Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kampus

Rektor USK Aceh Buka Suara soal Bentrok Mahasiswa Berujung Kebakaran

redaksi by redaksi
23/05/2026
in Kampus
0
Rektor USK Aceh Buka Suara soal Bentrok Mahasiswa Berujung Kebakaran

DCIM100MEDIADJI_0086.JPG

Jakarta – Bentrokan antarmahasiswa diduga jadi penyebab terbakarnya sejumlah fasilitas di kampus Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (USK), Banda Aceh, Aceh, Kamis (21/5) dini hari WIB.
Satreskrim Polresta Banda Aceh telah turun tangan menyelidiki bentrok berujung pembakaran itu. Pihak kampus USK pun buka suara.

Rektor USK Prof Mirza Tabrani mengajak semua pihak di kampus itu dapat menjaga kondusivitas pascakerusuhan yang terjadi antarkelompok mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi itu.

“Pimpinan Universitas Syiah Kuala (USK) telah berkoordinasi dan sedang menunggu hasil investigasi pihak berwajib terkait kerusuhan yang terjadi antarkelompok mahasiswa di lingkungan kampus USK,” kata Prof Mirza di Banda Aceh, Kamis kemarin dikutip dari Antara.

Ia mengimbau kepada seluruh civitas akademika dapat menahan diri dari tindakan maupun hal-hal lainnya yang berpotensi memperkeruh situasi dengan tetap mengedepankan komunikasi yang persuasif, santun, dan konstruktif.

Pihak universitas juga telah berkoordinasi dengan pimpinan tingkat fakultas, pihak keamanan kampus, dan pihak berwajib guna meningkatkan pengamanan di lingkungan universitas serta memitigasi dan mengantisipasi potensi terjadinya gangguan keamanan ke depan.

“Kami memberi apresiasi atas segala atensi dan kepedulian seluruh civitas akademika terhadap kampus kita tercinta, jantung hati milik Rakyat Aceh ini. Mari bersama-sama menjaga suasana kampus agar tetap aman, kondusif, dan terkendali, sehingga proses belajar-mengajar tetap berlangsung seperti biasa,” ujarnya.

USK juga meminta dukungan dari para dosen agar terus mengingatkan dan membimbing mahasiswa untuk tetap mengedepankan sikap bijak, menjaga etika akademik, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang dapat memicu keresahan.

Rektor USK juga mengimbau agar segala potensi gangguan keamanan di lingkungan kampus dapat dimitigasi dan diantisipasi serta dikoordinasikan dengan pimpinan fakultas atau pihak universitas.

“Apabila ditemukan pelanggaran terhadap ketentuan yang telah ditetapkan, perlu dilakukan pembinaan dan penanganan sesuai dengan Peraturan Rektor Universitas Syiah Kuala yang berlaku,” katanya.

“Terima kasih atas kerjasama dan kepedulian semua pihak yang telah berkomitmen menjaga nilai-nilai ukhuwah, termasuk keamanan dan ketertiban kampus USK,” tutup Rektor

Sebelumnya, USK juga telah mengeluarkan Peraturan Rektor Nomor 15 Tahun 2025 tentang Kode Etik Mahasiswa Universitas Syiah Kuala yang mengatur perilaku civitas akademika agar menjunjung tinggi kejujuran, tanggung jawab, disiplin, serta etika dalam kegiatan pembelajaran, penelitian, maupun interaksi sosial di lingkungan kampus.

Penyelidikan polisi

Satreskrim Polresta Banda Aceh menyelidiki kasus terbakarnya sejumlah fasilitas di Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh akibat bentrokan antar mahasiswa setempat, Kamis (21/5) dini hari.

“Saat ini kami sedang melakukan olah TKP guna mengetahui sumber awal api yang membakar gedung Fakultas Pertanian, sepeda motor serta Pos Satpam USK,” kata Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh Kompol Miftahuda Dizha Fezuono, Kamis.

Selain itu, pihaknya juga terus melakukan penyelidikan siapa aktor atau pelaku kericuhan hingga terbakarnya fasilitas di perguruan tinggi tersebut.

