NAGAN – Kebakaran lahan gambut di Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, kian mengkhawatirkan. Hingga hari ketujuh, api dilaporkan telah menghanguskan sekitar 70 hektare lahan gambut yang berada di area Hak Guna Usaha (HGU) di Desa Kayee Unou, Kecamatan Darul Makmur.
Petugas gabungan dari berbagai instansi terus berjuang memadamkan kobaran api yang terus menyebar sejak Jumat pekan lalu. Dengan mengandalkan mesin pompa air, petugas harus menembus medan yang sulit untuk menjangkau titik-titik api yang masih aktif.
Kondisi lahan gambut yang sangat kering menjadi tantangan utama dalam proses pemadaman. Karakteristik lahan gambut menyebabkan api tidak hanya membakar bagian permukaan, tetapi juga menjalar hingga ke dalam tanah. Hal ini mengakibatkan bara api sering muncul kembali ke permukaan secara tiba-tiba meskipun upaya pemadaman telah dilakukan berulang kali di lokasi yang sama.
Muncul dugaan kuat bahwa kebakaran dipicu oleh aktivitas pembukaan lahan perkebunan baru dengan cara membakar. Meski demikian, dugaan tersebut masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.
Hingga saat ini titik api masih terpantau di sejumlah lokasi. Petugas terus berupaya melokalisir kebakaran agar tidak meluas ke kawasan lain.










