06-at-15.09.56-350x250.jpeg)