“Kasus ini tetap kita tindak lanjut guna mengungkap aktor pelaku yang mengakibatkan rusaknya fasilitas pendidikan,” ujar Kompol Dhiza.

Sementara itu, Kasi Humas Polresta Banda Aceh, Iptu Eddy Musfikar menjelaskan, berdasarkan hasil penyelidikan sementara, sebelum terbakarnya sejumlah fasilitas tersebut sempat terjadi keributan antara mahasiswa Fakultas Pertanian dan Fakultas Teknik dan mencapai puncaknya pada Kamis (21/5) dini hari.

“Dua kelompok mahasiswa yang diduga dari Fakultas Pertanian dan Teknik dalam dua hari lalu terjadi keributan. Kemudian keributan berlanjut beberapa jam sebelum terbakarnya area tersebut,” ujarnya.

Kemudian, diketahui sedikitnya tiga mahasiswa Fakultas Teknik yang turut mengalami luka-luka sehingga harus mendapatkan penanganan medis.

Lalu, lanjut Eddy, mengetahui ada yang luka, sejumlah mahasiswa Fakultas Teknik lainnya melakukan pembalasan ke Fakultas Pertanian dengan melempar batu dan juga membawa bom molotov hingga mengakibatkan kerusakan di Fakultas Pertanian serta laboratoriumnya.

“Keributan tersebut, berujung pada pengrusakan dengan cara melempar fasilitas kampus seperti kaca gedung serta berbagai ruangan lainnya. Tiga unit sepeda motor dan satu unit mobil turut terbakar,” ujar Iptu Eddy.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Tamiang Bakal Terima Dua Sapi Kurban Berbobot Satu Ton dari Presiden

Next Post

Kemenag Aceh Selatan Dukung Penguatan Sekolah Bersih Narkoba Melalui Bimtek P4GN

Next Post
Kemenag Aceh Selatan Dukung Penguatan Sekolah Bersih Narkoba Melalui Bimtek P4GN

Kemenag Aceh Selatan Dukung Penguatan Sekolah Bersih Narkoba Melalui Bimtek P4GN

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Kemenag Aceh Selatan Dukung Penguatan Sekolah Bersih Narkoba Melalui Bimtek P4GN

Kemenag Aceh Selatan Dukung Penguatan Sekolah Bersih Narkoba Melalui Bimtek P4GN

23/05/2026
Rektor USK Aceh Buka Suara soal Bentrok Mahasiswa Berujung Kebakaran

Rektor USK Aceh Buka Suara soal Bentrok Mahasiswa Berujung Kebakaran

23/05/2026
Tamiang Bakal Terima Dua Sapi Kurban Berbobot Satu Ton dari Presiden

Tamiang Bakal Terima Dua Sapi Kurban Berbobot Satu Ton dari Presiden

23/05/2026
Imigrasi Takengon Tegaskan Pengawasan Ketat Terhadap Aktivitas Orang Asing

Imigrasi Takengon Tegaskan Pengawasan Ketat Terhadap Aktivitas Orang Asing

23/05/2026
Rayakan Kemenangan, Santri Al Zahrah Pupuk Solidaritas Lewat Santapan Ayam Bakar

Rayakan Kemenangan, Santri Al Zahrah Pupuk Solidaritas Lewat Santapan Ayam Bakar

23/05/2026

Terpopuler

Ohku, Listrik Padam Total di Aceh dan Sumatera Utara

Ohku, Listrik Padam Total di Aceh dan Sumatera Utara

22/05/2026

Disdikbud Abdya Launching TKN Teungku Peukan, Perkuat Pendidikan Anak Usia Dini

Listrik Padam, Warga Banda Aceh dan Aceh Besar ‘Serbu’ Warkop untuk Charger Handphone dan Wifi

Warga Ceurih Ulee Kareng Keluhkan Sampah Tak Diangkut Hingga 10 Hari

Kejati Aceh Didesak Periksa Mantan Kabag PBJ Aceh Selatan Terkait Indikasi Monopoli Tender 2025

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com