Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Feature Sastra

Nab Bahani AS Soroti Pengaruh Persia dalam Sastra Aceh dan Melayu

redaksi by redaksi
23/05/2026
in Sastra
0
Nab Bahani AS Soroti Pengaruh Persia dalam Sastra Aceh dan Melayu

Banda Aceh — Budayawan Aceh, Nab Bahani AS, menyebut Samudera Pasai menjadi salah satu pintu utama masuknya pengaruh sastra dan kebudayaan Persia ke dunia Melayu, termasuk dalam perkembangan syair rubai di Nusantara.

Hal itu disampaikannya saat menjadi narasumber dalam diskusi sastra buku Syair Rubai Syariat Musafir karya Thayeb Loh Angen di Banda Aceh, Jumat malam.

Menurut Nab Bahani AS, tradisi syair rubai berasal dari Persia dan berkembang bersama penyebaran Islam serta jaringan perdagangan internasional pada masa kerajaan-kerajaan Islam di Nusantara.

“Persia memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan sastra Melayu. Jalur masuknya salah satunya melalui Samudera Pasai yang ketika itu menjadi pusat perdagangan dan peradaban Islam di kawasan ini,” ujar Nab Bahani AS.

Ia menjelaskan, Pasai bukan hanya berperan sebagai pusat perdagangan, tetapi juga menjadi pusat penyebaran ilmu pengetahuan, bahasa, dan sastra. Dari wilayah itu, pengaruh sastra Persia kemudian menyebar ke negeri-negeri Melayu lain di Asia Tenggara.

Menurutnya, perkembangan bahasa Melayu sebagai lingua franca perdagangan turut mempercepat penyebaran tradisi sastra tersebut.

“Bahasa Melayu berkembang dari Pasai dan digunakan luas sebagai bahasa perdagangan dunia Melayu. Karena itu karya-karya sastra dan pengaruh budaya dari luar, termasuk Persia, cepat menyebar,” katanya.

Dalam paparannya, Nab Bahani AS juga menyinggung sosok Hamzah Fansuri sebagai tokoh penting Aceh yang memperkenalkan bentuk syair rubai ke dalam tradisi sastra Melayu.

Ia menilai karya Syair Rubai Syariat Musafir menjadi upaya penting untuk menghidupkan kembali bentuk sastra lama yang memiliki akar sejarah kuat dengan peradaban Islam dan Melayu.

Diskusi sastra tersebut berlangsung hangat dan dihadiri kalangan seniman, sastrawan, mahasiswa, serta pegiat budaya di Banda Aceh.[]

Previous Post

BPMA Monitor Titik Semburan Gas dan Api dari Sumur Bor Masyarakat di Aceh Utara

Next Post

Pemutaran Film “Pesta Babi” di Temas River Park Berlangsung Khidmat, Bahas Krisis Lingkungan dan Papua

Next Post
Pemutaran Film “Pesta Babi” di Temas River Park Berlangsung Khidmat, Bahas Krisis Lingkungan dan Papua

Pemutaran Film “Pesta Babi” di Temas River Park Berlangsung Khidmat, Bahas Krisis Lingkungan dan Papua

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Mutu Pelayanan RSUD-TP Abdya Ditingkatkan, Komunikasi Efektif Diutamakan

Mutu Pelayanan RSUD-TP Abdya Ditingkatkan, Komunikasi Efektif Diutamakan

10/07/2026
Total Aset Perbankan di Aceh Capai Rp65,99 Triliun

Total Aset Perbankan di Aceh Capai Rp65,99 Triliun

10/07/2026
Kanwil Kemenag Aceh Lakukan Verifikasi Pesantren di Bener Meriah

Kanwil Kemenag Aceh Lakukan Verifikasi Pesantren di Bener Meriah

10/07/2026
Mahasiswa KKN USK Disambut Hangat di Gampong Cut Langgien

Mahasiswa KKN USK Disambut Hangat di Gampong Cut Langgien

10/07/2026
Dorong Ekspansi UMKM, Wali Kota Banda Aceh Tinjau Langsung Produksi Capli

Dorong Ekspansi UMKM, Wali Kota Banda Aceh Tinjau Langsung Produksi Capli

10/07/2026

Terpopuler

DEMA FSH UIN Ar-Raniry: Rakyat Aceh Belum Selesai Menghadapi Bencana, Mengapa Pemerintah Sibuk Menerbitkan Izin Tambang

DEMA FSH UIN Ar-Raniry: Rakyat Aceh Belum Selesai Menghadapi Bencana, Mengapa Pemerintah Sibuk Menerbitkan Izin Tambang

09/07/2026

Ohku, DAK Fisik Nol Persen, Pembangunan Pidie Jaya Terancam Molor

Senator Azhari Cage Pulangkan Jenazah Warga Bireuen dan Dua Anaknya dari Malaysia

Malam Ini, Rektor, Walikota, dan Tokoh publik Baca Puisi di Kedai Kopi

MTC Juara Umum Kelas Festival & Pemula, Rahih 78 Medali di Student Champhionship

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com