BALITA itu bernama lengkap Rahmad Muharram. Ia merupakan anak dari pasangan Ibrahim dan Khairunisak, asal desa Lam Batee, Darul Kamal, kabupaten Aceh Besar.
Berbeda dengan balita umur tiga tahun lainnya, Rahmad hanya mampu berbaring lemah tak berdaya. Badannya kurus serta menimbul simpati siapa saja yang datang melihatnya. Sesekali ia menangis karena sakit yang dideritanya.
Ke rumah inilah, Senator DPD RI asal Aceh, HM Fadhil Rahmi Lc, dan tim berkunjung, Minggu siang, 19 April 2020. Rombongan ini berkunjung sekitar pukul 12.00 WIB.
Dua asistennya, Nazaruddin Yahya Lc serta Syukran Ahmad Lc MA, serta sejumlah anggota tim di Aceh Besar turut mendampingi.
“Kami mendapat info dari tim di lapangan dan kemudian berkunjung. Terus terang, saya tersentuh dengan penyakit yang diderita oleh kami, Rahmad Muharram. Mudah-mudahan ananda Rahmad segera diberi kesembuhan oleh Allah Swt,” ujar senator yang akrab disapa Syech Fadhil ini.
Berdasarkan keterangan dari orangtua Rahmad, Ibrahim, bayi-nya tersebut menderita jantung bocoh. Hal inilah yang membuat pertumbuhannya tidak normal layaknya balita lainnya.
Rahmad sendiri sudah beberapa kali di bawa ke RSUZA untuk menjalani pengobatan, sampai membuat keluarga pasien akhirnya nyerah dan kembali membawa Rahmad pulang ke rumah.
Mendengar pengakuan ini, Syech Fadhil meminta keluarga untuk kembali membawa Rahmad ke RSUZA. Apalagi, berdasarkan keterangan keluarga, Rahmad memiliki BPJS yang menjamin biaya pengobatan.
“Kita akan mencoba memfasilitasi komunikasi dalam pengobatan Rahmad Muharram. Bersama segenap elemen masyarakat saliny bahu membahu dan sedaya upaya kita akan bantu dalam pengobatan adinda Rahmat Muharram. Saya sudah minta tolong ke teman-teman saya untuk bngun komunikasi untuk menindaklanjuti rujukan pengobatan nya ke RSUZA,” ujar Syech Fadhil.
“Kita berharap semoga adinda diberi kesembuhan oleh Allah Swt. Kami siap mendampingi sesuai arahan Syech Fadhil,” kata Nazaruddin Yahya Lc.
Sementara itu, Syukran Ahmad menambahkan bahwa jikapun nanti Rahmad harus dirujuk ke Jakarta, pihaknya akan menghubungkan dengan tim di Jakarta untuk membantu segala keperluan keluarga.
“Isya Allah kita siap. Harapan kita semua agar adinda Rahmad bisa segera sembuh. Semua iktiar wajib kita coba untuk memperoleh kesembuhan. Masa depan adinda Rahmad masih panjang, dan semoga Allah Swt memberikan kesembuhan,” ujarnya. []









![[Opini] JKA dan Martabat Keistimewaan Aceh](https://atjehwatch.com/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-06-at-15.09.56-350x250.jpeg)
