TAKENGON – Pembangunan jembatan Modular Bailey di wilayah pedalaman, Desa Owaq, Kabupaten Aceh Tengah, telah rampung. Proyek yang dikerjakan oleh TNI Angkatan Darat ini diharapkan menjadi solusi bagi keterbatasan akses transportasi yang selama ini dihadapi masyarakat setempat.
Peresmian jembatan tersebut disambut dengan antusiasme tinggi oleh warga melalui prosesi adat Tepung Tawar sebagai bentuk rasa syukur. Peresmian jembatan ini dipimpin langsung oleh Danramil 05/Linge Lettu Inf Mukhlis, yang hadir mewakili Dandim 0106/Aceh Tengah.
Pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari upaya pemerataan pembangunan nasional yang menyasar wilayah-wilayah dengan akses terbatas, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto. Kehadiran infrastruktur ini dinilai sangat vital karena menjadi urat nadi baru bagi aktivitas harian masyarakat pedalaman.
Dengan rampungnya Jembatan Modular B, masyarakat kini memiliki akses yang lebih mudah menuju fasilitas pendidikan bagi anak-anak sekolah serta mempercepat jangkauan ke layanan kesehatan. Jembatan ini juga diproyeksikan menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi lokal. Akses yang lebih baik akan mempermudah distribusi hasil pertanian warga ke luar daerah, yang selama ini terkendala oleh medan yang sulit.
Pihak TNI menegaskan bahwa pembangunan ini adalah wujud nyata kepedulian negara dalam membantu kesulitan rakyat. Melalui peningkatan infrastruktur ini, mobilitas warga diharapkan semakin lancar dan mampu mendorong roda ekonomi di wilayah pedalaman Aceh secara berkelanjutan.











